Minggu, 21 Oktober 2018 | 09:48 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Penyandang disabilitas menang gugatan terhadap Etihad Airways

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis :    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2ByvvIE
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2ByvvIE
<p>Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan sebagian gugatan yang dilayangkan oleh Dwi Aryani, seorang penyandang disabilitas terhadap maskapai Etihad Airways. Dwi mengguggat maskapai tersebut karena merasa dirugikan atas perlakuan yang dialaminya.</p><p>Dwi diturunkan dari pesawat saat akan terbang ke Jenewa, Swiss, beberapa bulan yang lalu, dengan alasan tidak adanya pendamping.&nbsp;<br></p><p>Ketua Majelis Hakim, Feri Agustina Budi Utami menyatakan, pihak maskapai terbukti melanggar hukum.<br></p><p>“Menghukum tergugat untuk membayar ganti rugi materiil Rp37 juta dan inmateriil Rp500 juta kepada penggugat karena perbuatan melanggar hukum,” cuplikan putusan persidangan, seperti dihimpun dalam News Flash Radio Elshinta, Selasa (5/12) pagi.&nbsp;<br></p><p>Kasus ini berawal dari kejadian sekitar 1,5 tahun yang lalu saat Dwi diturunkan pihak maskapai sebelum penerbangan karena tidak adanya pendamping. Pihak maskapai beralasan, Dwi yang merupakan penyandang disabilitas bisa mengganggu jalannya penerbangan karena tidak ditemani pendamping.</p><p>Dwi awalnya berniat terbang ke Jeneva Swiss melalui Abu Dhabi untuk menghadiri konferensi hak-hak penyandang disabilitas di Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).&nbsp;</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Yuno.</p><p>Editor Dewi Rusiana.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 21 Oktober 2018 - 09:41 WIB

Salah sasaran, seorang remaja tewas dibacok

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 09:28 WIB

66 hari diterapkan, 36.643 pengendara langgar ganjil genap

Pembangunan | 21 Oktober 2018 - 09:15 WIB

Presiden resmikan Tol Bocimi akhir Oktober

Amerika | 21 Oktober 2018 - 08:50 WIB

Trump: AS akan mundur dari perjanjian nuklir dengan Rusia

Liga Italia | 21 Oktober 2018 - 08:26 WIB

Bermain imbang, Genoa akhiri start sempurna Juventus

<p>Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan sebagian gugatan yang dilayangkan oleh Dwi Aryani, seorang penyandang disabilitas terhadap maskapai Etihad Airways. Dwi mengguggat maskapai tersebut karena merasa dirugikan atas perlakuan yang dialaminya.</p><p>Dwi diturunkan dari pesawat saat akan terbang ke Jenewa, Swiss, beberapa bulan yang lalu, dengan alasan tidak adanya pendamping.&nbsp;<br></p><p>Ketua Majelis Hakim, Feri Agustina Budi Utami menyatakan, pihak maskapai terbukti melanggar hukum.<br></p><p>“Menghukum tergugat untuk membayar ganti rugi materiil Rp37 juta dan inmateriil Rp500 juta kepada penggugat karena perbuatan melanggar hukum,” cuplikan putusan persidangan, seperti dihimpun dalam News Flash Radio Elshinta, Selasa (5/12) pagi.&nbsp;<br></p><p>Kasus ini berawal dari kejadian sekitar 1,5 tahun yang lalu saat Dwi diturunkan pihak maskapai sebelum penerbangan karena tidak adanya pendamping. Pihak maskapai beralasan, Dwi yang merupakan penyandang disabilitas bisa mengganggu jalannya penerbangan karena tidak ditemani pendamping.</p><p>Dwi awalnya berniat terbang ke Jeneva Swiss melalui Abu Dhabi untuk menghadiri konferensi hak-hak penyandang disabilitas di Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).&nbsp;</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Yuno.</p><p>Editor Dewi Rusiana.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com