Jumat, 15 Desember 2017

Politisi Australia Lamar Pasangan Sesama Jenisnya dalam Sidang DPR

Selasa, 05 Desember 2017 08:55

Ayo berbagi!

Politisi Australia Tim Wilson melamar pasangan sesama jenisnya Ryan Bolger dalam persidangan di DPR, tak lama setelah RUU legalisasi pernikahan sesama jenis diajukan pada Senin (4/12/2017).

Tim Wilson telah bertunangan dengan Bolger yang juga seorang guru selama sembilan tahun. Wilson menyatakan kembali lamarannya saat dia berpidato mengenai masalah ini.

Bolger yang hadir menyaksikan rapat DPR tersebut menjawab "iya" atas lamaran kekasihnya, dan langsung mendapat tepuk tangan meriah.

"Dalam pidato pertamaku (sebagai anggota DPR), saya definisikan ikatan kita dengan cincin yang ada di tangan kiri kita," ujar Wilson.

"Itulah jawaban atas pertanyaan yang tidak bisa kita pertanyakan," katanya.

"Jadi hanya satu hal lagi yang harus dilakukan: Ryan Patrick Bolger, maukah engkau menikah denganku?" ucap Wilson.

Skip Twitter Tweet

FireFox NVDA users - To access the following content, press 'M' to enter the iFrame.

Wilson pun terlihat emosional saat menyatakan penghormatan buat Bolger, berterima kasih atas kepercayaannya, karena dia mendapinginya selama karir politiknya.

"Perdebatan ini telah menjadi soundtrack hubungan kami," kata Wilson.

"Kami berdua tahu masalah ini bukan alasan kami terlibat dalam politik - beri kami reformasi pajak kapan saja!"

Wilson berbicara mengenai reaksi yang didapatkan dari teman-temannya saat pertama kali mengumumkan hubungannya dengan Bolger bertahun-tahun silam.

"Selalu melihat ke depan, anggota dari Dapil Kooyong (Josh Frydenberg) dan istrinya Amy mengirimkan bunga, namun saat kami memberitahu yang lain, banyak yang tak tahu bagaimana harus bereaksi," kata Wilson.

Liberal MP Tim Wilson has proposed to his long-term partner Ryan Bolger in the House of Representatives.
Ryan Bolger menyatakan menerima lamaran Tim Wilson di gedung DPR.

ABC News

Dia mengatakan beberapa orang tidak membalas pesan SMSnya sementara yang lainnya coba mengalihkan pembicaraan. Orang lain lagi balik bertanya "mengapa repot-repot?"

"Untuk beberapa saat, Ryan meminta pesta pertunangan namun kenyataannya saya terus menunda, mungkin keliru, karena pesan yang saya dapat dari diamnya banyak orang yaitumereka tidak akan datang," katanya.

Rob Mitchell yang memimpin persidangan DPR hari ini menyampaikan selamat kepada pasangan itu di tengah gemuruh tepuk tangan dan memastikan tidak ada keraguan tentang jawaban Bolger.

"Kita harus membiarkan Hansard mencatat bahwa jawabannya 'ya', 'ya' yang gemilang," katanya.

Entsch ajukan RUU ke DPR

RUU legalisasi perkawinan sesama jenis diajukan ke DPR Senin pagi dan diperkirakan akan segera lolos jadi UU setelah perdebatan mengenai amandemen perlindungan keagamaan.

RUU serupa telah lolos di Senat atau majelis tinggi minggu lalu dengan semua amandemen ditolak oleh Oposisi dan beberapa senator faksi pemerintah.

Senator Dean Smith congratulates Liberal MP Tim Wilson.
Senator Dean Smith, yang mengajukan RUU legalisasi pernikahan sesama jenis, mengucapkan selamat kepada Tim Wilson.

ABC News: Marco Catalano

Perdana Menteri Malcolm Turnbull mengatakan jumlah pemilih plebisit yang tinggi memberikan "pengesahan demokratis terkuat untuk perubahan bersejarah ini".

"Ini hari yang sangat membanggakan bahwa semua teman, rekan, tetangga, saudara laki-laki dan perempuan kita dapat menikahi orang-orang yang mereka cintai," kata PM Turnbull.

"Yang paling utama, untuk pasangan sesama jenis di Australia, Anda itu setara, Anda dihormati, Anda dicintai," tambahnya.

RUU tersebut diajukan Warren Entsch dari faksi pemerintah, advokat untuk pernikahan sesama jenis di pihak Koalisi yang mendorong voting berdasarkan hati nurani atas masalah ini pada Agustus lalu.

Entsch mengaku sering digambarkan sebagai "heteroseksual" asal Queensland yang berupaya menghapus "diskriminasi legal dan finansial dalam komunitas gay dan transgender".

"Siapa yang mengatakan bahwa orang lain tak harus diberi hak sama atau bahwa nilai cinta mereka berkurang karena siapa yang mereka cintai?" katanya.

Entsch menyatakan diskusi tentang kebebasan berbicara, pendidikan, kegiatan amal dan hukum pajak merupakan perdebatan penting. Namun sebaiknya tidak dicampuradukkan dengan RUU pernikahan sesama jenis.

"RUU ini tentang pernikahan dan hanya tentang pernikahan," katanya.

"Tidak menciptakan kelas atau pernikahan yang berbeda. Apa yang diwujudkan RUU ini adalah menjadikan pernikahan sesama jenis memiliki hak hukum yang sama dengan pasangan lainnya," tambahnya.

Entsch juga mendedikasikan advokasi pernikahan sesama jenis dengan Kate Doak, seorang jurnalis transgender yang menceritakan kisahnya padanya.

"Dia datang ke saya sebagai seorang jurnalis yang coba memahami advokasi saya di bidang ini dan dalam jangka waktu lama di kantorku," kata Entsch.

"Dia akhirnya menceritakannya kepadaku, saya mendapat kehormatan menjadi orang pertama yang mendengarkan," ujarnya.

"Selanjutnya, kami ada di sana untuk Kate," tambahnya.

Debat perlindungan keagamaan

Sebagian besar perdebatan mengenai amandemen RUU ini akan fokus pada petugas pernikahan sipil. Apakah petugas tersebut dibolehkan untuk menolak menikahkan pasangan sesama jenis berdasarkan keyakinan agama petugas itu sendiri.

PM Malcolm Turnbull mendukung amandemen seperti itu, yang pekan lalu diajukan Jaksa Agung George Brandis ke Senat namun tidak lolos.

"Banyak amandemen yang kita bicarakan sangat memberikan kepastian bahwa konsekuensi tidak diinginkan tidaklah akan terjadi," kata PM Turnbull kepada Sky News kemarin.

Partai Buruh memblok seluruh amandemen terhadap RUU yang diajukan Senator Dean Smith, sementara anggota parlemen fraksi Koalisi diprbolehkan voting berdasarkan sesuai keinginan mereka.

Beberapa anggota Kabinet di DPR, termasuk Menteri Christopher Pyne, percaya adanya perlindungan keagamaan dalam RUU tersebut dan menurutnya tidak perlu ada amandemen.

Jika ada satu pun amandemen yang lolos di DPR, maka RUU tersebut harus dikembalikan ke Senat untuk dilakukan voting lagi.

Bagaimanapun, Pemerintahan PM Turnbull menegaskan Parlemen akan terus memperdebatkan RUU ini sampai disahkan, sehingga meneuhi janji kampanye pemilu untuk menyelesaikan permasalahan ini sebelum Natal 2017.

Diterbitkan oleh Farid M. Ibrahim dari artikel berbahasa Inggris di sini.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar