Minggu, 16 Desember 2018 | 07:20 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

130 jurnalis ikuti sosialisasi dan simulasi UKW

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Sumber foto: Duddy Supriyadi/Radio Elshinta
Sumber foto: Duddy Supriyadi/Radio Elshinta
<p>Sebanyak 130 jurnalis mengikuti sosialisasi dan simulasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pokja Kota Bandung, Jawa Barat.</p><p> Sosialisasi dan simulasi UKW bertempat di salah satu hotel di&nbsp;Jalan Setiabudhi 35 Bandung, Rabu (6/12), seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Duddy Supriyadi.&nbsp; </p><p> Agenda yang bertema 'Mempersiapkan Wartawan Profesional Sesuai Standar Kompetensi' ini diikuti perwakilan dari media cetak, elektronik, dan online. </p><p> "Para peserta tergabung dalam Pokja wartawan liputan Kota Bandung, wartawan Pokja Kejaksaan-Pengadilan-Kehakiman, Kepolisian dan lainnya," kata Ketua Pelaksana acara, Rian Andrian.&nbsp; </p><p> Sementara itu Ketua PWI Pokja Kota Bandung, Hardiansyah mengatakan, profesi wartawan harus memenuhi dua persyaratan, yakni memahami dan memiliki kode etik serta mempunyai standar kompetensi kewartawanan melalui UKW.&nbsp; </p><p> UKW merupakan upaya sistematis dari PWI pusat serta Dewan Pers untuk menjadikan para wartawan dapat bekerja secara profesional.&nbsp; </p><p> UKW menurut Andi, sapaan akrab Hardiansyah wajib diikuti untuk menjaga profesionalitas profesi wartawan. </p><p> "Jadi memang diharuskan memiliki kompetensi, tentunya telah dicanangkan oleh PWI pusat," tukasnya.&nbsp; </p><p> Meskipun diwajibkan, namun ia tidak menyangkal ketika masih banyak wartawan menghindari UKW ini.&nbsp; "Jadi momok baru, bahwa keprofesionalan wartawan itu dirasa berat," terangnya. &nbsp; </p><p> Padahal UKW diselenggarakan untuk membuat wartawan itu bekerja secara profesional dan terukur sehingga netral dalam pemberitaan. </p><p> Andi menegaskan, sosialisasi dan simulasi UKW ini bisa dijadikan pijakan awal bagi para wartawan, khususnya lingkup Pokja Kota Bandung agar semakin profesional.</p><p><br></p><p>Penulis: Angga Kusuma.</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Bencana Alam | 16 Desember 2018 - 07:12 WIB

Longsor akibatkan 3 rumah di Ponorogo rusak

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 06:49 WIB

Suami kalahkan isteri dalam Pilkades di Kotim

Liga Italia | 16 Desember 2018 - 06:26 WIB

Penalti Icardi amankan kemenangan Inter atas Udinese

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 06:16 WIB

TNI minta masyarakat Sulbar jaga kondusifitas Natal

Peristiwa Hari Ini | 15 Desember 2018 - 23:56 WIB

Kabar duka, Rois Syuriah PCNU Malang, KH Buchori Amin meninggal dunia

<p>Sebanyak 130 jurnalis mengikuti sosialisasi dan simulasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pokja Kota Bandung, Jawa Barat.</p><p> Sosialisasi dan simulasi UKW bertempat di salah satu hotel di&nbsp;Jalan Setiabudhi 35 Bandung, Rabu (6/12), seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Duddy Supriyadi.&nbsp; </p><p> Agenda yang bertema 'Mempersiapkan Wartawan Profesional Sesuai Standar Kompetensi' ini diikuti perwakilan dari media cetak, elektronik, dan online. </p><p> "Para peserta tergabung dalam Pokja wartawan liputan Kota Bandung, wartawan Pokja Kejaksaan-Pengadilan-Kehakiman, Kepolisian dan lainnya," kata Ketua Pelaksana acara, Rian Andrian.&nbsp; </p><p> Sementara itu Ketua PWI Pokja Kota Bandung, Hardiansyah mengatakan, profesi wartawan harus memenuhi dua persyaratan, yakni memahami dan memiliki kode etik serta mempunyai standar kompetensi kewartawanan melalui UKW.&nbsp; </p><p> UKW merupakan upaya sistematis dari PWI pusat serta Dewan Pers untuk menjadikan para wartawan dapat bekerja secara profesional.&nbsp; </p><p> UKW menurut Andi, sapaan akrab Hardiansyah wajib diikuti untuk menjaga profesionalitas profesi wartawan. </p><p> "Jadi memang diharuskan memiliki kompetensi, tentunya telah dicanangkan oleh PWI pusat," tukasnya.&nbsp; </p><p> Meskipun diwajibkan, namun ia tidak menyangkal ketika masih banyak wartawan menghindari UKW ini.&nbsp; "Jadi momok baru, bahwa keprofesionalan wartawan itu dirasa berat," terangnya. &nbsp; </p><p> Padahal UKW diselenggarakan untuk membuat wartawan itu bekerja secara profesional dan terukur sehingga netral dalam pemberitaan. </p><p> Andi menegaskan, sosialisasi dan simulasi UKW ini bisa dijadikan pijakan awal bagi para wartawan, khususnya lingkup Pokja Kota Bandung agar semakin profesional.</p><p><br></p><p>Penulis: Angga Kusuma.</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com