Senin, 24 September 2018 | 13:43 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Efisiensi, fakultas di perguruan tinggi akan dikurangi

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis :    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2AMZo8w
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2AMZo8w
<p>Dalam rangka efisiensi di perguruan tinggi, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) berencana mengurangi fakultas.</p><p dir="ltr">"Kami mewacanakan efisiensi fakultas, karena di luar negeri saja jumlah fakultas tidak sebanyak di sini," ujar Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir di Pekanbaru, seperti dilansir dari Antara.</p><p dir="ltr">Nasir memberi contoh di Universitas Queensland, Australia, hanya ada lima fakultas yakni fakultas sains, fakultas kesehatan, fakultas sains sosial dan kemanusiaan, fakultas teknik, dan fakultas ekonomi bisnis dan hukum.</p><p dir="ltr">Sementara di sejumlah perguruan tinggi di Tanah Air memiliki fakultas lebih dari lima. Di Universitas Riau saja, memiliki 10 fakultas.</p><p dir="ltr">"Banyaknya fakultas sangat berkaitan dengan pejabatnya dan tunjangannya. Bisa nggak enam dekan menjadi satu dekan?," tanyanya.</p><p dir="ltr">Mantan Rektor Universitas Diponegoro itu mengaku pernah mensimulasikan dan diperkirakan akan bisa menghemat anggaran sekitar 30 hingga 40 persen. Untuk tunjangan pejabat program studi saja, kata dia, menghabiskan anggaran sekitar 55 persen dari alokasi dana.</p><p dir="ltr">"Kami mengapresiasi rektor yang melakukan reformasi yang melakukan langkah itu. Kami akan mengapresiasi rektor tersebut," jelas dia.</p><p dir="ltr">Selain itu, dia meminta agar perguruan tinggi melakukan reformasi dalam bidang pengelolaan perguruan tinggi sehingga menghasilkan lulusan yang mempunyai kompetensi.</p><p dir="ltr">Dia mengharapkan perguruan tinggi di Indonesia untuk mulai mengembangkan sistem perkuliahan berkonsep "e-learning" atau berbasis teknologi informasi.</p><p dir="ltr">"Kuliah kedepannya sudah harus berubah memakai konsep e-learning, kalau sudah e-learning, nantinya kelas sudah akan menjadi museum. Pemakaian kelas akan berkurang karena konsep belajarnya bisa di mana saja, bisa saja dirumah." Nasir juga mengatakan, perkembangan perguruan tinggi di masa datang tidak lagi mengandalkan gedung-gedung pusat kegiatan dan perkuliahan, tetapi akan berubah menjadi berbasis teknologi informasi yang mengarah pada e-learning.</p><p dir="ltr">"Kita harus dorong perguruan tinggi mengikuti perkembangan teknologi, misalnya, nanti diarahkan kepada 'classroomless', 'borderless', dan 'paperless' yang sudah berbasis teknologi informasi," tambah Nasir.</p><p dir="ltr">Menteri Nasir menyampaikan bahwa upaya yang dilakukan Kemristekdikti adalah tetap menjaga mutu dan kualitas pendidikan tinggi serta mendorong pembangunan infrastruktur yang memadai.</p><p dir="ltr"><br> </p><p dir="ltr"><br> </p><p><br></p><p>Penulis: Yuno.</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Sepakbola | 24 September 2018 - 13:38 WIB

Edy Rahmayadi: PSSI sayangkan insiden supporter di Bandung

Pemilihan Presiden 2019 | 24 September 2018 - 13:14 WIB

Ini tanggapan Ma`ruf terkait isu berjoget

Pileg 2019 | 24 September 2018 - 13:06 WIB

Hadapi Pileg 2019 PKS punya rumus amankan suara dan pantau medsos

Aktual Dalam Negeri | 24 September 2018 - 12:51 WIB

DPRD Jabar kecam keras pengeroyokan suporter

Aktual Dalam Negeri | 24 September 2018 - 12:39 WIB

Sanksi pelanggar sampah ringan, tetapi ditegakkan

Arestasi | 24 September 2018 - 12:28 WIB

Polisi bekuk komika Vaganza terkait narkoba

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com