Rabu, 18 Juli 2018 | 17:34 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

/

Pelaku pencabulan dua anak kandung dapat dihukum mati

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: elshinta.com
Ilustrasi. Foto: elshinta.com
<p>Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise mengatakan, Ruhendi (laki-laki, 32) yang mencabuli dua anak perempuan kandungnya, LA (16) dan LU (14), di Jakarta Barat dapat dihukum mati.</p><p>"Siapa saja yang melakukan kejahatan seksual terhadap anak-anak itu bisa terkena tembak mati, hukuman seumur hidup, pengumuman identitas pelaku ke umum dan pemasangan chip," kata Yohana. </p><p>Pernyataan Yohana itu disampaikan di sela Simposium Nasional "Peran Ibu dan Ulama Perempuan sebagai Pencipta dan Penggerak Perdamaian dalam Keluarga dan Masyarakat" di Jakarta, Senin (4/12).</p><p>Dikutip <i>Antara</i>, Yohana mengatakan, hukuman mati itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Dia menyatakan kasus itu agar terus diproses secara hukum dan pihaknya akan terus mengawal.</p><p>"Perlu kita kaji pendampingan kasus itu, yang penting sudah dilaporkan di polisi. Kita telusuri lagi," kata dia.</p><p>Ruhendi merupakan karyawan toko di Glodok, Jakarta Barat. Dia tinggal bersama istri dan dua anaknya di rumah kontrakan dengan satu kamar. Dari pemeriksaan sejauh ini, anak pertamanya telah dicabuli sejak kelas 5 sekolah dasar.</p><p>Diduga, tersangka juga melakukan perekaman saat dia melakukan perbuatan tidak senonohnya terhadap korban. </p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 18 Juli 2018 - 17:33 WIB

Seorang pria tewas tertabrak KA Parahyangan di Purwakarta

Aktual Dalam Negeri | 18 Juli 2018 - 17:24 WIB

Presiden minta Zohri tingkatkan prestasi

Megapolitan | 18 Juli 2018 - 16:47 WIB

Rekayasa tol dalam kota tentukan kelancaran Asian Games 2018

Aktual Dalam Negeri | 18 Juli 2018 - 16:37 WIB

Temuan senpi ilegal di Morowali, ini tanggapan Komisi I DPR RI

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com