Kamis, 20 September 2018 | 00:44 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Empat napi kabur di Manokwari masih dicari

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Ilustrasi.
Foto: Ilustrasi.
<p>Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Manokwari, Papua Barat bersama Kepolisian Resor Manokwari masih mencari empat narapidana yang kabur atau melarikan diri pada Minggu (3/12).</p><p><br></p><p>"Kami terus berkoordinasi dengan Unit Buser Polres Manokwari. Kami pun sudah membangun komunikasi dengan keluarga empat warga binaan itu," kata Kepala Lapas Manokwari Yosef B Yembisa, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (4/12).</p><p><br></p><p>Dia mengutarakan, empat napi tersebut melarikan diri pada Minggu dini hari. Mereka keluar paksa dengan cara membongkar jendela ruang tahanan lalu melompat pagar pengaman lapas.</p><p><br></p><p>"Jendela besi mereka gergaji, lalu naik pagar menggunakan sarung. Kami sudah berkoordinasi dengan keluarga masing-masing, pihak keluarga pun menyesalkan kejadian ini," kata dia lagi.</p><p><br></p><p>Menurutnya, sejauh ini tidak ada masalah yang dialami empat napi masing-masing YI, WR, RB, dan AM tersebut di lapas. Ia mengakui, pihaknya mengalami keterbatasan dalam pengawasan.</p><p><br></p><p>"Petugas jaga kami hanya empat hingga lima orang. Mereka harus mengawasi 324 napi dan tahanan yang ada," katanya lagi.</p><p><br></p><p>Empat napi tersebut sebagian besar terlibat dalam kasus pencurian. Saat ini mereka masuk dalam daftar pencarian orang atau DPO.</p><p><br></p><p>Yosef berharap mereka menyerahkan diri secara baik-baik, sehingga tidak ada upaya paksa yang lebih berisiko.</p><p><br></p><p>"Kami juga menyayangkan, karena masa hukuman bagi mereka sebetulnya tidak lama. Apalagi AM, pada 8 Desember nanti seharusnya bisa bebas," katanya, seraya mengungkapkan pula kekecewaan orang tua AM.</p><p><br></p><p>Dia menegaskan, pencarian akan terus dilakukan hingga empat napi tersebut kembali menjalani masa pembinaan di lapas tersebut.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 September 2018 - 21:39 WIB

Dua paket misterius dari China buat heboh Bawaslu Sumut

Sosbud | 19 September 2018 - 21:12 WIB

Bubur Asyura, makanan khas penanda buka luwur Sunan Kudus

Pemilihan Presiden 2019 | 19 September 2018 - 20:57 WIB

Pakar: Perang kata-kata dan tagar bisa picu perpecahan

Aktual Dalam Negeri | 19 September 2018 - 20:36 WIB

Bekraf gelar sosialisasi hak kekayaan intelektual untuk pelaku ekonomi kreatif

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

Senin, 17 September 2018 - 06:47 WIB

Kemenkominfo buka beasiswa pelatihan digital

Minggu, 16 September 2018 - 14:48 WIB

Kalapas Sukamiskin benarkan Sel Setnov lebih luas

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com