Jumat, 14 Desember 2018 | 00:07 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Beralasan rapat pimpinan di DPR, Novanto tak penuhi panggilan KPK

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Sidang Paripurna DPR masa sidang II tahun sidang 2017-2018 di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (15/11). Sumber foto: Dody Handoko.
Sidang Paripurna DPR masa sidang II tahun sidang 2017-2018 di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (15/11). Sumber foto: Dody Handoko.
<p>Ketua DPR Setya Novanto mengatakan tidak bisa memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi KTP-el karena rapat pimpinan di DPR RI.</p><p>"Ada rapim pimpinan-pimpinan. Rapim ini penting karena program awal harus kita lakukan, tugas-tugas negara harus kita selesaikan," katanya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (15/11) seperti dilaporkan Reporter elshinta.com, Dody Handoko.</p><p>Ketika ditanyakan tentang panggilan KPK, ia menjawab,” Kita lihat. Saya sudah bikin surat juga kepada KPK, sedang mengajukan ke MK. Lihat perkembangan," ucapnya.</p><p>Sebelumnya, Setnov mengajukan uji materi kepada MK terkait Pasal 46 UU KPK tentang pemeriksaan tersangka. "Kita uji. Sama-sama kita uji supaya nggak ada perbedaan-perbedaan," jelasnya.</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Angga Kusuma.</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 13 Desember 2018 - 21:39 WIB

Empat pekerja selamat dari penembakan di Nduga dievakuasi ke Timika

Hukum | 13 Desember 2018 - 21:26 WIB

KPK: Kakak ipar Bupati Cianjur serahkan diri

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 21:12 WIB

Kodam XVII/Cenderawasih menggelar pengobatan dan khitanan massal

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:58 WIB

Berseragam TNI, murid TK Angkasa bertanam sayur-sayuran

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:38 WIB

Kapolres Langkat berkunjung ke Markas Batalyon 8 Marinir

<p>Ketua DPR Setya Novanto mengatakan tidak bisa memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi KTP-el karena rapat pimpinan di DPR RI.</p><p>"Ada rapim pimpinan-pimpinan. Rapim ini penting karena program awal harus kita lakukan, tugas-tugas negara harus kita selesaikan," katanya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (15/11) seperti dilaporkan Reporter elshinta.com, Dody Handoko.</p><p>Ketika ditanyakan tentang panggilan KPK, ia menjawab,” Kita lihat. Saya sudah bikin surat juga kepada KPK, sedang mengajukan ke MK. Lihat perkembangan," ucapnya.</p><p>Sebelumnya, Setnov mengajukan uji materi kepada MK terkait Pasal 46 UU KPK tentang pemeriksaan tersangka. "Kita uji. Sama-sama kita uji supaya nggak ada perbedaan-perbedaan," jelasnya.</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Angga Kusuma.</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com