Senin, 18 Desember 2017

Perusahaan teknologi ini dongkrak kemampuan TI pemuda Indonesia berbakat

Selasa, 28 November 2017 16:59

sumber foto: Huawei Tech Investment sumber foto: Huawei Tech Investment
Ayo berbagi!

Sejumlah perwakilan  mahasiswa kampus ternama Indonesia mendapat kesempatan berharga untuk diundang ke pusat inovasi sebuah perusahaan teknologi asal daratan Tiongkok. Secara istimewa, para mahasiswa ini dapat berinteraksi dengan sejumlah pakar teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dari Huawei Tech Investment, perusahaan yang berbasis di Shenzen, Tiongkok ini.

Dalam rilis yang diterima redaksi Elshinta.com, Huawei menggelar Huawei Experience Day yang ketiga, sebagai bagian dari program Huawei SmartGen. Perusahaan ini mengundang 45 mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI), Universitas Padjadjaran (UNPAD), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Telkom (Tel U) ke Customer Solution Innovation & Integration Experience Center (CSIC) Huawei. 

Para mahasiswa ini mempelajari tentang teknologi jaringan mutakhir yang tengah dikembangkan Huawei, di mana salah satu unsur yang dipelajari adalah tentang pentingnya akses jaringan ke pelosok-pelosok di daerah supaya Indonesia lebih terkoneksi dengan baik. 

“Penyediaan akses jaringan ke daerah pedesaan merupakan salah satu rencana strategis Indonesia untuk meningkatkan penetrasi akses internet kepada masyarakat di seluruh Tanah Air, sehingga layanan mobile broadband dapat dirasakan secara merata manfaatnya oleh seluruh masyarakat." kata Mohamad Rosidi, Director ICT Strategy & Marketing Huawei Indonesia.

"Dengan mendukung pemerintah dan operator untuk menyediakan akses jaringan di daerah pelosok, Huawei percaya bahwa hal tersebut akan membuka akses informasi dan pengetahuan yang lebih luas bagi masyarakat di daerah tersebut, serta mendorong pembangunan ekonomi nasional dalam jangka panjang," lanjutnya. 

Menurut informasi yang diterima oleh Elshinta.com maka dengan program kerjasama antara Huawei dengan tujuh universitas terkemuka di Indonesia yang mencakup berbagai program pengembangan, termasuk adanya kesempatan magang dan rekrutmen secara langsung, maka lebih dari 2000 mahasiswa Indonesia telah menerima manfaat dari kerjasama ini.

“Huawei percaya bahwa potensi besar yang ada di bidang TIK akan menjadi pendorong pembangunan ekonomi dan meningkatkan taraf hidup di Indonesia. Selama 30 tahun terakhir, Huawei fokus pada satu bidang, yakni membangun jaringan telekomunikasi. Berdasarkan pengalaman dan portofolio kami di lebih dari 170 negara dan melayani lebih dari sepertiga penduduk dunia, kami yakin bahwa hanya dengan infrastruktur TIK yang kuat dan sumber daya manusia yang mumpuni, maka peluang di masa depan dapat diraih. Karena itulah program SmartGen sangat penting untuk transfer ilmu. Kami hadir di Indonesia, dan kami hadir untuk Indonesia, demi membangun Indonesia yang lebih terkoneksi,” ucap Selina Wen, Director of Public Affairs and Communications, Huawei Indonesia.

Huawei merupakan salah satu dari segelintir pemain besar vendor telekomunikasi di dunia, selain pabrikan dari AS (Cisco Systems), Swedia (Ericsson) dan Finlandia (Nokia). Pemain lain, seperti Alcatel-Lucent - yang sedianya juga adalah perusahaan hasil merger antara vendor asal AS dan Prancis sejak November tahun 2016 telah diakuisisi oleh Nokia, dalam proses konsolidasi penyedia perangkat jaringan telekomunikasi yang terus berlangsung. 

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-Ma

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar