Sabtu, 15 Desember 2018 | 10:30 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Jalan Negara Muara Teweh-Banjarmasin KM 27 kembali direndam banjir

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber foto: http://bit.ly/2Bzh1IH
Sumber foto: http://bit.ly/2Bzh1IH
<p>Ruas Jalan Negara Muara Teweh-Banjarmasin kilometer 27 kembali terendam banjir akibat meluapnya Sungai Sikui (anak Sungai Teweh) di wilayah Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.</p><p>"Banjir hingga saat ini masih merendam ruas jalan negara itu dan rumah warga dengan ketinggian air sekitar satu meter sampai 2 meter," kata Hartoyo salah seorang warga Desa Sikui Kecamatan Teweh Baru, Selasa (5/12)pagi.</p><p>Menurut Hartoyo bersama warga lainnya yang berada di lokasi banjir, kondisi air terus naik dan arusnya deras hingga merendam rumah warga dan jalan akses keluar daerah.</p><p>Banjir di jalan negara atau di sekitar kawasan pasar Desa Sikui itu, terpantau mencapai sepanjang 500 meter dan rumah warga yang berada di kanan dan kiri jalan terendam banjir setinggi lutut orang dewasa.</p><p>"Pagi ini sepeda motor masih bisa lewat melintasi banjir, diperkirakan dalam beberapa jam nanti sudah tidak bisa karena air terus naik," katanya.</p><p>Banjir mengakibatkan gangguan arus transportasi darat dari Muara Teweh ke luar daerah dan sebaliknya. Akibatnya terjadi antrean panjang baik sepeda motor maupun mobil dan truk.</p><p>Dia mengatakan banjir akibat meluapnya Sungai Sikui itu karena hujan lebat yang melanda kawasan itu dalam beberapa jam sejak Selasa (5/12) pagi sekitar pukul 04.00 WIB dan saat ini, banjir masih merendam kawasan jalan negara dan Desa Sikui, dikutip dari laman Antara.</p><p>"Banjir ini biasanya tidak lama antara 4-5 jam kemudian sudah surut, namun telah mengganggu aktivitas masyarakat dan anak sekolah, bahkan sekolah yang melaksanakan ujian akhir sekolah terpaksa ditunda hingga jam 10.00 Wib nanti, sambil melihat banjir surut," kata Hartoyo yang juga menjabat Kepala SMAN 1 Teweh Baru di Desa Sikui.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 10:26 WIB

Dishub kerahkan 300 personel kawal pawai Persija

Hukum | 15 Desember 2018 - 10:15 WIB

Puspa Sumut tuntut RUU PKS segera disahkan

Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 09:49 WIB

Pemkab Langkat raih penghargaan `Gerakan Menuju 100 Smart City`

Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 09:37 WIB

Dansatgas TNI Konga tutup pelatihan CTC di Kongo

Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 09:25 WIB

Masalah kesejahteraan diduga jadi motif penembakan 31 pekerja di Papua

Pembangunan | 15 Desember 2018 - 09:13 WIB

Gubernur Jabar targetkan seluruh daerah terhubung jalan tol

<p>Ruas Jalan Negara Muara Teweh-Banjarmasin kilometer 27 kembali terendam banjir akibat meluapnya Sungai Sikui (anak Sungai Teweh) di wilayah Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.</p><p>"Banjir hingga saat ini masih merendam ruas jalan negara itu dan rumah warga dengan ketinggian air sekitar satu meter sampai 2 meter," kata Hartoyo salah seorang warga Desa Sikui Kecamatan Teweh Baru, Selasa (5/12)pagi.</p><p>Menurut Hartoyo bersama warga lainnya yang berada di lokasi banjir, kondisi air terus naik dan arusnya deras hingga merendam rumah warga dan jalan akses keluar daerah.</p><p>Banjir di jalan negara atau di sekitar kawasan pasar Desa Sikui itu, terpantau mencapai sepanjang 500 meter dan rumah warga yang berada di kanan dan kiri jalan terendam banjir setinggi lutut orang dewasa.</p><p>"Pagi ini sepeda motor masih bisa lewat melintasi banjir, diperkirakan dalam beberapa jam nanti sudah tidak bisa karena air terus naik," katanya.</p><p>Banjir mengakibatkan gangguan arus transportasi darat dari Muara Teweh ke luar daerah dan sebaliknya. Akibatnya terjadi antrean panjang baik sepeda motor maupun mobil dan truk.</p><p>Dia mengatakan banjir akibat meluapnya Sungai Sikui itu karena hujan lebat yang melanda kawasan itu dalam beberapa jam sejak Selasa (5/12) pagi sekitar pukul 04.00 WIB dan saat ini, banjir masih merendam kawasan jalan negara dan Desa Sikui, dikutip dari laman Antara.</p><p>"Banjir ini biasanya tidak lama antara 4-5 jam kemudian sudah surut, namun telah mengganggu aktivitas masyarakat dan anak sekolah, bahkan sekolah yang melaksanakan ujian akhir sekolah terpaksa ditunda hingga jam 10.00 Wib nanti, sambil melihat banjir surut," kata Hartoyo yang juga menjabat Kepala SMAN 1 Teweh Baru di Desa Sikui.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com