Jumat, 15 Desember 2017

10 fraksi secara bulat setujui calon panglima TNI Hadi Tjahjanto

Kamis, 07 Desember 2017 08:05

Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2Bz5KIf Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2Bz5KIf
Ayo berbagi!

Setelah Komisi I DPR RI menyetujui pencalonan Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI, mampukah Hadi menjawab tantangan Presiden untuk menciptakan TNI yang jauh lebih profesional?

Kepada Elshinta, Kamis (7/12) pagi, Wakil Ketua DPR, TB Hasanuddin mengatakan, Komisi I telah melaksanakan fit and proper test terhadap Hadi Tjahjanto, pada Rabu (6/12), sejak pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Dalam fit and proper test, "pemeriksaan" yang pertama ialah terkait dengan kelengkapan surat-surat yang dibutuhkan menurut peraturan perundang-undangan. Setelah usai, dilanjutkan dengan paparan visi dan misi dan kemudian dilanjutkan dengan jabaran rencana kegiatan kerja ke depan. Setelahnya terdapat tanya jawab, dan lalu pada akhir rapat, pimpinan meminta pendapat dari para fraksi.

“Dari pendapat itulah, kesepuluh fraksi secara bulat setuju dan menyetujui calon panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Secara peraturan perundang-undangan terpenuhi, syarat untuk menjadi Panglima TNI tentu diajukan oleh Presiden. Sehingga Presiden sebelumnya sudah mencari data-data dan yang saya temui, informasi dari Presiden langsung bahwa Marsekal Hadi memenuhi syarat,” paparnya.

TB Hasanuddin memaparkan bahwa di dalam rapat, semua mengikuti amanat perundang-undangan yang ada. 

“Dia (Hadi Tjahjanto) adalah perwira tinggi yang masih aktif, kemudian kedua, dia sedang melakukan tugasnya sebagai Kepala Staff Angkatan Udara. Karena menurut aturan perundang-undangan, memang yang pertama harus perwira aktif, yang kedua tentu memenuhi boleh kepala staff angkatan laut, darat, dan udara, serta ada klausal dapat bergilir,” terangnya. 

Penulis: Yuno.

Editor: Dewi Rusiana. 

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-FrY

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar