Rabu, 19 September 2018 | 05:23 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

BNPB imbau masyarakat tenang soal siklon Aceh

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Kepala Pusdatin dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho. Sumber foto: http://bit.ly/2Asta4L
Kepala Pusdatin dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho. Sumber foto: http://bit.ly/2Asta4L
<p>Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengimbau masyarakat terus waspada dampak cuaca ekstem dan tetap tenang seiring kabar mengenai terjadinya siklon susulan di kawasan barat Aceh, setelah terjadinya Siklon Cempaka dan Dahlia di dekat Pulau Jawa.</p><p>"Siklon dekat Aceh ini berdasarkan pergerakannya akan terus menjauh dari Sumatera dan mengarah ke kawasan Sri Lanka... Masyarakat agar tenang," kata Kepala Pusdatin dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam jumpa pers di kantornya di Jakarta, Selasa.</p><p>Dia mengatakan siklon yang terjadi di dekat kawasan Indonesia sejatinya tidak pernah terjadi di kawasan daratan. Siklon Cempaka dan Siklon Dahlia yang terjadi sebelumnya memang berdampak bagi masyarakat di kawasan Pulau Jawa. Tetapi pusat siklon itu terjadi di kawasan laut.</p><p>Indonesia, kata dia, tidak akan dilalui siklon karena secara alami sejenis angin topan itu tidak akan terjadi di garis khatulistiwa. Kalaupun terjadi, itu karena dampak terkena ekor atau pinggir dari angin siklon.</p><p>Kendati ancaman siklon sudah meluruh di Indonesia, Sutopo terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem dengan mengantisipasi dampaknya. Terlebih menjelang pergantian tahun curah hujan semakin tinggi dan berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.</p><p>Dia mengatakan BNPB dengan bermitra lintas sektor mengantisipasi dampak terjadinya bencana di berbagai daerah di Indonesia termasuk melakukan pendampingan untuk pemerintah daerah agar bencana dapat diantisipasi.</p><p>Di Indonesia, kata dia, sebagian besar wilayahnya akan mengalami musim penghujan curahnya akan memuncak pada Februari 2018. Artinya, hujan yang terjadi saat ini di banyak tempat di Indonesia akan semakin deras dan semakin memicu bencana hidrometeorologi.</p><p>Untuk itu, dia mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap banjir dan tanah longsor dengan mengetahui tanda-tanda alam, tidak berteduh di pohon dan bangunan tidak kokoh saat hujan berangin, menghindari kawasan rentan banjir dan langkah antisipasi lainnya.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 18 September 2018 - 21:50 WIB

Farhat Abbas dilaporkan ke Bareskrim dugaan ujaran kebencian

Lingkungan | 18 September 2018 - 21:38 WIB

Pertamina kembangkan transplantasi terumbu karang buatan

Pembangunan | 18 September 2018 - 21:27 WIB

Bursa Inovasi Desa jadi alternatif pembangunan

Sosbud | 18 September 2018 - 21:16 WIB

Pangdam I/BB serahkan piagam ke peserta lomba HUT TNI

Aktual Dalam Negeri | 18 September 2018 - 20:58 WIB

Tanggapi keluhan warga, Ridwan Kamil luncurkan JabarQR

Aktual Dalam Negeri | 18 September 2018 - 20:45 WIB

Pansus LPj 2017 endus maraknya papan reklame bodong di Medan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 17 September 2018 - 06:47 WIB

Kemenkominfo buka beasiswa pelatihan digital

Minggu, 16 September 2018 - 14:48 WIB

Kalapas Sukamiskin benarkan Sel Setnov lebih luas

Sabtu, 15 September 2018 - 19:57 WIB

Asyik swafoto, dua orang tewas terseret ombak

Sabtu, 15 September 2018 - 10:35 WIB

Revitalisasi Kalimalang jadi wisata alam perdana Bekasi

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com