Jumat, 24 November 2017

Kodim 0722 Kudus amankan 5 buah granat asap

Rabu, 15 November 2017 18:06

Foto: Sutini. Foto: Sutini.
Ayo berbagi!

Sebanyak 5 buah granat asap jenis GT-6 AR CN lot no: 2/94 buatan PT Pindad, dengan kondisi 4 buah masih baik dan 1 buah granat rusak di kepala granat ditemukan oleh seorang pengrajin pisau bernama Solikin warga Desa Bareng Bodro, Hadipolo RT 3 RW 2 Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Menurut Komandan Kodim (Dandim) 0722 Kudus Letkol Inf Sentot Dwi Purnomo, kronologis kejadian penemuan tersebut berawal dari pelaporan warga bernama Solikin seorang pengrajin pisau yang menemukan adanya benda yang mencurigakan mirip granat didalam drum bekas yang dibeli dari penjual rosok di Tanjungrejo kecamatan Jekulo.

"Pada hari Selasa kemarin sekitar pukul 12.00 WIB, Solikin bekerja seperti biasa membuat pisau dengan bahan dari drum atau tong bekas. Saat melakukan pembongkaran tong bekas yg sudah dibelinya dari Rusli pedagang rongsok warga desa Tanjungrejo RT 1 RW 3 Kecamatan Jekulo, ternyata didalam tong tersebut ditemukan benda yang mencurigakan sebanyak 5 buah", ujarnya kepada wartawan, Rabu (15/11) termasuk Kontributor elshinta, Sutini.

Ditambahkan, karena penasaran salah satu benda tersebut coba di rusaknya dibagian kepala hingga terlepas dari badan, tapi karena tidak menemukan apa-apa dari benda yang dirusaknya maka kemudian dia membiarkannya di lantai. Sampai akhirnya pukul 14.30 WIB, adik Solikin datang dan melihat benda tersebut. kemudian menyatakan itu mirip granat, selanjutnya melaporkan ke Babinsa tetangganya.

"Laporan tersebut, ditindaklanjuti oleh Koramil Jekulo dengan mendatangi TKP dan  mengumpulkan keterangan. Kemudian granat-granat tersebut diamankan di Makodim untuk proses penyelidikan", imbuh Dandim.

Ia menambahkan, pihaknya belum mengetahui asal dari granat tersebut namun kemungkinan dari luar Kudus. Sebab granat itu berfungsi untuk pertahanan terakhir dalam menghalau huru- hara ataupun kondisi terdesak. "Granat jenis ini tidak hanya digunakan  oleh TNI tetapi juga kepolisian", paparnya.

Dandim menambahkan, granat ini akan diserahkan  ke PAL Kodam IV Diponegoro guna dimusnahkan. Ia juga menghimbau kepada masyarakat yang mempunyai amunisi ataupun sejata sisa-sisa perang untuk menyerahkan ke Kodim.  

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-SiK

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar