Kamis, 20 September 2018 | 00:44 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Wapres JK: Pemindahan Kedubes AS perkeruh situasi Timteng

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Wakil Presiden RI M. Jusuf Kalla (JK). Sumber foto: http://bit.ly/2zQZnzz
Wakil Presiden RI M. Jusuf Kalla (JK). Sumber foto: http://bit.ly/2zQZnzz
<p>Wakil Presiden RI M. Jusuf Kalla (JK) menilai rencana Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memindahkan kedutaan besarnya di Israel ke Yerusalem akan memperkeruh situasi politik di wilayah Timur Tengah.&nbsp;</p><p>"Risikonya. politik di Timur Tengah akan ruwet, karena sumber dari pada banyak keruwetan itu ya konflik Palestina dan Israel," ujar Wapres di Jakarta, Rabu (6/12).</p><p>Wapres Kalla menegaskan bahwa posisi Indonesia sudah jelas tidak sependapat dengan AS, dan tidak memindahkan kedutaan besarnya ke Yerusalem.&nbsp;</p><p>Selain memperkeruh situasi di Timur Tengah, menurut Wapres JK, juga akan sulit bagi usaha AS untuk menjadi penengah dalam konflik Palestina-Israel.&nbsp;</p><p>Sebelumnya, Trump pada Selasa (5/12) mengatakan kepada para pemimpin negara-negara Arab terkait rencananya memindahkan Kedubes AS di Israel ke Yerusalem.</p><p>Beberapa pejabat tinggi AS sebelumnya mengatakan bahwa Trump kemungkinan pada Rabu akan menyatakan pengakuan bahwa Yerusalem merupakan ibu kota negara Israel, namun akan menunda pemindahan kedutaan dari Tel Aviv selama enam bulan.</p><p>Menurut sejumlah pejabat AS, Trump diperkirakan akan menandatangani keputusan yang menetapkan bahwa AS masih mempertahankan kedutaan di Tel Aviv selama enam bulan lagi, namun akan berusaha untuk mempercepat pemindahan.</p><p>"Pemerintahan Trump akan memerlukan waktu untuk menangani masalah logistik seperti belum adanya gedung kedutaan serta perumahan yang aman bagi para anggota staf di Yerusalem," menurut seorang pejabat AS.</p><p>Israel merebut Yerusalem Timur Arab dalam perang Timur Tengah pada 1967, kemudian mencaploknya. Langkah Israel itu tidak diakui keabsahannya oleh masyarakat internasional.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 September 2018 - 21:39 WIB

Dua paket misterius dari China buat heboh Bawaslu Sumut

Sosbud | 19 September 2018 - 21:12 WIB

Bubur Asyura, makanan khas penanda buka luwur Sunan Kudus

Pemilihan Presiden 2019 | 19 September 2018 - 20:57 WIB

Pakar: Perang kata-kata dan tagar bisa picu perpecahan

Aktual Dalam Negeri | 19 September 2018 - 20:36 WIB

Bekraf gelar sosialisasi hak kekayaan intelektual untuk pelaku ekonomi kreatif

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

Senin, 17 September 2018 - 06:47 WIB

Kemenkominfo buka beasiswa pelatihan digital

Minggu, 16 September 2018 - 14:48 WIB

Kalapas Sukamiskin benarkan Sel Setnov lebih luas

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com