Jumat, 15 Desember 2017

Penyandang disabilitas menang gugatan terhadap Etihad Airways

Selasa, 05 Desember 2017 09:05

Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2ByvvIE Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2ByvvIE
Ayo berbagi!

Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan sebagian gugatan yang dilayangkan oleh Dwi Aryani, seorang penyandang disabilitas terhadap maskapai Etihad Airways. Dwi mengguggat maskapai tersebut karena merasa dirugikan atas perlakuan yang dialaminya.

Dwi diturunkan dari pesawat saat akan terbang ke Jenewa, Swiss, beberapa bulan yang lalu, dengan alasan tidak adanya pendamping. 

Ketua Majelis Hakim, Feri Agustina Budi Utami menyatakan, pihak maskapai terbukti melanggar hukum.

“Menghukum tergugat untuk membayar ganti rugi materiil Rp37 juta dan inmateriil Rp500 juta kepada penggugat karena perbuatan melanggar hukum,” cuplikan putusan persidangan, seperti dihimpun dalam News Flash Radio Elshinta, Selasa (5/12) pagi. 

Kasus ini berawal dari kejadian sekitar 1,5 tahun yang lalu saat Dwi diturunkan pihak maskapai sebelum penerbangan karena tidak adanya pendamping. Pihak maskapai beralasan, Dwi yang merupakan penyandang disabilitas bisa mengganggu jalannya penerbangan karena tidak ditemani pendamping.

Dwi awalnya berniat terbang ke Jeneva Swiss melalui Abu Dhabi untuk menghadiri konferensi hak-hak penyandang disabilitas di Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). 

Penulis: Yuno.

Editor Dewi Rusiana.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-FrY

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar