Sabtu, 15 Desember 2018 | 10:32 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

SAR tingkatkan kesiapan personel dan peralatan antisipasi cuaca ekstrem

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber foto: http://bit.ly/2iWKys4
Sumber foto: http://bit.ly/2iWKys4
<p>Kantor Search and Rescue (SAR) Pontianak, menyiapkan personel dan berbagai peralatan dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan, sebagai antisipasi cuaca ekstrem saat ini.</p><p>"Kondisi cuaca yang melanda sebagian besar wilayah Indonesia pada saat ini dapat dikategorikan memasuki level ekstrem, sehingga kami sudah menyiapkan personil dan peralatan untuk memberikan pertolongan bila diperlukan," kata Kepala Kantor SAR Pontianak Hery Marantika di Pontianak, Rabu (5/12).</p><p>Ia menjelaskan, beberapa daerah, seperti di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan pulau lainnya di nusantara dilanda banjir, tanah longsor, angin puting beliung dan bencana lainnya.</p><p>Hal itu juga terjadi di Kalimantan Barat beberapa hari yang lalu sebagian kota/kabupaten di Kalbar dilanda banjir dan angin kencang, sehingga tidak jarang banyak warga yang dievakusi ke tempat yang lebih aman untuk menghindari korban jiwa, katanya.</p><p>"Untuk mengantisipasi kemungkinan tersebut, kami telah meningkatkan kesiapsiagaan personel dan peralatan yang nantinya akan digunakan pada saat pelaksanaan operasi SAR," ungkapnya.</p><p>Menurut dia, persiapan tersebut dilakukan untuk meningkatkan respon dan kesiapan baik personel maupun alat utama pendukung Operasi SAR yang sewaktu-waktu dapat dipergunakana untuk memberikan pelayanan SAR bagi masyarakat Kalbar.</p><p>"Kami juga sudah menggelar apel kesiapsiagaan personil dalam melakukan pencarian dan pertolongan apabila dibutuhkan," katanya.</p><p>Sebelumnya, Syahbandar Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pemangkat, Satrio Wibowo mengatakan akibat cuaca buruk dalam beberapa hari terakhir sebanyak 120 kapal nelayan di Pemangkat terpaksa tidak melaut dan hanya bisa bersandar di dermaga PPN Pemangkat.</p><p>"Cuaca yang kurang bersahabat terutama karena gelombang tinggi membuat nelayan harus menyandarkan kapal motornya dan belum bisa melaut," katanya.</p><p>Dalam kesempatan itu, dia mengimbau agar para nelayan tidak melaut tanpa berkoordinasi terlebih dahulu dengan kesyahbandaran PPN Pemangkat.</p><p>"Saya berharap kepada nelayan-nelayan agar mematuhi aturan kesyahbandaran demi keselamatan mereka dalam aktivitas menangkap ikan di laut," katanya. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 10:26 WIB

Dishub kerahkan 300 personel kawal pawai Persija

Hukum | 15 Desember 2018 - 10:15 WIB

Puspa Sumut tuntut RUU PKS segera disahkan

Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 09:49 WIB

Pemkab Langkat raih penghargaan `Gerakan Menuju 100 Smart City`

Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 09:37 WIB

Dansatgas TNI Konga tutup pelatihan CTC di Kongo

Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 09:25 WIB

Masalah kesejahteraan diduga jadi motif penembakan 31 pekerja di Papua

Pembangunan | 15 Desember 2018 - 09:13 WIB

Gubernur Jabar targetkan seluruh daerah terhubung jalan tol

<p>Kantor Search and Rescue (SAR) Pontianak, menyiapkan personel dan berbagai peralatan dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan, sebagai antisipasi cuaca ekstrem saat ini.</p><p>"Kondisi cuaca yang melanda sebagian besar wilayah Indonesia pada saat ini dapat dikategorikan memasuki level ekstrem, sehingga kami sudah menyiapkan personil dan peralatan untuk memberikan pertolongan bila diperlukan," kata Kepala Kantor SAR Pontianak Hery Marantika di Pontianak, Rabu (5/12).</p><p>Ia menjelaskan, beberapa daerah, seperti di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan pulau lainnya di nusantara dilanda banjir, tanah longsor, angin puting beliung dan bencana lainnya.</p><p>Hal itu juga terjadi di Kalimantan Barat beberapa hari yang lalu sebagian kota/kabupaten di Kalbar dilanda banjir dan angin kencang, sehingga tidak jarang banyak warga yang dievakusi ke tempat yang lebih aman untuk menghindari korban jiwa, katanya.</p><p>"Untuk mengantisipasi kemungkinan tersebut, kami telah meningkatkan kesiapsiagaan personel dan peralatan yang nantinya akan digunakan pada saat pelaksanaan operasi SAR," ungkapnya.</p><p>Menurut dia, persiapan tersebut dilakukan untuk meningkatkan respon dan kesiapan baik personel maupun alat utama pendukung Operasi SAR yang sewaktu-waktu dapat dipergunakana untuk memberikan pelayanan SAR bagi masyarakat Kalbar.</p><p>"Kami juga sudah menggelar apel kesiapsiagaan personil dalam melakukan pencarian dan pertolongan apabila dibutuhkan," katanya.</p><p>Sebelumnya, Syahbandar Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pemangkat, Satrio Wibowo mengatakan akibat cuaca buruk dalam beberapa hari terakhir sebanyak 120 kapal nelayan di Pemangkat terpaksa tidak melaut dan hanya bisa bersandar di dermaga PPN Pemangkat.</p><p>"Cuaca yang kurang bersahabat terutama karena gelombang tinggi membuat nelayan harus menyandarkan kapal motornya dan belum bisa melaut," katanya.</p><p>Dalam kesempatan itu, dia mengimbau agar para nelayan tidak melaut tanpa berkoordinasi terlebih dahulu dengan kesyahbandaran PPN Pemangkat.</p><p>"Saya berharap kepada nelayan-nelayan agar mematuhi aturan kesyahbandaran demi keselamatan mereka dalam aktivitas menangkap ikan di laut," katanya. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com