Jumat, 14 Desember 2018 | 00:08 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Siaga banjir dan tanah longsor di Jawa Barat

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
<p>Pemerintah Provinsi Jawa Barat menetapkan status siaga darurat bencana banjir dan tanah longsor di 27 kabupaten/kota terhitung sejak tanggai 1 November 2017 sampai dengan tanggal 31 Mei 2018.</p><p>"Adapun Status Siaga Darurat Bencana Banjir dan Bencana Tanah bongsor masa berlakunya dapat diperpanjang ataupun diperpendek sesuai kebutuhan penyelenggaraan penanganan darurat bencana di lapangan," kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau Aher dalam siaran persnya, Rabu (15/11).</p><p>Aher menuturkan penetapan status siaga banjir dan tanah longsor tersebut didasarkan informasi prakiraan musim hujan tahun 2017/2018 di Provinsi Jawa Barat dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika serta prakiraan wilayah potensi gerakan tanah di Provinsi Jawa Barat pada bulan Oktober 2017 dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan dan Geologi, pernah meningkatkan status keadaan darurat bencana di Provinsi Jawa Barat.</p><p>"Bahwa untuk menindaklanjuti hasil rapat koordinasi Badan Pennggulangan Bencana Provinsi Jawa Barat dan Baden Penanggulangan Bencana Daerah/Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten/Kota se-Jawa Barat maka perlu menetapkan status siaga darurat bencana banjir dan bencana tanah longsor di Provinsi Jawa Barat," kata dia.</p><p>Berikut ialah kabupaten/kota yang ditetapkan status siaga banjir dan tanah longsor diantaranya Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Garut.</p><p>Kemudian daerah Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang, Daerah Kabupaten Kuningan, Daerah Kabupaten Majalengka, Daerah Kabupatcn Pangandaran, Daerah Kabupaten Purwakarta, Daerah Kabupatcn Subang, Daerah Kabupaten Sukabumi, Daerah Kabupaten Sumedang, Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Daerah Kota Bandung dan Daerah Kota Banjar.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 13 Desember 2018 - 21:39 WIB

Empat pekerja selamat dari penembakan di Nduga dievakuasi ke Timika

Hukum | 13 Desember 2018 - 21:26 WIB

KPK: Kakak ipar Bupati Cianjur serahkan diri

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 21:12 WIB

Kodam XVII/Cenderawasih menggelar pengobatan dan khitanan massal

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:58 WIB

Berseragam TNI, murid TK Angkasa bertanam sayur-sayuran

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:38 WIB

Kapolres Langkat berkunjung ke Markas Batalyon 8 Marinir

<p>Pemerintah Provinsi Jawa Barat menetapkan status siaga darurat bencana banjir dan tanah longsor di 27 kabupaten/kota terhitung sejak tanggai 1 November 2017 sampai dengan tanggal 31 Mei 2018.</p><p>"Adapun Status Siaga Darurat Bencana Banjir dan Bencana Tanah bongsor masa berlakunya dapat diperpanjang ataupun diperpendek sesuai kebutuhan penyelenggaraan penanganan darurat bencana di lapangan," kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau Aher dalam siaran persnya, Rabu (15/11).</p><p>Aher menuturkan penetapan status siaga banjir dan tanah longsor tersebut didasarkan informasi prakiraan musim hujan tahun 2017/2018 di Provinsi Jawa Barat dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika serta prakiraan wilayah potensi gerakan tanah di Provinsi Jawa Barat pada bulan Oktober 2017 dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan dan Geologi, pernah meningkatkan status keadaan darurat bencana di Provinsi Jawa Barat.</p><p>"Bahwa untuk menindaklanjuti hasil rapat koordinasi Badan Pennggulangan Bencana Provinsi Jawa Barat dan Baden Penanggulangan Bencana Daerah/Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten/Kota se-Jawa Barat maka perlu menetapkan status siaga darurat bencana banjir dan bencana tanah longsor di Provinsi Jawa Barat," kata dia.</p><p>Berikut ialah kabupaten/kota yang ditetapkan status siaga banjir dan tanah longsor diantaranya Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Garut.</p><p>Kemudian daerah Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang, Daerah Kabupaten Kuningan, Daerah Kabupaten Majalengka, Daerah Kabupatcn Pangandaran, Daerah Kabupaten Purwakarta, Daerah Kabupatcn Subang, Daerah Kabupaten Sukabumi, Daerah Kabupaten Sumedang, Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Daerah Kota Bandung dan Daerah Kota Banjar.(Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com