Minggu, 16 Desember 2018 | 07:21 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Cuaca buruk, 120 kapal nelayan Pemangkat gagal melaut

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber foto: http://bit.ly/2jPnrvL
Sumber foto: http://bit.ly/2jPnrvL
<p>Syahbandar Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pemangkat, Satrio Wibowo mengatakan akibat cuaca buruk dalam beberpa hari terakhir sebanyak 120 kapal nelayan di Pemangkat terpaksa tidak melaut dan hanya bisa bersandar di dermaga PPN Pemangkat.</p><p>"Cuaca yang kurang bersahabat terutama karena gelombang tinggi membuat nelayan harus bersandar dan belum bisa melaut," ujarnya saat dihubungi di Sambas, Selasa (5/12).</p><p>Namun ia mejelaskan berdasarkan informasi yang ada hari ini cuaca mulai membaik sehingga nelayan bisa melaut.</p><p>"Dari kemarin hingga hari ini nelayan sudah bisa melaut kembali," kata dia.</p><p>Menurutnya hujan yang turun tidak begitu berpengaruh karena gelombang laut sudah mulai kembali normal.</p><p>"Saat ini ada 12 kapal gillnet yang sudah kami terbitkan SPB atau Surat Persetujuan Berlayar yanng kemungkinan berangkat semalam atau hari ini," jelasnya.</p><p>Satrio menegaskan prakiraan cuaca yang valid hanya diperkirakan untuk dua hari saja. Hal itu karena kondisi cuaca ini sewaktu-waktu bisa berubah, dikutip dari Antara.</p><p>"Kalau dua hari lagi gelombang tinggi kami bisa menunda untuk menerbitkan dokumen berlayar. Jadi saya tegaskan, untuk prakiraan cuaca hari ini sampai besok, kondisi laut cukup bersahabat untuk nelayan," terangnya.</p><p>Atas kondisi tersebut ia mengimbau agar para nelayan tidak melaut tanpa berkoordinasi terlebih dahulu dengan kesyahbandaran PPN Pemangkat.</p><p>"Saya imbau kepada nelayan-nelayan kita agar mematuhi aturan kesyahbandaran demi keselamatan mereka dalam aktifitas menangkap ikan di laut," jelas dia.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Bencana Alam | 16 Desember 2018 - 07:12 WIB

Longsor akibatkan 3 rumah di Ponorogo rusak

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 06:49 WIB

Suami kalahkan isteri dalam Pilkades di Kotim

Liga Italia | 16 Desember 2018 - 06:26 WIB

Penalti Icardi amankan kemenangan Inter atas Udinese

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 06:16 WIB

TNI minta masyarakat Sulbar jaga kondusifitas Natal

Peristiwa Hari Ini | 15 Desember 2018 - 23:56 WIB

Kabar duka, Rois Syuriah PCNU Malang, KH Buchori Amin meninggal dunia

<p>Syahbandar Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pemangkat, Satrio Wibowo mengatakan akibat cuaca buruk dalam beberpa hari terakhir sebanyak 120 kapal nelayan di Pemangkat terpaksa tidak melaut dan hanya bisa bersandar di dermaga PPN Pemangkat.</p><p>"Cuaca yang kurang bersahabat terutama karena gelombang tinggi membuat nelayan harus bersandar dan belum bisa melaut," ujarnya saat dihubungi di Sambas, Selasa (5/12).</p><p>Namun ia mejelaskan berdasarkan informasi yang ada hari ini cuaca mulai membaik sehingga nelayan bisa melaut.</p><p>"Dari kemarin hingga hari ini nelayan sudah bisa melaut kembali," kata dia.</p><p>Menurutnya hujan yang turun tidak begitu berpengaruh karena gelombang laut sudah mulai kembali normal.</p><p>"Saat ini ada 12 kapal gillnet yang sudah kami terbitkan SPB atau Surat Persetujuan Berlayar yanng kemungkinan berangkat semalam atau hari ini," jelasnya.</p><p>Satrio menegaskan prakiraan cuaca yang valid hanya diperkirakan untuk dua hari saja. Hal itu karena kondisi cuaca ini sewaktu-waktu bisa berubah, dikutip dari Antara.</p><p>"Kalau dua hari lagi gelombang tinggi kami bisa menunda untuk menerbitkan dokumen berlayar. Jadi saya tegaskan, untuk prakiraan cuaca hari ini sampai besok, kondisi laut cukup bersahabat untuk nelayan," terangnya.</p><p>Atas kondisi tersebut ia mengimbau agar para nelayan tidak melaut tanpa berkoordinasi terlebih dahulu dengan kesyahbandaran PPN Pemangkat.</p><p>"Saya imbau kepada nelayan-nelayan kita agar mematuhi aturan kesyahbandaran demi keselamatan mereka dalam aktifitas menangkap ikan di laut," jelas dia.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com