Rabu, 24 Oktober 2018 | 08:55 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Marsekal Hadi: TNI harus bertransformasi jadi organisasi profesional

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Sumber Foto: http://bit.ly/2Bz5KIf
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Sumber Foto: http://bit.ly/2Bz5KIf
<p>Calon Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan TNI harus bertransformasi menjadi institusi pertahanan yang profesional, modern, dan tangguh supaya bisa menjalankan tugas pertahanan-keamanan dengan baik.</p><p>"TNI perlu transformasi diri menjadi organisasi pertahanan negara yang profesional, modern, dan tangguh. Dan untuk menjadikan institusi tersebut sesuai semangat transformasi maka diperlukan payung hukum yang kuat," kata Hadi dalam uji kelayakan dan kepatutan di Ruang Rapat Komisi I DPR, kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (6/12).</p><p>Transformasi itu, ia menjelaskan, perlu dilakukan karena perkembangan signifikan dalam teknologi informasi, komunikasi dan transportasi telah mengubah model interaksi paling hakiki antarmanusia dan antar-negara, yang telah menyebabkan perubahan besar yang memunculkan bentuk friksi dan konflik baru yang berbeda dari sebelumnya.</p><p>"Dari hal itu akan muncul fenomena baru yang dengan sendirinya mengubah perspektif ancaman pertahanan negara," ujarnya.</p><p>Hadi juga menyebut perlunya penyesuaian doktrin yang integratif; pembangunan sumber daya manusia berjiwa satria, militan dan profesional; serta dukungan kelengkapan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) yang modern untuk melaksanakan tugas dengan baik sesuai amanat konstitusi.</p><p>Dalam uji kelayakan yang diselenggarakan oleh DPR itu, dia juga memaparkan potensi-potensi ancaman terhadap pertahanan dan keamanan nasional serta kebutuhan untuk mengantisipasinya.</p><p>Setelah penyampaian visi dan misi dari Marsekal Hadi selaku calon Panglima TNI, DPR melakukan pendalaman materi dalam sesi tertutup dalam uji kelayakan dan kepatutan itu.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Bencana Alam | 24 Oktober 2018 - 08:47 WIB

Gunung Anak Krakatau alami 336 kegempaan letusan

Liga Champions | 24 Oktober 2018 - 08:26 WIB

Real Madrid pungkasi paceklik kemenangan, atasi Plzen 2-1

Aktual Dalam Negeri | 24 Oktober 2018 - 08:07 WIB

Moeldoko: 8,7 juta pengangguran terserap, kemiskinan tinggal 9,8 persen

Ekonomi | 24 Oktober 2018 - 07:58 WIB

Pengamat: Polemik data beras baiknya diselesaikan akarnya

<p>Calon Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan TNI harus bertransformasi menjadi institusi pertahanan yang profesional, modern, dan tangguh supaya bisa menjalankan tugas pertahanan-keamanan dengan baik.</p><p>"TNI perlu transformasi diri menjadi organisasi pertahanan negara yang profesional, modern, dan tangguh. Dan untuk menjadikan institusi tersebut sesuai semangat transformasi maka diperlukan payung hukum yang kuat," kata Hadi dalam uji kelayakan dan kepatutan di Ruang Rapat Komisi I DPR, kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (6/12).</p><p>Transformasi itu, ia menjelaskan, perlu dilakukan karena perkembangan signifikan dalam teknologi informasi, komunikasi dan transportasi telah mengubah model interaksi paling hakiki antarmanusia dan antar-negara, yang telah menyebabkan perubahan besar yang memunculkan bentuk friksi dan konflik baru yang berbeda dari sebelumnya.</p><p>"Dari hal itu akan muncul fenomena baru yang dengan sendirinya mengubah perspektif ancaman pertahanan negara," ujarnya.</p><p>Hadi juga menyebut perlunya penyesuaian doktrin yang integratif; pembangunan sumber daya manusia berjiwa satria, militan dan profesional; serta dukungan kelengkapan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) yang modern untuk melaksanakan tugas dengan baik sesuai amanat konstitusi.</p><p>Dalam uji kelayakan yang diselenggarakan oleh DPR itu, dia juga memaparkan potensi-potensi ancaman terhadap pertahanan dan keamanan nasional serta kebutuhan untuk mengantisipasinya.</p><p>Setelah penyampaian visi dan misi dari Marsekal Hadi selaku calon Panglima TNI, DPR melakukan pendalaman materi dalam sesi tertutup dalam uji kelayakan dan kepatutan itu.(Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com