Minggu, 16 Desember 2018 | 04:54 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Indonesia dan New Zealand tanggulangi perdagangan manusia gaya baru

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Kerjasama Indonesia dan New Zealand. Foto: Redaksi/Istimewa.
Kerjasama Indonesia dan New Zealand. Foto: Redaksi/Istimewa.
<p>Indonesia dan Selandia Bary telah menyepakati <i>The 6th Bilateral Working Group</i> (BWG) pada 11 April 2017. Isi pembahasannya adalah penanggulangan kejahatan lintas negara.</p><p><br></p><p>Salah satunya adalah kasus perdagangan manusia yang kini memiliki fenomena baru. </p><p><br></p><p>“Ada fenomena baru dari pelaku perdagangan manusia. Saat ini lebih cenderung sebagai Migran Ekonomi,” kata Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri, Komjen Pol. Ari Dono Sukmanto di Markas Kepolisian Selandia Baru di Wellington dalam keterangan tertulisnya yang diterima<i> <strong>redaksi elshinta.com</strong></i>, Rabu (6/12).</p><p><br></p><p>Wakil Kepala Kepolisian Selandia Baru Mike Clement memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kepolisian Republik Indonesia atas capaian kerjasama dalam penanganan penyelundupan manusia (people smuggling).</p><p><br></p><p>“Kami (Selandia Baru) memiliki permasalahan yang sama untuk penyelundupan manusia, dan kami berterima kasih atas kerjasama yang telah dilakukan bersama kedua negara,” katanya.</p><p><br></p><p>Ari Dono menambahkan, pola baru terus dilakukan oleh penyelundup manusia. “Salah satunya pada 9 Agustus 2017 silam. Saat itu, kapal berbendara Srilanka terdampar di laut Nias Utara,” ungkap Ari Dono.</p><p><br></p><p>Dari hasil pemeriksaan Satgas People Smuggling Bareskrim Polri diketahui, kapal penumpang berkewarganegaraan Srilanka sejumlah 33 tersebut menuju ke Selandia Baru yang diorganisir oleh penyelundup dari Srilanka.</p><p><br></p><p>Pada 26 Oktober 2017, sebanyak 41 orang asal Vietnam rencananya akan diselundupkan ke Selandia Baru. Tapi kemudian, kapal yang mengangkut terdampar di pulau Tablolong NTT. Kasus itu saat ini masih dalam proses penyidikan.</p><p><br></p><p>Clement menambahkan, Selandia Baru menetapkan penyelundupan manusia adalah tindakan kriminal. “Tertangkap langsung dipenjara. Meskipun lolos, pastinya akan sulit mendapatkan status kewarganegaraan,” kata Clement.</p><p><br></p><p>Ari Dono melanjutkan koordinasi Indonesia dan Selandia Baru harus segera ditingkatkan utamanya intensifitas dan koordinasi</p><p><br></p><p>“Selain itu, kurangnya personil. Serta intensifitas koordinasi antara Indonesia dengan Selandia Baru. Semuanya mesti segera diharmonisasi. Untuk penyegeraan pengungkapan para pelaku perdagangan manusia,” tambahnya. </p><p><br></p><p>Ari Dono memastikan, hasil pertemuan itu akan menjadi sinyal positif memberantas salah satu kejahatan HAM ini. </p><p><br></p><p>“Indonesia dan Selandia Baru sepakat meningkatkan upaya pendeteksian terkait para sindikat yang beroperasi di masing-masing wilayah. Selain itu juga, peningkatan kualitas dan kemampuan personel perdagangan manusia,” pungkas Ari Dono.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Peristiwa Hari Ini | 15 Desember 2018 - 23:56 WIB

Kabar duka, Rois Syuriah PCNU Malang, KH Buchori Amin meninggal dunia

Kriminalitas | 15 Desember 2018 - 21:59 WIB

Petani mengeluh sayurannya banyak dicuri

Politik | 15 Desember 2018 - 21:39 WIB

PDI Perjuangan sanggah tuduhan pengrusakan bendera Demokrat

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 21:07 WIB

KPU soal kotak suara berbahan karton

<p>Indonesia dan Selandia Bary telah menyepakati <i>The 6th Bilateral Working Group</i> (BWG) pada 11 April 2017. Isi pembahasannya adalah penanggulangan kejahatan lintas negara.</p><p><br></p><p>Salah satunya adalah kasus perdagangan manusia yang kini memiliki fenomena baru. </p><p><br></p><p>“Ada fenomena baru dari pelaku perdagangan manusia. Saat ini lebih cenderung sebagai Migran Ekonomi,” kata Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri, Komjen Pol. Ari Dono Sukmanto di Markas Kepolisian Selandia Baru di Wellington dalam keterangan tertulisnya yang diterima<i> <strong>redaksi elshinta.com</strong></i>, Rabu (6/12).</p><p><br></p><p>Wakil Kepala Kepolisian Selandia Baru Mike Clement memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kepolisian Republik Indonesia atas capaian kerjasama dalam penanganan penyelundupan manusia (people smuggling).</p><p><br></p><p>“Kami (Selandia Baru) memiliki permasalahan yang sama untuk penyelundupan manusia, dan kami berterima kasih atas kerjasama yang telah dilakukan bersama kedua negara,” katanya.</p><p><br></p><p>Ari Dono menambahkan, pola baru terus dilakukan oleh penyelundup manusia. “Salah satunya pada 9 Agustus 2017 silam. Saat itu, kapal berbendara Srilanka terdampar di laut Nias Utara,” ungkap Ari Dono.</p><p><br></p><p>Dari hasil pemeriksaan Satgas People Smuggling Bareskrim Polri diketahui, kapal penumpang berkewarganegaraan Srilanka sejumlah 33 tersebut menuju ke Selandia Baru yang diorganisir oleh penyelundup dari Srilanka.</p><p><br></p><p>Pada 26 Oktober 2017, sebanyak 41 orang asal Vietnam rencananya akan diselundupkan ke Selandia Baru. Tapi kemudian, kapal yang mengangkut terdampar di pulau Tablolong NTT. Kasus itu saat ini masih dalam proses penyidikan.</p><p><br></p><p>Clement menambahkan, Selandia Baru menetapkan penyelundupan manusia adalah tindakan kriminal. “Tertangkap langsung dipenjara. Meskipun lolos, pastinya akan sulit mendapatkan status kewarganegaraan,” kata Clement.</p><p><br></p><p>Ari Dono melanjutkan koordinasi Indonesia dan Selandia Baru harus segera ditingkatkan utamanya intensifitas dan koordinasi</p><p><br></p><p>“Selain itu, kurangnya personil. Serta intensifitas koordinasi antara Indonesia dengan Selandia Baru. Semuanya mesti segera diharmonisasi. Untuk penyegeraan pengungkapan para pelaku perdagangan manusia,” tambahnya. </p><p><br></p><p>Ari Dono memastikan, hasil pertemuan itu akan menjadi sinyal positif memberantas salah satu kejahatan HAM ini. </p><p><br></p><p>“Indonesia dan Selandia Baru sepakat meningkatkan upaya pendeteksian terkait para sindikat yang beroperasi di masing-masing wilayah. Selain itu juga, peningkatan kualitas dan kemampuan personel perdagangan manusia,” pungkas Ari Dono.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com