Minggu, 16 Desember 2018 | 07:15 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Imbauan bagi warga Cianjur, waspada cuaca ekstrem dan siaga bencana

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: elshinta.com
Ilustrasi. Foto: elshinta.com
<p>BPBD Cianjur, Jawa Barat, mengimbau warga di berbagai wilayah di Cianjur, untuk waspada terhadap cuaca esktrem dan pohon tumbang yang banyak terjadi di sejumlah titik sejak satu pekan terakhir.</p><p>Kepala BPBD Cianjur, Ahmad Rifai, di Cianjur, Senin (4/12), mengatakan, pihaknya telah menyurati pihak kecamatan untuk diteruskan ke tingkat desa hingga warga, untuk siaga bencana dan mengaktifkan kembali Siskamling sebagai upaya penanggulangan dini di lingkungan masing-masing.</p><p>"Saat ini bupati telah menetapkan Cianjur siaga darurat bencana, sehingga kami mensosialisasikan hal tersebut hingga ke aparatur terbawah. Pasalnya cuaca saat ini ekstrem hujan disertai angin kencang, sehingga dapat memicu terjadinya berbagai bencana alam," katanya, dikutip <i>Antara</i>.</p><p>Tidak hanya kecamatan yang masuk zona merah bencana, namun pihaknya mengimbau seluruh wilayah di Cianjur, untuk waspada dan siaga bencana. Bahkan pihaknya mengimbau seluruh relawan bencana siaga dan segera melapor ketika terjadi bencana serta melakukan evakuasi.</p><p>Pihaknya saat ini, tambah dia, telah mengaktifkan sejumlah posko siaga darurat dan menempatkan anggota siaga 24 jam di masing-masing wilayah rawan bencana, termasuk meningkatkan pemeliharaan sistem peringatan dini tsunami di wilayah pantai selatan dan pergerakan tanah.</p><p>"Untuk wilayah selatan kami juga aktifkan relawan bencana untuk memantau dan mengawasi wilayah masing-masing. Mereka diarahkan untuk melakukan evakuasi warga ketika terjadi bencana," katanya.</p><p>Sementara di sejumlah titik bencana yang terjadi sejak satu pekan terakhir, pihaknya mencatat warga sudah kembali ke rumahnya masing-masing seperti di Kecamatan Agrabinta, Naringgul, Sindangbarang dan kecamatan lainnya.</p><p>"Laporan terakhir dari sejumlah kecamatan yang tertimpa bencana, sudah tidak ada warga yang mengungsi. Namun kami tetap meminta relawan waspada dan terus memantau karena ditakutkan bencana alam longsor dan banjir dapat terjadi setiap saat," katanya.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Bencana Alam | 16 Desember 2018 - 07:12 WIB

Longsor akibatkan 3 rumah di Ponorogo rusak

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 06:49 WIB

Suami kalahkan isteri dalam Pilkades di Kotim

Liga Italia | 16 Desember 2018 - 06:26 WIB

Penalti Icardi amankan kemenangan Inter atas Udinese

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 06:16 WIB

TNI minta masyarakat Sulbar jaga kondusifitas Natal

Peristiwa Hari Ini | 15 Desember 2018 - 23:56 WIB

Kabar duka, Rois Syuriah PCNU Malang, KH Buchori Amin meninggal dunia

<p>BPBD Cianjur, Jawa Barat, mengimbau warga di berbagai wilayah di Cianjur, untuk waspada terhadap cuaca esktrem dan pohon tumbang yang banyak terjadi di sejumlah titik sejak satu pekan terakhir.</p><p>Kepala BPBD Cianjur, Ahmad Rifai, di Cianjur, Senin (4/12), mengatakan, pihaknya telah menyurati pihak kecamatan untuk diteruskan ke tingkat desa hingga warga, untuk siaga bencana dan mengaktifkan kembali Siskamling sebagai upaya penanggulangan dini di lingkungan masing-masing.</p><p>"Saat ini bupati telah menetapkan Cianjur siaga darurat bencana, sehingga kami mensosialisasikan hal tersebut hingga ke aparatur terbawah. Pasalnya cuaca saat ini ekstrem hujan disertai angin kencang, sehingga dapat memicu terjadinya berbagai bencana alam," katanya, dikutip <i>Antara</i>.</p><p>Tidak hanya kecamatan yang masuk zona merah bencana, namun pihaknya mengimbau seluruh wilayah di Cianjur, untuk waspada dan siaga bencana. Bahkan pihaknya mengimbau seluruh relawan bencana siaga dan segera melapor ketika terjadi bencana serta melakukan evakuasi.</p><p>Pihaknya saat ini, tambah dia, telah mengaktifkan sejumlah posko siaga darurat dan menempatkan anggota siaga 24 jam di masing-masing wilayah rawan bencana, termasuk meningkatkan pemeliharaan sistem peringatan dini tsunami di wilayah pantai selatan dan pergerakan tanah.</p><p>"Untuk wilayah selatan kami juga aktifkan relawan bencana untuk memantau dan mengawasi wilayah masing-masing. Mereka diarahkan untuk melakukan evakuasi warga ketika terjadi bencana," katanya.</p><p>Sementara di sejumlah titik bencana yang terjadi sejak satu pekan terakhir, pihaknya mencatat warga sudah kembali ke rumahnya masing-masing seperti di Kecamatan Agrabinta, Naringgul, Sindangbarang dan kecamatan lainnya.</p><p>"Laporan terakhir dari sejumlah kecamatan yang tertimpa bencana, sudah tidak ada warga yang mengungsi. Namun kami tetap meminta relawan waspada dan terus memantau karena ditakutkan bencana alam longsor dan banjir dapat terjadi setiap saat," katanya.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com