Jumat, 19 Oktober 2018 | 12:53 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Mendikbud tegur siswa yang merokok di jalan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy. Sumber foto: http://bit.ly/2ByQY4m
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy. Sumber foto: http://bit.ly/2ByQY4m
<p>Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy turun dari mobil saat hendak rapat ke Istana Bogor dan menegur siswa yang merokok di jalan di depan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Bogor, Selasa (5/12).</p><p>Mendikbud keluar dari mobil dan menyapa para siswa. Sontak para siswa kaget karena dihampiri oleh seorang menteri, yakni Mendikbud pula.</p><p>Kurang yakin dengan sosok yang dilihatnya, sebagian siswa lantas mengecek nomor polisi mobil Toyota Innova itu dan membenarkan mobil dinas Mendikbud dengan plat nomor RI 27.&nbsp;</p><p>Delapan siswa yang bergerombol itupun lantas mematikan rokoknya dan menyalami Mendikbud. Ditanya sedang apa di luar sekolah pada saat jam pelajaran, salah seorang siswa, Ibnu Arrosyid, menjawab sudah selesai ujian akhir semester.</p><p>"Kalau sudah selesai ujian sebaiknya belajar untuk ujian besok atau pulang membantu orang tua. Jangan bergerombol dan merokok begini, kurang produktif," kata Mendikbud.</p><p>Menteri yang juga guru besar Universitas Negeri Malang ini masih trauma dengan kejadian beberapa waktu lalu, yakni perkelahian yang menyebabkan seorang pelajar tewas di kabupaten Bogor.</p><p>Mendikbud juga mengingatkan agar tidak mudah terpancing dengan ajakan perkelahian. Menurutnya, usia muda sangat menentukan untuk memperbanyak bekal masa depan. ?Jangan digunakan untuk hal-hal negative, perbanyak aktivitas positif, pesannya.</p><p>Menariknya, usai menasehati para siswa dan menyuruhnya pulang, Mendikbud merogoh uang dari sakunya. Masing-masing siswa diberinya uang Rp. 100.000.</p><p>"Jangan buat beli rokok ya," tukas Mendikbud.</p><p>Aksi berhenti spontan di tengah jalan ketika melihat siswa memang menjadi kebiasaan Mendikbud setiap melakukan kunjungan kerja ke daerah-daerah.</p><p>Biasanya Mendikbud membagikan buku bacaan cerita rakyat. Kebiasaan lainnya adalah melaksanakan apel atau upacara bendera setiap hari Senin di sekolah-sekolah yang dipilihnya secara acak.</p><p>Tujuannya, kata Mendikbud, untuk selalu dekat dan memotivasi siswa di Indonesia. Selain itu juga untuk memupuk nasionalisme.&nbsp;</p><p>Mendikbud ke Bogor hari ini untuk menghadiri rapat di Istana Bogor bersama presiden dan jajaran Kabinet Kerja. Selain itu ia juga menyempatkan menghadiri launching Program Studi Pendidikan Guru PAUD di STKIP Muhammadiyah Bogor.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 12:42 WIB

Kepala BKN resmikan kantor UPT Lampung

Megapolitan | 19 Oktober 2018 - 12:26 WIB

DPRD DKI Jakarta setujui usulan anggaran ERP

Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 12:09 WIB

BNPB sambut baik penelitian terkait bencana

<p>Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy turun dari mobil saat hendak rapat ke Istana Bogor dan menegur siswa yang merokok di jalan di depan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Bogor, Selasa (5/12).</p><p>Mendikbud keluar dari mobil dan menyapa para siswa. Sontak para siswa kaget karena dihampiri oleh seorang menteri, yakni Mendikbud pula.</p><p>Kurang yakin dengan sosok yang dilihatnya, sebagian siswa lantas mengecek nomor polisi mobil Toyota Innova itu dan membenarkan mobil dinas Mendikbud dengan plat nomor RI 27.&nbsp;</p><p>Delapan siswa yang bergerombol itupun lantas mematikan rokoknya dan menyalami Mendikbud. Ditanya sedang apa di luar sekolah pada saat jam pelajaran, salah seorang siswa, Ibnu Arrosyid, menjawab sudah selesai ujian akhir semester.</p><p>"Kalau sudah selesai ujian sebaiknya belajar untuk ujian besok atau pulang membantu orang tua. Jangan bergerombol dan merokok begini, kurang produktif," kata Mendikbud.</p><p>Menteri yang juga guru besar Universitas Negeri Malang ini masih trauma dengan kejadian beberapa waktu lalu, yakni perkelahian yang menyebabkan seorang pelajar tewas di kabupaten Bogor.</p><p>Mendikbud juga mengingatkan agar tidak mudah terpancing dengan ajakan perkelahian. Menurutnya, usia muda sangat menentukan untuk memperbanyak bekal masa depan. ?Jangan digunakan untuk hal-hal negative, perbanyak aktivitas positif, pesannya.</p><p>Menariknya, usai menasehati para siswa dan menyuruhnya pulang, Mendikbud merogoh uang dari sakunya. Masing-masing siswa diberinya uang Rp. 100.000.</p><p>"Jangan buat beli rokok ya," tukas Mendikbud.</p><p>Aksi berhenti spontan di tengah jalan ketika melihat siswa memang menjadi kebiasaan Mendikbud setiap melakukan kunjungan kerja ke daerah-daerah.</p><p>Biasanya Mendikbud membagikan buku bacaan cerita rakyat. Kebiasaan lainnya adalah melaksanakan apel atau upacara bendera setiap hari Senin di sekolah-sekolah yang dipilihnya secara acak.</p><p>Tujuannya, kata Mendikbud, untuk selalu dekat dan memotivasi siswa di Indonesia. Selain itu juga untuk memupuk nasionalisme.&nbsp;</p><p>Mendikbud ke Bogor hari ini untuk menghadiri rapat di Istana Bogor bersama presiden dan jajaran Kabinet Kerja. Selain itu ia juga menyempatkan menghadiri launching Program Studi Pendidikan Guru PAUD di STKIP Muhammadiyah Bogor.(Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com