Rabu, 24 Oktober 2018 | 08:54 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Pakar seismologi khawatir dengan aktivitas kegempaan RD Kongo

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
<p>Pakar seismologi Republik Demokratik Kongo, Selasa (5/12), mengaku khawatir setelah empat gempa ringan mengguncang wilayah timur negara itu.&nbsp;</p><p>Empat gempa, yang masing-masing berkekuatan di atas empat skala Richter, terjadi dalam kurun waktu kurang dari sepekan, dan gempa terakhir kali terjadi pada Senin malam (waktu setempat) dengan kekuatan 4,5 skala Richter, ujar Profesor Kacho Karume, selaku kepala Observatorium Vulkanologi Goma (OVG), kepada AFP.&nbsp;</p><p>Gempa memang bukan peristiwa langka di wilayah timur RD Kongo, kawasan yang berlokasi dekat Rwanda, Burundi dan Tanzania.&nbsp;</p><p>Namun, rentetan gempa terakhir mengindikasikan cekungan Danau Kivu --salah satu danau terbesar di Afrika-- menunjukkan aktivitas kegempaan yang kian aktif, ujar Karume.&nbsp;</p><p>"Dalam beberapa hari ke depan, warga harus bersiap menghadapi potensi gempa lebih dahsyat dengan kekuatan di atas lima skala Richter, hingga aktivitas cekungan Danau Kivu berhenti," ujar Karume.</p><p>Gempa terakhir terjadi dekat Bukavu, ibu kota Provinsi Kivu Selatan, ujar Profesor Prince Kaleme, kepala Pusat Riset Ilmu Pengetahuan Alam (CRSN) di Lwiro seperti dilansir stasiun radio PBB Okapi.</p><p>Kaleme mengatakan ia khawatir mengenai gempa yang kian intensif.&nbsp;</p><p>Kepala daerah Walungu, Dominique Bofono, mengatakan tidak ada korban jiwa, tetapi sejumlah sekolah dan gereja rusak atau hancur. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Bencana Alam | 24 Oktober 2018 - 08:47 WIB

Gunung Anak Krakatau alami 336 kegempaan letusan

Liga Champions | 24 Oktober 2018 - 08:26 WIB

Real Madrid pungkasi paceklik kemenangan, atasi Plzen 2-1

Aktual Dalam Negeri | 24 Oktober 2018 - 08:07 WIB

Moeldoko: 8,7 juta pengangguran terserap, kemiskinan tinggal 9,8 persen

Ekonomi | 24 Oktober 2018 - 07:58 WIB

Pengamat: Polemik data beras baiknya diselesaikan akarnya

<p>Pakar seismologi Republik Demokratik Kongo, Selasa (5/12), mengaku khawatir setelah empat gempa ringan mengguncang wilayah timur negara itu.&nbsp;</p><p>Empat gempa, yang masing-masing berkekuatan di atas empat skala Richter, terjadi dalam kurun waktu kurang dari sepekan, dan gempa terakhir kali terjadi pada Senin malam (waktu setempat) dengan kekuatan 4,5 skala Richter, ujar Profesor Kacho Karume, selaku kepala Observatorium Vulkanologi Goma (OVG), kepada AFP.&nbsp;</p><p>Gempa memang bukan peristiwa langka di wilayah timur RD Kongo, kawasan yang berlokasi dekat Rwanda, Burundi dan Tanzania.&nbsp;</p><p>Namun, rentetan gempa terakhir mengindikasikan cekungan Danau Kivu --salah satu danau terbesar di Afrika-- menunjukkan aktivitas kegempaan yang kian aktif, ujar Karume.&nbsp;</p><p>"Dalam beberapa hari ke depan, warga harus bersiap menghadapi potensi gempa lebih dahsyat dengan kekuatan di atas lima skala Richter, hingga aktivitas cekungan Danau Kivu berhenti," ujar Karume.</p><p>Gempa terakhir terjadi dekat Bukavu, ibu kota Provinsi Kivu Selatan, ujar Profesor Prince Kaleme, kepala Pusat Riset Ilmu Pengetahuan Alam (CRSN) di Lwiro seperti dilansir stasiun radio PBB Okapi.</p><p>Kaleme mengatakan ia khawatir mengenai gempa yang kian intensif.&nbsp;</p><p>Kepala daerah Walungu, Dominique Bofono, mengatakan tidak ada korban jiwa, tetapi sejumlah sekolah dan gereja rusak atau hancur. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com