Senin, 24 September 2018 | 02:11 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Produksi ikan laut ekspor capai 1.772 ton

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
<p>Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu (PPNP) Kementerian Kelautan dan Perikanan, mencatat produksi ikan laut berkualitas ekspor mencapai 1.772 ton selama Januari hingga Oktober 2017.</p><p><br></p><p>"Ada tiga jenis ikan laut berkualitas ekspor yakni tuna, cakalang dan tongkol," kata Kepala Seksi Operasi Pelabuhan Bagian Operasi PPNP Tatang Suherman di Sukabumi, Jawa Barat, Rabu.</p><p><br></p><p>Rincian hasil tangkapan ikan laut oleh nelayan Palabuhanratu yakni untuk tongkol sebanyak 307,5 ton, kemudian cakalangan sebanyak 408,7 ton dan tuna sebanyak 1.005,7 ton. Sementara untuk total transaksi mencapai Rp41,7 miliar.</p><p><br></p><p>Menurutnya, setiap bulan jumlah hasil tangkapan ikan laut segar khusus untuk ketiga jenis tersebut berfluktuasi yang rata-rata sebanyak 100 hingga hingga 200 ton. Tetapi pada Agustus produksinya melonjak mencapai 341 ton.</p><p><br></p><p>Lanjut dia, memang ikan laut segar ini tidak bisa langsung diekspor ke luar negeri, tapi dibawa dulu ke DKI Jakarta untuk dikirim ke berbagai negara baik di Asia maupun Eropa serta beberapa negara di Timur Tengah oleh eksportir.</p><p><br></p><p>"Memang hasil tangkapan ikan nelayan Palabuhanratu belum bisa mencukupi permintaan ekspor, karena berbagai kendala salah satunya alat tangkap nelayan yang masih tradisional. Tapi terbantu nelayan andon yang menjual hasil tangkapannya di tempat pelelangan ikan Palabuhanratu," tambahnya.</p><p><br></p><p>Tatang mengatakan harus diakui hasil tangkapan ikan laut selalu berkurang setiap tahunnya apalagi sempat beberapa tahun lalu terjadi paceklik ikan berkepanjangan ditambah kondisi cuaca buruk.</p><p><br></p><p>Sementara itu, Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengatakan untuk meningkatkan hasil tangkapan di laut perlu adanya modernisasi alat tangkap dan harus didukung dengan sumber daya manusia (SDM).</p><p><br></p><p>"Kami pun secara rutin tidak hanya memberikan bantuan berupa kebutuhan nelayan, tetapi pelatihan karena semakin modern alat tangkap tentunya harus bisa dimanfaatkan atau dioperasionalkan nelayan," katanya.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 23 September 2018 - 21:52 WIB

Polres Bojonegoro amankan pemilik sabu di SPBU

Arestasi | 23 September 2018 - 21:27 WIB

Polsek Pangkalan Brandan ringkus pemulung pemerkosa IRT

Kesehatan | 23 September 2018 - 21:15 WIB

Ini manfaat lari maraton untuk kesehatan

Aktual Dalam Negeri | 23 September 2018 - 20:38 WIB

Dishub tetapkan tarif Damri Sukabumi-Soetta

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com