Minggu, 21 Oktober 2018 | 09:49 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Muhammadiyah salurkan perlengkapan sekolah korban bencana DIY

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: http://bit.ly/2Az2c9v
Ilustrasi. Sumber foto: http://bit.ly/2Az2c9v
<p>Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta menyalurkan 1.000 paket perlengkapan sekolah untuk warga provinsi ini terdampak bencana banjir, angin kencang, dan tanah longsor yang dipicu siklon tropis Cempaka.</p><p>Kepala Posko Induk Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PW Muhammadiyah DIY, Agung Nugroho di Yogyakarta, Rabu, mengatakan bantuan paket perlengkapan sekolah cukup mendesak karena banyak korban terdampak bencana, khususnya siswa sekolah dasar (SD) maupun sekolah menengah pertama (SMP) yang sedang menghadapi ujian nasional.</p><p>"Banyak buku pelajaran dan perlengkapan sekolah mereka yang rusak atau hanyut terkena banjir," kata dia.</p><p>Ia mengatakan perlengkapan paket sekolah yang disalurkan berupa tas, seragam TK-SD-SMP, buku-buku pelajaran, serta alat tulis lainnya. Saat ini, pihaknya masih terus menggalang sumbangan dari warga Muhammadiyah maupun masyarakat umum untuk mencapai 1.000 paket yang dibutuhkan.</p><p>Menurut Agung, sebanyak 1.000 paket perlengkapan sekolah disalurkan secara bertahap. Penyaluran tahap pertama diprioritaskan untuk warga terdampak bencana banjir di Kabupaten Bantul yang dinilai paling parah mengalami kerusakan perlengkapan sekolah, dilanjutkan Gunung Kidul, Kulon Progo, Sleman, serta Kota Yogyakarta.</p><p>"Bantul kami anggap paling membutuhkan karena paling banyak siswa yang kehilangan perlengkapan sekolahnya karena banjir," kata dia.</p><p>Selain paket perlengkapan sekolah, menurut dia, MDMC PW Muhammadiyah DIY juga menyalurkan bantuan logistik lainnya seperti makanan, selimut, kebutuhan bayi, air minum, terpal, alas tidur, serta sarung.</p><p>Bantuan logostik itu telah disalurkan dan dihimpun dari masyarakat sejak kejadian bencana pada 28 dan 29 November hingga saat ini.&nbsp;</p><p>Menurut dia, bantuan yang selama ini diterima baik berupa uang tunai maupun barang bukan hanya dari warga Muhammadiyah, melainkan juga masyarakat umum baik perseorangan maupun lembaga. Bagi masyarakat yang ingin membeikan bantuan, dapat menghubungi call center MDMC PW Muhammadiyah DIY 085950403888 atau melalui rekening BNI Syariah LazisMu 045-2599-825.</p><p>"Berdasarkan bantuan yang kami himpun hingga saat ini, kami menilai inisiatif dan kesadaran masyarakat DIY untuk membantu sesama cukup besar," kata dia.</p><p>Berdasarkan data terakhir dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana BPBD DIY tercatat sebabyak 8.453 jiwa yang tersebar di lima kabupaten/kota terdampak bencana banjir, longsor, dan angin kencang?yang dipicu siklon tropis Cempaka.</p><p>Jumlah warga terdampak atau pengungsi itu terdiri atas 151 jiwa di Kota Yogyakarta, 3.274 jiwa di Kabupaten Gunung Kidul, 4.756 jiwa di Kabupaten Bantul, 214 jiwa di Kabupaten Sleman dan 58 jiwa di Kabupaten Kulon Progo.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 21 Oktober 2018 - 09:41 WIB

Salah sasaran, seorang remaja tewas dibacok

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 09:28 WIB

66 hari diterapkan, 36.643 pengendara langgar ganjil genap

Pembangunan | 21 Oktober 2018 - 09:15 WIB

Presiden resmikan Tol Bocimi akhir Oktober

Amerika | 21 Oktober 2018 - 08:50 WIB

Trump: AS akan mundur dari perjanjian nuklir dengan Rusia

Liga Italia | 21 Oktober 2018 - 08:26 WIB

Bermain imbang, Genoa akhiri start sempurna Juventus

<p>Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta menyalurkan 1.000 paket perlengkapan sekolah untuk warga provinsi ini terdampak bencana banjir, angin kencang, dan tanah longsor yang dipicu siklon tropis Cempaka.</p><p>Kepala Posko Induk Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PW Muhammadiyah DIY, Agung Nugroho di Yogyakarta, Rabu, mengatakan bantuan paket perlengkapan sekolah cukup mendesak karena banyak korban terdampak bencana, khususnya siswa sekolah dasar (SD) maupun sekolah menengah pertama (SMP) yang sedang menghadapi ujian nasional.</p><p>"Banyak buku pelajaran dan perlengkapan sekolah mereka yang rusak atau hanyut terkena banjir," kata dia.</p><p>Ia mengatakan perlengkapan paket sekolah yang disalurkan berupa tas, seragam TK-SD-SMP, buku-buku pelajaran, serta alat tulis lainnya. Saat ini, pihaknya masih terus menggalang sumbangan dari warga Muhammadiyah maupun masyarakat umum untuk mencapai 1.000 paket yang dibutuhkan.</p><p>Menurut Agung, sebanyak 1.000 paket perlengkapan sekolah disalurkan secara bertahap. Penyaluran tahap pertama diprioritaskan untuk warga terdampak bencana banjir di Kabupaten Bantul yang dinilai paling parah mengalami kerusakan perlengkapan sekolah, dilanjutkan Gunung Kidul, Kulon Progo, Sleman, serta Kota Yogyakarta.</p><p>"Bantul kami anggap paling membutuhkan karena paling banyak siswa yang kehilangan perlengkapan sekolahnya karena banjir," kata dia.</p><p>Selain paket perlengkapan sekolah, menurut dia, MDMC PW Muhammadiyah DIY juga menyalurkan bantuan logistik lainnya seperti makanan, selimut, kebutuhan bayi, air minum, terpal, alas tidur, serta sarung.</p><p>Bantuan logostik itu telah disalurkan dan dihimpun dari masyarakat sejak kejadian bencana pada 28 dan 29 November hingga saat ini.&nbsp;</p><p>Menurut dia, bantuan yang selama ini diterima baik berupa uang tunai maupun barang bukan hanya dari warga Muhammadiyah, melainkan juga masyarakat umum baik perseorangan maupun lembaga. Bagi masyarakat yang ingin membeikan bantuan, dapat menghubungi call center MDMC PW Muhammadiyah DIY 085950403888 atau melalui rekening BNI Syariah LazisMu 045-2599-825.</p><p>"Berdasarkan bantuan yang kami himpun hingga saat ini, kami menilai inisiatif dan kesadaran masyarakat DIY untuk membantu sesama cukup besar," kata dia.</p><p>Berdasarkan data terakhir dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana BPBD DIY tercatat sebabyak 8.453 jiwa yang tersebar di lima kabupaten/kota terdampak bencana banjir, longsor, dan angin kencang?yang dipicu siklon tropis Cempaka.</p><p>Jumlah warga terdampak atau pengungsi itu terdiri atas 151 jiwa di Kota Yogyakarta, 3.274 jiwa di Kabupaten Gunung Kidul, 4.756 jiwa di Kabupaten Bantul, 214 jiwa di Kabupaten Sleman dan 58 jiwa di Kabupaten Kulon Progo.(Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com