Jumat, 19 Oktober 2018 | 12:55 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Uji diam-diam penembakan rudal Korea Utara 'bahayakan penerbangan komersial'

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
BBC Indonesia
BBC Indonesia
<figure> <img alt="Peluncuran rudal Korut" src="http://c.files.bbci.co.uk/0F72/production/_99045930_rocket1.jpg" height="548" width="976" /> <footer>AFP/KCNA</footer> <figcaption>Roket Korea Utara diperkirakan meledak saat masuk kembali ke atmosfer.</figcaption> </figure><p>Maskapai penerbangan Cathay Pacific mengatakan awak pesawat mereka melaporkan sebuah penampakan yang mencurigakan di atas langit Jepang ketika Korea Utara melakukan uji coba rudal pada pekan lalu.</p><p>Maskapai tersebut membenarkan kepada BBC bahwa awak kapal menyaksikan &quot;sesuatu yang diduga rudal melesat kembali ke atmosfer Bumi&quot;.</p><p>Mereka pun menambahkan bahwa saat uji coba rudal dilakukan, rute-rute penerbangan tidak berubah.</p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia-41290895">Seberapa besar ancaman uji rudal Korut terhadap pesawat sipil?</a></li> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia-41275837">Korea Utara kembali menembakkan rudal lintasi Jepang</a></li> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia-41158713">Bagaimana Korea Utara mendanai senjata nuklir? Tujuh hal yang harus Anda ketahui</a></li> </ul><p>Pada tanggal 29 November Korea Utara melakukan uji coba rudal balistik jenis baru antarbenua yang dilaporkan bisa menjangkau wilayah mana pun di AS.</p><p>Uji coba peluncuran rudal tersebut semakin meningkatkan ketegangan antara Korut dengan Korea Selatan dan AS, apalagi pada hari Senin (04/12) kedua negara tersebut memulai latihan udara bersama terbesar mereka dan Korea Utara mencapnya sebagai &quot;provokasi habis-habisan&quot;.</p><h3>Meledak dan hancur</h3><p>Uji coba pada tanggal 29 November ini digambarkan oleh Pyongyang sebagai peluncuran rudal &quot;paling kuat&quot;, berakhir di perairan Jepang namun melesat lebih tinggi dibanding uji coba sebelumnya.</p><p>Menurut harian <em>South China Morning Post</em>, Mark Hoey, pimpinan Cathay Pacific. mengatakan kepada stafnya dalam sebuah pesan bahwa &quot;hari ini awak kapal CX893 melaporkan, 'Kami menyaksikan ledakan rudal Korea Utara yang kemudian hancur di dekat lokasi kami saat ini'&quot;.</p><p>Peluncuran misil tersebut kabarnya juga disaksikan oleh dua pesawat Korea Selatan dalam perjalanan dari AS ke Seoul.</p><figure> <img alt="Pesawat Cathay Pacific" src="http://c.files.bbci.co.uk/84A2/production/_99045933_rocket2.jpg" height="549" width="976" /> <footer>AFP</footer> <figcaption>Meskipun pesawat-pesawat ini dianggap aman dari uji coba rudal, namun resiko tetap mengintai.</figcaption> </figure><p>Tidak seperti negara-negara lainnya, Korea Utara biasanya tidak mengumumkan uji coba rudalnya, yang berarti tak ada pemberitahuan tak pula diketahui jalurnya, dan ini menimbulkan risiko pada pesawat-pesawat terbang.</p><p>Pyongyang memiliki akses ke data penerbangan sipil internasional sehingga bisa mempelajari wilayah udara sebelum peluncuran.</p><p>Walaupun risiko insidennya sangat rendah, beberapa maskapai penerbangan mengambil berbagai pertimbangan. </p><p>Pada awal Agustus, Air France memperluas zona larangan terbang mereka di sekitar Korea Utara setelah salah satu pesawatnya terbang mendekati jalur rudal Korea Utara.</p><p>Latihan militer yang disebut dengan <em>Vigilant Ace</em> ini diadakan pada hari Senin antara AS dan Korea Selatan dan akan berlangsung selama lima hari.</p><figure> <img alt="Rudal Korut" src="http://c.files.bbci.co.uk/ABB2/production/_99045934_rocket3.jpg" height="549" width="976" /> <footer>AFP</footer> <figcaption>Pesawat milter AS F-22 Raptor terbang di atas pangkalan udara di Gwangju saat latihan militer gabungan berlangsung.</figcaption> </figure><p>Latihan tersebut akan melibatkan sekitar 230 pesawat, termasuk diantaranya dua lusin jet <em>stealth</em>, dan puluhan ribu personil militer.</p><p>Korea Utara sendiri mengecam latihan tersebut, dengan menyebut bahwa AS 'memohon-mohon untuk terjadinya perang nuklir&quot; dan mereka akan &quot;mempertimbangkan dengan serius&quot; tindakan balasan terhadap latihan tersebut.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 12:42 WIB

