Minggu, 16 Desember 2018 | 04:54 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Pertamina jamin stok LPG saat Natal dan Tahun Baru 2018 cukup

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber foto: http://bit.ly/2ASxGdi
Sumber foto: http://bit.ly/2ASxGdi
<p>PT Pertamina menjamin stok elpiji, termasuk untuk 3 kg yang selama ini disubsidi pemerintah pusat cukup baik untuk kebutuhan Natal dan Tahun Baru 2018.</p><p>Bastian Wibowo, salah seorang pejabat di Pertamina Palu, Selasa (5/11), mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir kekurangan elpiji karena stok yang ada mencukupi kebutuhan, meski dalam dua bulan terakhir ini permintaan meningkat dibandingkan sebelumnya.</p><p>Peningkatan itu dikarenakan umat Kristiani akan merayakan Natal dan Tahun Baru.</p><p>Meski permintaan meningkat, namun stok yang tersedia sudah diperhitungkan jauh sebelumnya sehingga dijamin dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.</p><p>Bahkan, pihaknya, kata dia memberikan promo harga khusus hingga Desember bagi masyarakat yang membeli elpiji tabung 5,5 kg dengan harga hanya Rp60.000.</p><p>Biasanya, harga per tabung untuk elpiji 5,5 kg dijual Rp75.000. "Tapi di pasar murah yang digelar Pemprov Sulteng di Palu hanya dijual seharga Rp60.000/tabung," kata dia.</p><p>Selain di pasar murah, warga yang hendak membeli bisa mendapatkannya di sejumlah titik yang telah ditetapkan Pertamina dalam Kota Palu.</p><p>"Kita siapkan beberapa titik untuk penjualan elpiji 5,5kg dengan harga promo dan berlaku selama Desember 2017 ini," kata Bastian.</p><p>Menjawab pertanyaan, Bastian menegaskan pihaknya hanya bertanggungjawab pendistribusian melalui agen/distributor sampai ke tingkat pangkalan.</p><p>Dari pangkalan ke pengecer, itu menjadi tanggung jawab oleh pemerintah daerah.</p><p>Misalkan untuk wilayah Kota Palu, berarti Pemkot Palu yang bertanggungjawab, termasuk melakukan tindakan tegas bagi pengecer yang terbukti menjual elpiji subsidi.</p><p>Kalau di tingkat pangkalan, itu sepenuhnya kewenangkan Pertamina dan distributor yang akan menindak tegas.</p><p>Harga elpiji di tingkat pangakalan sesuai harga eceran tertinggi (HET) ditetapkan pemerintah Rp16.000/tabung.</p><p>Sementara harga elpiji subsidi dijual pengecer saat ini bervariasi antara Rp20.000 s/d Rp25.000/tabung. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Peristiwa Hari Ini | 15 Desember 2018 - 23:56 WIB

Kabar duka, Rois Syuriah PCNU Malang, KH Buchori Amin meninggal dunia

Kriminalitas | 15 Desember 2018 - 21:59 WIB

Petani mengeluh sayurannya banyak dicuri

Politik | 15 Desember 2018 - 21:39 WIB

PDI Perjuangan sanggah tuduhan pengrusakan bendera Demokrat

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 21:07 WIB

KPU soal kotak suara berbahan karton

<p>PT Pertamina menjamin stok elpiji, termasuk untuk 3 kg yang selama ini disubsidi pemerintah pusat cukup baik untuk kebutuhan Natal dan Tahun Baru 2018.</p><p>Bastian Wibowo, salah seorang pejabat di Pertamina Palu, Selasa (5/11), mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir kekurangan elpiji karena stok yang ada mencukupi kebutuhan, meski dalam dua bulan terakhir ini permintaan meningkat dibandingkan sebelumnya.</p><p>Peningkatan itu dikarenakan umat Kristiani akan merayakan Natal dan Tahun Baru.</p><p>Meski permintaan meningkat, namun stok yang tersedia sudah diperhitungkan jauh sebelumnya sehingga dijamin dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.</p><p>Bahkan, pihaknya, kata dia memberikan promo harga khusus hingga Desember bagi masyarakat yang membeli elpiji tabung 5,5 kg dengan harga hanya Rp60.000.</p><p>Biasanya, harga per tabung untuk elpiji 5,5 kg dijual Rp75.000. "Tapi di pasar murah yang digelar Pemprov Sulteng di Palu hanya dijual seharga Rp60.000/tabung," kata dia.</p><p>Selain di pasar murah, warga yang hendak membeli bisa mendapatkannya di sejumlah titik yang telah ditetapkan Pertamina dalam Kota Palu.</p><p>"Kita siapkan beberapa titik untuk penjualan elpiji 5,5kg dengan harga promo dan berlaku selama Desember 2017 ini," kata Bastian.</p><p>Menjawab pertanyaan, Bastian menegaskan pihaknya hanya bertanggungjawab pendistribusian melalui agen/distributor sampai ke tingkat pangkalan.</p><p>Dari pangkalan ke pengecer, itu menjadi tanggung jawab oleh pemerintah daerah.</p><p>Misalkan untuk wilayah Kota Palu, berarti Pemkot Palu yang bertanggungjawab, termasuk melakukan tindakan tegas bagi pengecer yang terbukti menjual elpiji subsidi.</p><p>Kalau di tingkat pangkalan, itu sepenuhnya kewenangkan Pertamina dan distributor yang akan menindak tegas.</p><p>Harga elpiji di tingkat pangakalan sesuai harga eceran tertinggi (HET) ditetapkan pemerintah Rp16.000/tabung.</p><p>Sementara harga elpiji subsidi dijual pengecer saat ini bervariasi antara Rp20.000 s/d Rp25.000/tabung. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com