Rabu, 26 September 2018 | 18:40 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Timnas Indonesia gagal juara Aceh World Solidarity Cup 2017

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Timnas Indonesia gagal meraih juara pada turnamen sepak bola internasional Aceh World Solidarity Cup (AWSC) 2017 setelah kalah 0-1 atas Kirgiztan di laga pamungkas, Rabu (6/12). Sumber foto: http://bit.ly/2BNLIKS
Timnas Indonesia gagal meraih juara pada turnamen sepak bola internasional Aceh World Solidarity Cup (AWSC) 2017 setelah kalah 0-1 atas Kirgiztan di laga pamungkas, Rabu (6/12). Sumber foto: http://bit.ly/2BNLIKS
<p>Tim nasional (Timnas) Indonesia gagal meraih juara pada turnamen sepak bola internasional Aceh World Solidarity Cup (AWSC) 2017 setelah kalah 0-1 atas Kirgiztan di laga pamungkas.</p><p>Bertanding di Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh, Rabu (6/12) malam, gol satu-satunya pada laga tersebut diciptakan Saliev Askarbek, pemain belakang Kirgiztan pada menit ke-20.</p><p>Dihimpun <i>Antara,</i>&nbsp;bermain di hadapan ribuan pendukungnya, Indonesia sempat mendapat peluang emas di awal babak pertama melalui kaki Ilham Udin Armaiyn. Namun, peluang tersebut gagal membuah gol.</p><p>Di menit awal babak pertama, anak asuh Luis Milla terus berupaya mendobrak pertahanan Kirgiztan. Namun, ketatnya pertahanan lawan membuat serangan Febri dan kawan-kawan mampu dipatahkan pemain bawah Kirgistan.</p><p>Timnas akhirnya kebobolan di menit ke-20. Berawal dari bola liar di daerah pertahanan timnas, pemain bahwa Kirgiztan Saliev Askarbek mampu membobol gawang timnas yang dikawal Andritany.</p><p>Tertinggal satu gol membuat Evan Dimas dan kawan-kawan berupaya menyamakan kedudukan. Sejumlah peluang tidak berhasil membuahkan gol bagi Indonesia. Skor 0-1 untuk Kirgiztan bertahan hingga turun minum.</p><p>Di babak kedua, pemain timnas terus berupaya menggedor pertahanan Kirgiztan. Namun, lapangan yang berlumpur membuat para pemain kesulitan mengembangkan permainan, Pelatih Luis Milla memasukkan Saddil Ramdani dan Ilija Spaso di awal babak kedua. Namun, masuknya dua tenaga baru tersebut juga tidak mampu membuah gol untuk Indonesia.</p><p>Kendati mendapat tekanan, pemain Kirgiztan sempat beberapa kali melakukan serangan balik. Namun, serangan anak-anak Kirgiztan mampu dihalau Fachruddin dan kawan-kawan di lini belakang.</p><p>Di menit akhir babak kedua, timnas Indonesia mendapat peluang emas melalui kaki Evan Dimas. Namun, tendangan bebas mantan pemain U-19 itu membentur gawang Kirgiztan. </p><p>Lima menit menjelang babak kedua berakhir, Luis Milla memasukan Yabes Roni dan Egy Maulana. Namun, masuknya dua penyerang muda tersebut tidak mampu mengubah kedudukan. Skor akhir 0-1 untuk Kirgiztan bertahan hingga peluit panjang.</p><p>Dengan kemenangan tersebut, Kirgiztan berhak memboyong Piala AWSC 2017 dengan tiga kali menang tanpa kalah dan seri, sedangkan Timnas Indonesia berada di urutan kedua dengan dua kali menang dan satu kali kalah.</p><p>Aceh World Solidarity Cup 2017 diikuti empat negara. Selain Indonesia dan Kirgiztan, turnamen sepak bola tersebut juga diikuti timnas Brunai Darussalam dan Mongolia.</p><p>Sementara itu, pertandingan terakhir Mongolia melawan Brunei Darussalam dalam turnamen tersebut pada hari yang sama tidak digelar lagi, karena kondisi lapangan tidak layak digunakan lagi.</p><p>Sekretaris Jenderal (Sekjen) Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), Heru Nugroho mengungkapkan. setelah pemeriksaan kondisi lapangan oleh koordinator dan pengawas pertandingan memutuskan laga kedua hari terakhir AWS, Mongolia melawan Brunei Darussalam tidak digelar lagi.</p><p><br></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 26 September 2018 - 18:38 WIB

Ma`ruf Amin berterima kasih kepada keluarga Gus Dur

Ekonomi | 26 September 2018 - 18:17 WIB

Rupiah Rabu sore menguat tipis menjadi Rp14.891

Bencana Alam | 26 September 2018 - 18:06 WIB

Kabupaten Tambrauw diguncang gempa Magnitudo 5,4

Badminton | 26 September 2018 - 17:57 WIB

Tiga tunggal putra menangi laga Korea Terbuka

Ekonomi | 26 September 2018 - 17:48 WIB

Indef: Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III-2018, 5,1 persen

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com