Senin, 23 Juli 2018 | 18:58 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Marsekal Hadi: TNI harus bertransformasi jadi organisasi profesional

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Sumber Foto: http://bit.ly/2Bz5KIf
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Sumber Foto: http://bit.ly/2Bz5KIf
<p>Calon Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan TNI harus bertransformasi menjadi institusi pertahanan yang profesional, modern, dan tangguh supaya bisa menjalankan tugas pertahanan-keamanan dengan baik.</p><p>"TNI perlu transformasi diri menjadi organisasi pertahanan negara yang profesional, modern, dan tangguh. Dan untuk menjadikan institusi tersebut sesuai semangat transformasi maka diperlukan payung hukum yang kuat," kata Hadi dalam uji kelayakan dan kepatutan di Ruang Rapat Komisi I DPR, kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (6/12).</p><p>Transformasi itu, ia menjelaskan, perlu dilakukan karena perkembangan signifikan dalam teknologi informasi, komunikasi dan transportasi telah mengubah model interaksi paling hakiki antarmanusia dan antar-negara, yang telah menyebabkan perubahan besar yang memunculkan bentuk friksi dan konflik baru yang berbeda dari sebelumnya.</p><p>"Dari hal itu akan muncul fenomena baru yang dengan sendirinya mengubah perspektif ancaman pertahanan negara," ujarnya.</p><p>Hadi juga menyebut perlunya penyesuaian doktrin yang integratif; pembangunan sumber daya manusia berjiwa satria, militan dan profesional; serta dukungan kelengkapan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) yang modern untuk melaksanakan tugas dengan baik sesuai amanat konstitusi.</p><p>Dalam uji kelayakan yang diselenggarakan oleh DPR itu, dia juga memaparkan potensi-potensi ancaman terhadap pertahanan dan keamanan nasional serta kebutuhan untuk mengantisipasinya.</p><p>Setelah penyampaian visi dan misi dari Marsekal Hadi selaku calon Panglima TNI, DPR melakukan pendalaman materi dalam sesi tertutup dalam uji kelayakan dan kepatutan itu.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Politik | 23 Juli 2018 - 18:57 WIB

Malam ini, Jokowi bertemu ketum parpol koalisi

Megapolitan | 23 Juli 2018 - 18:43 WIB

JPO di kawasan Bundaran HI akan dirobohkan

Megapolitan | 23 Juli 2018 - 18:27 WIB

Pria diduga bunuh diri di Blok M

Asian Games 2018 | 23 Juli 2018 - 18:15 WIB

Infrastruktur Asian Games siap diresmikan 1 Agustus

Aktual Dalam Negeri | 23 Juli 2018 - 17:54 WIB

Peringati HBA ke-58, berbakti sepenuh hati menjaga negeri

Asian Games 2018 | 23 Juli 2018 - 17:48 WIB

Relawan Asian Games dapat tiket bus Transjakarta gratis

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com