Kamis, 20 September 2018 | 00:43 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Hadi: TNI harus bertransformasi jadi institusi profesional

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber foto:http://bit.ly/2AdCiv5
Sumber foto:http://bit.ly/2AdCiv5
<p>Calon Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menilai TNI harus bertransformasi menjadi institusi pertahanan yang profesional, modern, dan tangguh sehingga mampu menjalankan tugas pertahanan-keamanan dengan baik.</p><p>"TNI perlu transformasi diri menjadi organisasi pertahanan negara yang profesional, modern, dan tangguh. Dan untuk menjadikan institusi tersebut sesuai semangat transformasi maka diperlukan payung hukum yang kuat," kata Hadi dalam uji kelayakan dan kepatutan di Ruang Rapat Komisi I DPR, Jakarta, Rabu (6/12).</p><p>Dia menjelaskan transformasi TNI itu diperlukan karena adanya perkembangan dan perubahan signifikan dalam teknologi informasi, komunikasi dan transportasi.</p><p>Ketiganya menurut dia, telah mengubah model interaksi paling hakiki antarmanusia dan antar-negara sehingga lebih jauh berdampak pada perubahan besar yang telah memunculkan bentuk friksi dan konflik baru yang berbeda dari sebelumnya.</p><p>"Dari hal itu akan muncul fenomena baru yang dengan sendirinya mengubah perspektif ancaman pertahanan negara," ujarnya.</p><p>Dia juga menilai perlu adanya penyesuaian doktrin yang integratif, pengembangan sumber daya manusia berjiwa satria, militan dan profesional.</p><p>Semuanya itu menurut dia harus ditunjang dan dilengkapi dengan peralatan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) yang modern sehingga bisa melaksanakan tugas dengan baik sesuai amanat konstitusi.</p><p>Sebelumnya, Komisi I DPR memastikan akan menggelar uji kelayakan dan kepatutan calon Panglima TNI pada Rabu (6/12), setelah diputuskan dalam Rapat Internal Komisi I DPR pada Selasa (5/12) siang.</p><p>"Kami baru saja selesai rapat Komisi I DPR dan disepakati bahwa besok dilakukan uji kelayakan dan kepatutan mulai pukul 10.00 WIB," kata Wakil Ketua Komisi I DPR TB. Hasanuddin di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (5/12).</p><p>Dia mengatakan pukul 10.00 WIB dimulai prosesnya dengan dilakukan pemeriksaan administrasi calon Panglima TNI lalu pukul 10.45 WIB baru dimulai uji kelayakan dan kepatutan.</p><p>Menurut dia, uji kelayakan tersebut akan dilakukan secara terbuka ketika pemaparan visi-misi namun saat pendalaman akan dilakukan tertutup karena kemungkinan banyak hal yang sifatnya rahasia. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 September 2018 - 21:39 WIB

Dua paket misterius dari China buat heboh Bawaslu Sumut

Sosbud | 19 September 2018 - 21:12 WIB

Bubur Asyura, makanan khas penanda buka luwur Sunan Kudus

Pemilihan Presiden 2019 | 19 September 2018 - 20:57 WIB

Pakar: Perang kata-kata dan tagar bisa picu perpecahan

Aktual Dalam Negeri | 19 September 2018 - 20:36 WIB

Bekraf gelar sosialisasi hak kekayaan intelektual untuk pelaku ekonomi kreatif

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

Senin, 17 September 2018 - 06:47 WIB

Kemenkominfo buka beasiswa pelatihan digital

Minggu, 16 September 2018 - 14:48 WIB

Kalapas Sukamiskin benarkan Sel Setnov lebih luas

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com