Selasa, 11 Desember 2018 | 04:05 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Rawan longsor, warga tiga kecamatan di OKU diimbau mengungsi

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Redaksi.
Foto: Redaksi.
<p>Warga di tiga kecamatan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan, yang rawan bencana alam tanah longsor diminta agar mengungsi untuk sementara.</p><p><br></p><p>"Warga yang bermukim di daerah rawan terjadi bencana alam tanah longsor diharapkan agar mengungsi ke tempat lebih aman," kata Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan Popo Ali Martopo di Muaradua, Rabu (15/11).</p><p><br></p><p>Dia mengatakan tiga kecamatan di wilayah itu yang menjadi titik rawan terjadi bencana tanah longsor meliputi Kecamatan Sindang Danua, Sungai Are dan Pulau Beringin.</p><p><br></p><p>"Khususnya yang tinggal di perbukitan dan daerah bantaran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan. Bila perlu sementara waktu mengungsi ke tempat yang lebih aman," ungkapnya.</p><p><br></p><p>Menurut dia, hal tersebut dilakukan untuk mencegah adanya korban jiwa akibat bencana alam seperti yang terjadi pada Kamis pekan kemarin yaitu longsor di Kecamatan Sungai Are menewaskan enam penduduk di kawasan perbukitan wilayah setempat.</p><p><br></p><p>Imbauan yang sama juga diberikan bagi warga di permukiman Daerah Aliran Sungai agar mengungsi untuk menghindari banjir bandang kemungkinan dapat terjadi mengingat intensitas curah hujan di wilayah itu hingga saat ini masih cukup tinggi.</p><p><br></p><p>"Para camat di kecamatan rawan terjadi bencana tersebut sudah saya pinta untuk meningkatkan kewaspadaan kemungkinan terjadi bencan susulan dan selalu memberikan peringatan serta himbauan kepada warganya masing-masing agar mengungsi sementara waktu," ungkapya.</p><p><br></p><p>Dia mengungkapkan guna kesiapsiagaan dan penanganan bencana alam di OKU Selatan, pihaknya telah memerintahkan seluruh instansi terkait untuk selalu bersinergi dalam hal upaya menangani bencana alam tersebut.</p><p><br></p><p>Seperti mengintruksikan Dinas PUPR wilayah setempat dengan mengerahkan satu unit alat berat berupa ekskavator untuk membuka akses jalan yang tertutup tanah akibat longsor beberapa waktu lalu.</p><p><br></p><p>"Dengan didukung seluruh 'stakeholder' maka penanganan akan lebih cepat dan lebih mudah, ini sudah saya perintahkan seluruh intansi untuk saling bersinergi," kata dia.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 10 Desember 2018 - 21:15 WIB

JK yakin Pemilu 2019 aman dan ekonomi lebih baik

Aktual Pemilu | 10 Desember 2018 - 20:50 WIB

Penetapan DPTHP 3 KPU Sukoharjo kembali tertunda

Aktual Dalam Negeri | 10 Desember 2018 - 20:39 WIB

Seminar jurnalisme berbasis HAM digelar peringati Hari HAM

Aktual Pemilu | 10 Desember 2018 - 20:28 WIB

Pemilih disabilitas di Langkat sebanyak 1.096 orang

Ekonomi | 10 Desember 2018 - 20:12 WIB

Kementerian ESDM dorong ekonomi desa manfaatkan EBT

<p>Warga di tiga kecamatan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan, yang rawan bencana alam tanah longsor diminta agar mengungsi untuk sementara.</p><p><br></p><p>"Warga yang bermukim di daerah rawan terjadi bencana alam tanah longsor diharapkan agar mengungsi ke tempat lebih aman," kata Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan Popo Ali Martopo di Muaradua, Rabu (15/11).</p><p><br></p><p>Dia mengatakan tiga kecamatan di wilayah itu yang menjadi titik rawan terjadi bencana tanah longsor meliputi Kecamatan Sindang Danua, Sungai Are dan Pulau Beringin.</p><p><br></p><p>"Khususnya yang tinggal di perbukitan dan daerah bantaran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan. Bila perlu sementara waktu mengungsi ke tempat yang lebih aman," ungkapnya.</p><p><br></p><p>Menurut dia, hal tersebut dilakukan untuk mencegah adanya korban jiwa akibat bencana alam seperti yang terjadi pada Kamis pekan kemarin yaitu longsor di Kecamatan Sungai Are menewaskan enam penduduk di kawasan perbukitan wilayah setempat.</p><p><br></p><p>Imbauan yang sama juga diberikan bagi warga di permukiman Daerah Aliran Sungai agar mengungsi untuk menghindari banjir bandang kemungkinan dapat terjadi mengingat intensitas curah hujan di wilayah itu hingga saat ini masih cukup tinggi.</p><p><br></p><p>"Para camat di kecamatan rawan terjadi bencana tersebut sudah saya pinta untuk meningkatkan kewaspadaan kemungkinan terjadi bencan susulan dan selalu memberikan peringatan serta himbauan kepada warganya masing-masing agar mengungsi sementara waktu," ungkapya.</p><p><br></p><p>Dia mengungkapkan guna kesiapsiagaan dan penanganan bencana alam di OKU Selatan, pihaknya telah memerintahkan seluruh instansi terkait untuk selalu bersinergi dalam hal upaya menangani bencana alam tersebut.</p><p><br></p><p>Seperti mengintruksikan Dinas PUPR wilayah setempat dengan mengerahkan satu unit alat berat berupa ekskavator untuk membuka akses jalan yang tertutup tanah akibat longsor beberapa waktu lalu.</p><p><br></p><p>"Dengan didukung seluruh 'stakeholder' maka penanganan akan lebih cepat dan lebih mudah, ini sudah saya perintahkan seluruh intansi untuk saling bersinergi," kata dia.(Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

Jumat, 07 Desember 2018 - 09:47 WIB

IHSG diprediksi masih bergerak melemah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com