Kamis, 20 September 2018 | 00:44 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Irak sebut pengakuan AS atas Yerusalem bawa konflik baru

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Sumber foto: http://bit.ly/2AZc52S
Sumber foto: http://bit.ly/2AZc52S
<p>Irak mengutuk keputusan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, dan mengatakan tindakan tersebut akan membawa wilayah itu ke ambang konflik baru, kata Kementerian Luar Negeri Irak pada Rabu (6/12).</p><p>"Kami mengutuk keputusan pemerintah AS, yang akan membuat wilayah ini dan bahkan dunia berada di ambang konflik baru," kata Menteri Luar Negeri Irak Ibrahim Al-Jafari di dalam satu pernyataan.</p><p>"Tindakan ini akan menciptakan suasana tegang dan memperparah kerusuhan yang telah diderita rakyat Palestina untuk waktu lama," tambah Al-Jafari, sebagaimana dikutip Xinhua, yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis (7/12) pagi.</p><p>Presiden AS Donald Trump pada Rabu mengumumkan pengakuan resminya atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.</p><p>Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson pada Rabu mengatakan Departemen Luar Negeri Amerika akan "segera" bertindak atas instruksi Presiden Donald Trump dan memulai persiapan untuk memindahkan Kedutaan Besar AS di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.</p><p>Pada Rabu pagi, dalam pidato yang ditayangkan televisi Trump mengatakan ia secara resmi mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel dan menginstruksikan Departemen Luar Negeri untuk memindahkan Kedutaan Besar AS ke kota itu.</p><p>Tillerson, yang sedang melakukan kunjungan ke Eropa, mengatakan di dalam satu pernyataan bahwa Amerika Serikat "telah berkonsultasi dengan banyak teman, mitra dan sekutu" sebelum keputusan Trump diumumkan.</p><p>Meskipun dipuji oleh Israel, pengumuman Trump segera menarik penentangan kuat dan kecaman luas dari negara Arab dan Eropa bahwa tindakan semacam itu akan mengobarkan ketegangan dan menyulut kerusuhan di Timur Tengah.</p><p>Tillerson mengatakan Amerika Serikat telah melakukan tindakan untuk melindungi rakyat Amerika di wilayah tersebut.</p><p>"Keselamatan orang Amerika adalah prioritas tertinggi Departemen Luar Negeri, dan sejalan dengan lembaga lain federal, kami telah menerapkan rencana keamanan yang kuat untuk melindungi keselamatan warga negara Amerika di wilayah yang terpengaruh," katanya.</p><p>Pengumuman Trump menandai pemisahan diri dramatis dari kebijakan luar negeri para pendahulunya. (Ant) </p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 September 2018 - 21:39 WIB

Dua paket misterius dari China buat heboh Bawaslu Sumut

Sosbud | 19 September 2018 - 21:12 WIB

Bubur Asyura, makanan khas penanda buka luwur Sunan Kudus

Pemilihan Presiden 2019 | 19 September 2018 - 20:57 WIB

Pakar: Perang kata-kata dan tagar bisa picu perpecahan

Aktual Dalam Negeri | 19 September 2018 - 20:36 WIB

Bekraf gelar sosialisasi hak kekayaan intelektual untuk pelaku ekonomi kreatif

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

Senin, 17 September 2018 - 06:47 WIB

Kemenkominfo buka beasiswa pelatihan digital

Minggu, 16 September 2018 - 14:48 WIB

Kalapas Sukamiskin benarkan Sel Setnov lebih luas

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com