Jumat, 19 Oktober 2018 | 12:57 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Razia gabungan, polisi bisa menahan kendaraan bermotor

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis :    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2BEBht3
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2BEBht3
<p>Tim gabungan akan menggelar razia gabungan terhadap keabsahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), mulai Rabu (6/12) besok. Bagi mereka yang terjaring razia, tidak akan dilakukan penahanan kendaraan. Namun, penegakan berupa tilang yang akan dikenakan, terkecuali terdapat indikator tertentu barulah upaya penahanan dan penyitaan akan diterapkan.</p><p>Hal tersebut disampaikan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto saat dihubungi Elshinta, Selasa (5/12).&nbsp;<br></p><p>Namun, lebih lanjut Budiyanto memaparkan, jika pengendara tidak memiliki STNK, maka kepolisian akan melakukan penahanan.<br></p><p>“Kita bisa melakukan penyitaan sementara apabila pengendara kendaraan bermotor, pertama mungkin pengendara tidak memiliki SIM, kemudian kedua mungkin tidak membawa STNK. Ketiga, mungkin itu merupakan sebuah hasil atau alat yang digunakan untuk sebuah tindak pidana,” jelasnya.&nbsp;</p><p>Bagi mereka yang telah membayar pajak namun belum disahkan, maka akan tetap ditilang. Oleh karenanya, Budiyanto menganjurkan kepada masyarakat yang sudah membayar namun belum melakukan pengabsahan, agar dengan segera melakukannya.</p><p>“Nanti pertimbangan anggota di lapangan. Karena kalau kita berbicara masalah penegakan hukum, ada yang mungkin menggunakan tilang ada pula yang bersifat teguran baik lisan maupun arahan kepada si pelanggar,” ujarnya.</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Yuno.</p><p>Editor: Dewi Rusiana.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 12:42 WIB

Kepala BKN resmikan kantor UPT Lampung

Megapolitan | 19 Oktober 2018 - 12:26 WIB

DPRD DKI Jakarta setujui usulan anggaran ERP

Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 12:09 WIB

BNPB sambut baik penelitian terkait bencana

<p>Tim gabungan akan menggelar razia gabungan terhadap keabsahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), mulai Rabu (6/12) besok. Bagi mereka yang terjaring razia, tidak akan dilakukan penahanan kendaraan. Namun, penegakan berupa tilang yang akan dikenakan, terkecuali terdapat indikator tertentu barulah upaya penahanan dan penyitaan akan diterapkan.</p><p>Hal tersebut disampaikan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto saat dihubungi Elshinta, Selasa (5/12).&nbsp;<br></p><p>Namun, lebih lanjut Budiyanto memaparkan, jika pengendara tidak memiliki STNK, maka kepolisian akan melakukan penahanan.<br></p><p>“Kita bisa melakukan penyitaan sementara apabila pengendara kendaraan bermotor, pertama mungkin pengendara tidak memiliki SIM, kemudian kedua mungkin tidak membawa STNK. Ketiga, mungkin itu merupakan sebuah hasil atau alat yang digunakan untuk sebuah tindak pidana,” jelasnya.&nbsp;</p><p>Bagi mereka yang telah membayar pajak namun belum disahkan, maka akan tetap ditilang. Oleh karenanya, Budiyanto menganjurkan kepada masyarakat yang sudah membayar namun belum melakukan pengabsahan, agar dengan segera melakukannya.</p><p>“Nanti pertimbangan anggota di lapangan. Karena kalau kita berbicara masalah penegakan hukum, ada yang mungkin menggunakan tilang ada pula yang bersifat teguran baik lisan maupun arahan kepada si pelanggar,” ujarnya.</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Yuno.</p><p>Editor: Dewi Rusiana.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com