Rabu, 18 Juli 2018 | 17:38 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

/

Kenali gangguan mental perempuan usai melahirkan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: http://bit.ly/2itYAxm
Ilustrasi. Sumber foto: http://bit.ly/2itYAxm
<p>Para perempuan usai melahirkan berisiko terkena gangguan kejiwaan atau mental walau memang tak semua mengalaminya.</p><p>Salah satu yang paling ringan dan sering adalah baby blues. Kondisi yang dialami 80 persen perempuan itu ditandai dengan emosi ibu yang mudah naik dan turun, mudah marah, mudah tersinggung dan sering menangis.</p><p>"Biasanya berlangsung sebentar, dua minggu atau paling lama satu bulan. Itu normal, masih wajar," ujar psikolog anak dan keluarga, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi.,dalam diskusi media di Jakarta, Rabu.</p><p>Pada tahap yang lebih parah, bisa muncul gangguan yang dinamakan postpartum depression. </p><p>Vera mengatakan kondisi ini salah satunya ditandai munculnya keinginan untuk bunuh diri.</p><p>"Gejalanya biasanya muncul rasa bersalah berlebihan, kecemasan, tidak bisa tidur atau bahkan ingin tidur terus, ada keinginan untuk bunuh diri, menjauh dari orang lain," kata dia.</p><p>Sekitar 13 persen perempuan bisa mengalami kondisi yang biasanya berlangsung hingga setahun itu.</p><p>Pada tahap yang lebih menakutkan, ada gangguan yang disebut postpartum psikosis. Berbeda dari dua jenis gangguan jiwa lainnya, kondisi ini biasanya terjadi hanya sesaat. Namun dampaknya cukup fatal.</p><p>"Datangnya tiba-tiba, ada keinginan menyakiti bayinya, ibu mengalami halusinasi, delusi, seakan melihat bayinya bentuknya lain makanya ada keinginan menyakiti bayinya. September lalu, ada kasus bayi memutilasi bayinya," papar Vera.</p><p>Munculnya gangguan jiwa ini biasanya beragam, dua di antaranya karena lelah dan ketidaksiapan ibu mengalami perubahan drastis pada dirinya.</p><p>"Mengapa rentan? Karena capek. Ketika hamil terus melahirkan ada perubahan drastis, lebih sensitif, kehilangan kebebasan, perubahan fisik, realita tak sesuai yang diharapkan," tutur Vera.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 18 Juli 2018 - 17:33 WIB

Seorang pria tewas tertabrak KA Parahyangan di Purwakarta

Aktual Dalam Negeri | 18 Juli 2018 - 17:24 WIB

Presiden minta Zohri tingkatkan prestasi

Megapolitan | 18 Juli 2018 - 16:47 WIB

Rekayasa tol dalam kota tentukan kelancaran Asian Games 2018

Aktual Dalam Negeri | 18 Juli 2018 - 16:37 WIB

Temuan senpi ilegal di Morowali, ini tanggapan Komisi I DPR RI

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com