Kepala BKN resmikan kantor UPT Lampung

Megapolitan | 19 Oktober 2018 - 12:26 WIB

DPRD DKI Jakarta setujui usulan anggaran ERP

Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 12:09 WIB

BNPB sambut baik penelitian terkait bencana

<figure> <img alt="Peluncuran rudal Korut" src="http://c.files.bbci.co.uk/0F72/production/_99045930_rocket1.jpg" height="548" width="976" /> <footer>AFP/KCNA</footer> <figcaption>Roket Korea Utara diperkirakan meledak saat masuk kembali ke atmosfer.</figcaption> </figure><p>Maskapai penerbangan Cathay Pacific mengatakan awak pesawat mereka melaporkan sebuah penampakan yang mencurigakan di atas langit Jepang ketika Korea Utara melakukan uji coba rudal pada pekan lalu.</p><p>Maskapai tersebut membenarkan kepada BBC bahwa awak kapal menyaksikan &quot;sesuatu yang diduga rudal melesat kembali ke atmosfer Bumi&quot;.</p><p>Mereka pun menambahkan bahwa saat uji coba rudal dilakukan, rute-rute penerbangan tidak berubah.</p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia-41290895">Seberapa besar ancaman uji rudal Korut terhadap pesawat sipil?</a></li> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia-41275837">Korea Utara kembali menembakkan rudal lintasi Jepang</a></li> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia-41158713">Bagaimana Korea Utara mendanai senjata nuklir? Tujuh hal yang harus Anda ketahui</a></li> </ul><p>Pada tanggal 29 November Korea Utara melakukan uji coba rudal balistik jenis baru antarbenua yang dilaporkan bisa menjangkau wilayah mana pun di AS.</p><p>Uji coba peluncuran rudal tersebut semakin meningkatkan ketegangan antara Korut dengan Korea Selatan dan AS, apalagi pada hari Senin (04/12) kedua negara tersebut memulai latihan udara bersama terbesar mereka dan Korea Utara mencapnya sebagai &quot;provokasi habis-habisan&quot;.</p><h3>Meledak dan hancur</h3><p>Uji coba pada tanggal 29 November ini digambarkan oleh Pyongyang sebagai peluncuran rudal &quot;paling kuat&quot;, berakhir di perairan Jepang namun melesat lebih tinggi dibanding uji coba sebelumnya.</p><p>Menurut harian <em>South China Morning Post</em>, Mark Hoey, pimpinan Cathay Pacific. mengatakan kepada stafnya dalam sebuah pesan bahwa &quot;hari ini awak kapal CX893 melaporkan, 'Kami menyaksikan ledakan rudal Korea Utara yang kemudian hancur di dekat lokasi kami saat ini'&quot;.</p><p>Peluncuran misil tersebut kabarnya juga disaksikan oleh dua pesawat Korea Selatan dalam perjalanan dari AS ke Seoul.</p><figure> <img alt="Pesawat Cathay Pacific" src="http://c.files.bbci.co.uk/84A2/production/_99045933_rocket2.jpg" height="549" width="976" /> <footer>AFP</footer> <figcaption>Meskipun pesawat-pesawat ini dianggap aman dari uji coba rudal, namun resiko tetap mengintai.</figcaption> </figure><p>Tidak seperti negara-negara lainnya, Korea Utara biasanya tidak mengumumkan uji coba rudalnya, yang berarti tak ada pemberitahuan tak pula diketahui jalurnya, dan ini menimbulkan risiko pada pesawat-pesawat terbang.</p><p>Pyongyang memiliki akses ke data penerbangan sipil internasional sehingga bisa mempelajari wilayah udara sebelum peluncuran.</p><p>Walaupun risiko insidennya sangat rendah, beberapa maskapai penerbangan mengambil berbagai pertimbangan. </p><p>Pada awal Agustus, Air France memperluas zona larangan terbang mereka di sekitar Korea Utara setelah salah satu pesawatnya terbang mendekati jalur rudal Korea Utara.</p><p>Latihan militer yang disebut dengan <em>Vigilant Ace</em> ini diadakan pada hari Senin antara AS dan Korea Selatan dan akan berlangsung selama lima hari.</p><figure> <img alt="Rudal Korut" src="http://c.files.bbci.co.uk/ABB2/production/_99045934_rocket3.jpg" height="549" width="976" /> <footer>AFP</footer> <figcaption>Pesawat milter AS F-22 Raptor terbang di atas pangkalan udara di Gwangju saat latihan militer gabungan berlangsung.</figcaption> </figure><p>Latihan tersebut akan melibatkan sekitar 230 pesawat, termasuk diantaranya dua lusin jet <em>stealth</em>, dan puluhan ribu personil militer.</p><p>Korea Utara sendiri mengecam latihan tersebut, dengan menyebut bahwa AS 'memohon-mohon untuk terjadinya perang nuklir&quot; dan mereka akan &quot;mempertimbangkan dengan serius&quot; tindakan balasan terhadap latihan tersebut.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com