Kamis, 19 Juli 2018 | 12:41 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Perusahaan teknologi ini dongkrak kemampuan TI pemuda Indonesia berbakat

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mario Vau    |    Editor : Administrator
sumber foto: Huawei Tech Investment
sumber foto: Huawei Tech Investment
<p>Sejumlah perwakilan&nbsp; mahasiswa kampus ternama Indonesia mendapat kesempatan berharga untuk diundang ke pusat inovasi sebuah perusahaan teknologi asal daratan Tiongkok. Secara istimewa, para mahasiswa ini dapat berinteraksi dengan sejumlah pakar teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dari Huawei Tech Investment, perusahaan yang berbasis di Shenzen, Tiongkok ini. </p><p>Dalam rilis yang diterima redaksi Elshinta.com, Huawei menggelar <i>Huawei Experience Day</i> yang ketiga, sebagai bagian dari program Huawei SmartGen. Perusahaan ini mengundang 45 mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI), Universitas Padjadjaran (UNPAD), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Telkom (Tel U) ke <i>Customer Solution Innovation &amp; Integration Experience Center</i> (CSIC) Huawei.&nbsp;</p><p>Para mahasiswa ini mempelajari tentang teknologi jaringan mutakhir yang tengah dikembangkan Huawei, di mana salah satu unsur yang dipelajari adalah tentang pentingnya akses jaringan ke pelosok-pelosok di daerah supaya Indonesia lebih terkoneksi dengan baik.&nbsp;</p><p>“Penyediaan akses jaringan ke daerah pedesaan merupakan salah satu rencana strategis Indonesia untuk meningkatkan penetrasi akses internet kepada masyarakat di seluruh Tanah Air, sehingga layanan mobile broadband dapat dirasakan secara merata manfaatnya oleh seluruh masyarakat."&nbsp;kata Mohamad Rosidi, <i>Director ICT Strategy &amp; Marketing</i> Huawei Indonesia.</p><p>"Dengan mendukung pemerintah dan operator untuk menyediakan akses jaringan di daerah pelosok, Huawei percaya bahwa hal tersebut akan membuka akses informasi dan pengetahuan yang lebih luas bagi masyarakat di daerah tersebut, serta mendorong pembangunan ekonomi nasional dalam jangka panjang," lanjutnya.&nbsp;</p><p>Menurut informasi yang diterima oleh Elshinta.com maka dengan program kerjasama antara Huawei dengan tujuh universitas terkemuka di Indonesia yang mencakup berbagai program pengembangan, termasuk adanya kesempatan magang dan rekrutmen secara langsung, maka lebih dari 2000 mahasiswa Indonesia telah menerima manfaat dari kerjasama ini. </p><p>“Huawei percaya bahwa potensi besar yang ada di bidang TIK akan menjadi pendorong pembangunan ekonomi dan meningkatkan taraf hidup di Indonesia. Selama 30 tahun terakhir, Huawei fokus pada satu bidang, yakni membangun jaringan telekomunikasi. Berdasarkan pengalaman dan portofolio kami di lebih dari 170 negara dan melayani lebih dari sepertiga penduduk dunia, kami yakin bahwa hanya dengan infrastruktur TIK yang kuat dan sumber daya manusia yang mumpuni, maka peluang di masa depan dapat diraih. Karena itulah program SmartGen sangat penting untuk transfer ilmu. Kami hadir di Indonesia, dan kami hadir untuk Indonesia, demi membangun Indonesia yang lebih terkoneksi,” ucap Selina Wen, <i>Director of Public Affairs and Communications</i>, Huawei Indonesia.</p><p>Huawei merupakan salah satu dari segelintir pemain besar vendor telekomunikasi di dunia, selain pabrikan dari AS (Cisco Systems), Swedia (Ericsson) dan Finlandia (Nokia). Pemain lain, seperti Alcatel-Lucent - yang sedianya juga adalah perusahaan hasil merger antara vendor asal AS dan Prancis sejak November tahun 2016 telah diakuisisi oleh Nokia, dalam proses konsolidasi penyedia perangkat jaringan telekomunikasi yang terus berlangsung.&nbsp;</p><p> </p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 12:32 WIB

Saksi: Pelempar molotov rumah Mardani berjumlah dua orang

Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 12:24 WIB

DPR pertimbangkan setujui pengajuan kenaikan anggaran PKH

Ekonomi | 19 Juli 2018 - 12:16 WIB

Garis kemiskinan di Jambi naik 7,54 persen

Kriminalitas | 19 Juli 2018 - 12:08 WIB

Dua bom molotov di rumah Mardani berisi pertamax

Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 12:00 WIB

Bagir Manan usulkan aturan siaran langsung persidangan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com