Jumat, 14 Desember 2018 | 00:07 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Krisis politik Zimbabwe, tentara kuasai stasiun TV nasional

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
BBC Indonesia
BBC Indonesia
<p>Sejumlah serdadu dilaporkan telah menduduki kantor pusat stasiun televisi nasional Zimbabwe, ZBC, di tengah krisis politik yang melanda negara tersebut. </p><p>Beberapa staf ZBC dibekuk ketika para tentara mengambil alih kantor mereka di Ibu Kota Harare, sebagaimana dilaporkan beberapa sumber kepada kantor berita <em>Reuters.</em></p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-41717679">Diprotes dunia, WHO batalkan pengangkatan Mugabe sebagai duta</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-41868653">Polisi Zimbabwe menahan warga AS karena cuitan di Twitter</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah-41665576">Ibu negara Zimbabwe gugat pengusaha terkait cincin senilai Rp20 miliar</a></li> </ul><p>Para serdadu mengatakan semua karyawan &quot;tidak perlu khawatir&quot; karena tentara ada di situ untuk melindungi.</p><p>Beberapa saat kemudian, berbagai saksi melaporkan tiga ledakan di pusat kota, namun penyebabnya belum dapat dipastikan.</p><p>Hingga kini belum ada pernyataan langsung dari Presiden Zimbabwe yang berusia 93 tahun, Robert Mugabe.</p><p>Peristiwa ini terjadi tatkala partai berkuasa Zimbabwe, Zanu-PF, menuding panglima bersenjata Jenderal Constantino Chiwenga telah &quot;melakukan makar&quot; lantaran memperingatkan bahwa intervensi militer dimungkinkan. Chiwenga mengatakan militer siap beraksi untuk mengakhiri konflik di Partai Zanu-PF.</p><p>&quot;Kami harus mengingatkan mereka yang berada di balik kekonyolan berbahaya ini bahwa apabila masalahnya sudah masuk dalam melindungi revolusi kita, militer tidak akan ragu-ragu bertindak,&quot; kata Chiwenga.</p><p>Chiwenga menentang Presiden Robert Mugabe yang memecat Wakil Presiden Emmerson Mnangagwa, pekan lalu. Sebelumnya, Mnangagwa digadang-gadang bakal meneruskan kepemimpinan Mugabe, namun asumsi itu memudar seiring dengan munculnya rumor bahwa Ibu Negara Grace Mugabe akan menjadi presiden.</p><p>Ketegangan politik kemudian meningkat drastis. Pada Selasa (14/11), sejumlah kendaraan lapis baja terlihat berada di berbagai titik di pinggir Kota Harare. Pihak militer tidak mengungkap apa tujuan mengerahkan kendaraan-kendaraan tersebut.</p><p>Duta Besar Zimbabwe untuk Afrika Selatan, Isaac Moyo, membantah telah terjadi kudeta. Dia berkeras pemerintah Zimbabwe dalam keadaan &quot;utuh&quot; dan narasi kudeta &quot;hanya merupakan klaim di media sosial&quot;. </p><p>Di pihak lain, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyatakan &quot;memantau dari dekat&quot; situasi di Zimbabwe dan mendesak semua pihak menyelesaikan perseteruan dengan &quot;damai dan tenang&quot;.</p><p>Kedutaan Besar AS d Harare merilis cuitan bahwa gedung kedutaan ditutup pada Rabu (15/11) menyusul &quot;ketidakpastian yang sedang berlangsung&quot;.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 13 Desember 2018 - 21:39 WIB

Empat pekerja selamat dari penembakan di Nduga dievakuasi ke Timika

Hukum | 13 Desember 2018 - 21:26 WIB

KPK: Kakak ipar Bupati Cianjur serahkan diri

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 21:12 WIB

Kodam XVII/Cenderawasih menggelar pengobatan dan khitanan massal

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:58 WIB

Berseragam TNI, murid TK Angkasa bertanam sayur-sayuran

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:38 WIB

Kapolres Langkat berkunjung ke Markas Batalyon 8 Marinir

<p>Sejumlah serdadu dilaporkan telah menduduki kantor pusat stasiun televisi nasional Zimbabwe, ZBC, di tengah krisis politik yang melanda negara tersebut. </p><p>Beberapa staf ZBC dibekuk ketika para tentara mengambil alih kantor mereka di Ibu Kota Harare, sebagaimana dilaporkan beberapa sumber kepada kantor berita <em>Reuters.</em></p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-41717679">Diprotes dunia, WHO batalkan pengangkatan Mugabe sebagai duta</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-41868653">Polisi Zimbabwe menahan warga AS karena cuitan di Twitter</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah-41665576">Ibu negara Zimbabwe gugat pengusaha terkait cincin senilai Rp20 miliar</a></li> </ul><p>Para serdadu mengatakan semua karyawan &quot;tidak perlu khawatir&quot; karena tentara ada di situ untuk melindungi.</p><p>Beberapa saat kemudian, berbagai saksi melaporkan tiga ledakan di pusat kota, namun penyebabnya belum dapat dipastikan.</p><p>Hingga kini belum ada pernyataan langsung dari Presiden Zimbabwe yang berusia 93 tahun, Robert Mugabe.</p><p>Peristiwa ini terjadi tatkala partai berkuasa Zimbabwe, Zanu-PF, menuding panglima bersenjata Jenderal Constantino Chiwenga telah &quot;melakukan makar&quot; lantaran memperingatkan bahwa intervensi militer dimungkinkan. Chiwenga mengatakan militer siap beraksi untuk mengakhiri konflik di Partai Zanu-PF.</p><p>&quot;Kami harus mengingatkan mereka yang berada di balik kekonyolan berbahaya ini bahwa apabila masalahnya sudah masuk dalam melindungi revolusi kita, militer tidak akan ragu-ragu bertindak,&quot; kata Chiwenga.</p><p>Chiwenga menentang Presiden Robert Mugabe yang memecat Wakil Presiden Emmerson Mnangagwa, pekan lalu. Sebelumnya, Mnangagwa digadang-gadang bakal meneruskan kepemimpinan Mugabe, namun asumsi itu memudar seiring dengan munculnya rumor bahwa Ibu Negara Grace Mugabe akan menjadi presiden.</p><p>Ketegangan politik kemudian meningkat drastis. Pada Selasa (14/11), sejumlah kendaraan lapis baja terlihat berada di berbagai titik di pinggir Kota Harare. Pihak militer tidak mengungkap apa tujuan mengerahkan kendaraan-kendaraan tersebut.</p><p>Duta Besar Zimbabwe untuk Afrika Selatan, Isaac Moyo, membantah telah terjadi kudeta. Dia berkeras pemerintah Zimbabwe dalam keadaan &quot;utuh&quot; dan narasi kudeta &quot;hanya merupakan klaim di media sosial&quot;. </p><p>Di pihak lain, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyatakan &quot;memantau dari dekat&quot; situasi di Zimbabwe dan mendesak semua pihak menyelesaikan perseteruan dengan &quot;damai dan tenang&quot;.</p><p>Kedutaan Besar AS d Harare merilis cuitan bahwa gedung kedutaan ditutup pada Rabu (15/11) menyusul &quot;ketidakpastian yang sedang berlangsung&quot;.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com