Jumat, 19 Oktober 2018 | 12:55 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Sidang paripurna DPR bahas RUU Terorisme dan sumber daya alam

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
DPR RI. Foto: Dody H.,/Elshinta.com.
DPR RI. Foto: Dody H.,/Elshinta.com.
<p>DPR RI mengadakan &nbsp;sidang paripurna pembacaan nama panglima TNI baru usulan Presiden Joko Widodo, yaitu Marsekal Hadi Tjahjanto dan juga&nbsp;membacakan surat Presiden Jokowi soal pemberhentian Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.</p><p><br></p><p>Selain itu, dibahas pula agenda pengesahan Program Legislasi Nasional 2018. Dibahas pula mengenai sejumlah rancangan undang-undang, yakni RUU tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan RUU tentang Kebidanan.<br><br></p><p>Rapat paripurna juga akan mengambil pengesahan perpanjangan pembahasan RUU yaitu RUU tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dan RUU tentang Karantina Kesehatan.</p><p>&nbsp;</p><p>Wakil Ketua DPR Fadli Zon memimpin sidang.&nbsp;&nbsp;"&nbsp;Rapat saya buka untuk umum," katanya di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (5/12).</p><p>&nbsp;</p><p>Pimpinan DPR lain yang hadir adalah dua Wakil Ketua DPR, yakni Fahri Hamzah dan Taufik Kurniawan.&nbsp;</p><p><br></p><p>Berdasarkan daftar hadir, ada 214 anggota DPR yang menandatangani daftar presensi. Sebanyak 72 anggota meminta izin.&nbsp;Terdapat&nbsp;&nbsp;346 anggota yang tidak hadir, Sidang paripurna dianggap kuorum dengan absensi 286 orang. (Dody/SiK)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 12:42 WIB

Kepala BKN resmikan kantor UPT Lampung

Megapolitan | 19 Oktober 2018 - 12:26 WIB

DPRD DKI Jakarta setujui usulan anggaran ERP

Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 12:09 WIB

BNPB sambut baik penelitian terkait bencana

<p>DPR RI mengadakan &nbsp;sidang paripurna pembacaan nama panglima TNI baru usulan Presiden Joko Widodo, yaitu Marsekal Hadi Tjahjanto dan juga&nbsp;membacakan surat Presiden Jokowi soal pemberhentian Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.</p><p><br></p><p>Selain itu, dibahas pula agenda pengesahan Program Legislasi Nasional 2018. Dibahas pula mengenai sejumlah rancangan undang-undang, yakni RUU tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan RUU tentang Kebidanan.<br><br></p><p>Rapat paripurna juga akan mengambil pengesahan perpanjangan pembahasan RUU yaitu RUU tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dan RUU tentang Karantina Kesehatan.</p><p>&nbsp;</p><p>Wakil Ketua DPR Fadli Zon memimpin sidang.&nbsp;&nbsp;"&nbsp;Rapat saya buka untuk umum," katanya di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (5/12).</p><p>&nbsp;</p><p>Pimpinan DPR lain yang hadir adalah dua Wakil Ketua DPR, yakni Fahri Hamzah dan Taufik Kurniawan.&nbsp;</p><p><br></p><p>Berdasarkan daftar hadir, ada 214 anggota DPR yang menandatangani daftar presensi. Sebanyak 72 anggota meminta izin.&nbsp;Terdapat&nbsp;&nbsp;346 anggota yang tidak hadir, Sidang paripurna dianggap kuorum dengan absensi 286 orang. (Dody/SiK)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com