Minggu, 21 Oktober 2018 | 09:48 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Kemensos: Bantuan banjir Aceh Utara sudah disalurkan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: http://bit.ly/2ByACbK
Ilustrasi. Sumber foto: http://bit.ly/2ByACbK
<p>Kementerian Sosial sudah menyalurkan bantuan logistik untuk korban banjir di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh malalui dinas sosial setempat.</p><p>"Hari ini bantuan dari Dinsos Provinsi Aceh sudah turun dan sudah didirikan dapur umum," kata Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kementerian Sosial Margowiyono yang dihubungi dari Jakarta, Selasa (5/12).</p><p>Dia mengatakan berdasarkan data yang dilaporkan jumlah warga yang mengungsi yaitu sebanyak 8.500 jiwa di 17 titik pengungsian di Kecamatan Lhoksukon, 3.287 jiwa di 12 titik pengungsian di Kecamatan Pirak Timu.</p><p>Selain itu juga terdata sebanyak 2.772 jiwa warga Kecamatan Matangkuli yang mengungsi di 13 titik pengungsian, 510 jiwa warga Kecamatan Langkahan mengungsi ke empat titik pengungsian.</p><p>Serta 826 jiwa warga Kecamatan Baktiya mengungsi ke enam titik, 138 jiwa warga Kecamatan Tanah Jambo Aye, 227 jiwa warga Kecamatan Baktiya Barat di tiga titik dan 29 jiwa warga Seunuddon di satu titik pengungsian.</p><p>Selain itu, satu korban jiwa atas nama Haikal usia 13 tahun yang terseret arus banjir telah dievakuasi.</p><p>Margowiyono mengatakan, terkait dengan cuaca ekstrem akibat dampak bibit siklon tropis di Barat Laut Aceh yang menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, angin kencang dan gelombang tinggi, telah dilakukan antisipasi kewaspadaan.</p><p>Antisipasi berupa menyiapkan Taruna Siaga Bencana (Tagana), Kampung Siaga Bencana (KSB), serta koordinasi sejak awal terkait logistik dan memaksimalkan jika kemungkinan terjadi bencana untuk membangun dapur umum lapangan.</p><p>Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib pada Senin (4/12), menyatakan, daerahnya kini darurat banjir setelah bencana tersebut meluas di berbagai kecamatan, akibat hujan lebat yang terus menerus mengguyur wilayah itu.</p><p>Dari 27 kecamatan di Kabupaten Aceh Utara, 19 di antaranya terendam banjir. Bahkan di daerah yang parah banjirnya warga sudah mengungsi ke tempat yang lebih aman. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 21 Oktober 2018 - 09:41 WIB

Salah sasaran, seorang remaja tewas dibacok

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 09:28 WIB

66 hari diterapkan, 36.643 pengendara langgar ganjil genap

Pembangunan | 21 Oktober 2018 - 09:15 WIB

Presiden resmikan Tol Bocimi akhir Oktober

Amerika | 21 Oktober 2018 - 08:50 WIB

Trump: AS akan mundur dari perjanjian nuklir dengan Rusia

Liga Italia | 21 Oktober 2018 - 08:26 WIB

Bermain imbang, Genoa akhiri start sempurna Juventus

<p>Kementerian Sosial sudah menyalurkan bantuan logistik untuk korban banjir di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh malalui dinas sosial setempat.</p><p>"Hari ini bantuan dari Dinsos Provinsi Aceh sudah turun dan sudah didirikan dapur umum," kata Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kementerian Sosial Margowiyono yang dihubungi dari Jakarta, Selasa (5/12).</p><p>Dia mengatakan berdasarkan data yang dilaporkan jumlah warga yang mengungsi yaitu sebanyak 8.500 jiwa di 17 titik pengungsian di Kecamatan Lhoksukon, 3.287 jiwa di 12 titik pengungsian di Kecamatan Pirak Timu.</p><p>Selain itu juga terdata sebanyak 2.772 jiwa warga Kecamatan Matangkuli yang mengungsi di 13 titik pengungsian, 510 jiwa warga Kecamatan Langkahan mengungsi ke empat titik pengungsian.</p><p>Serta 826 jiwa warga Kecamatan Baktiya mengungsi ke enam titik, 138 jiwa warga Kecamatan Tanah Jambo Aye, 227 jiwa warga Kecamatan Baktiya Barat di tiga titik dan 29 jiwa warga Seunuddon di satu titik pengungsian.</p><p>Selain itu, satu korban jiwa atas nama Haikal usia 13 tahun yang terseret arus banjir telah dievakuasi.</p><p>Margowiyono mengatakan, terkait dengan cuaca ekstrem akibat dampak bibit siklon tropis di Barat Laut Aceh yang menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, angin kencang dan gelombang tinggi, telah dilakukan antisipasi kewaspadaan.</p><p>Antisipasi berupa menyiapkan Taruna Siaga Bencana (Tagana), Kampung Siaga Bencana (KSB), serta koordinasi sejak awal terkait logistik dan memaksimalkan jika kemungkinan terjadi bencana untuk membangun dapur umum lapangan.</p><p>Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib pada Senin (4/12), menyatakan, daerahnya kini darurat banjir setelah bencana tersebut meluas di berbagai kecamatan, akibat hujan lebat yang terus menerus mengguyur wilayah itu.</p><p>Dari 27 kecamatan di Kabupaten Aceh Utara, 19 di antaranya terendam banjir. Bahkan di daerah yang parah banjirnya warga sudah mengungsi ke tempat yang lebih aman. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com