Rabu, 24 Oktober 2018 | 08:54 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Menlu RI: Pengumuman Trump bahayakan perdamaian Palestina-Israel

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Sumber foto: http://bit.ly/2nCaM4q
Sumber foto: http://bit.ly/2nCaM4q
<p>Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi menyatakan, pengumuman Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai wilayah Israel telah membahayakan proses perdamaian Palestina dan Israel.</p><p>"Kita sangat 'concern' dengan rencana itu, dan kalau jadi dilakukan kita khawatir akan membahayakan proses perdamaian itu sendiri," katanya di Gedung Indonesia Conference and Exhibition (ICE) Serpong, Banten, Kamis (7/12).</p><p>Pemerintah Indonesia menilai bahwa pengumuman Trump yang dilakukan di Gedung Putih Washington DC, Rabu (6/12), pukul 13.00 waktu setempat atau pukul 01.00 WIB itu, akan merusak stabilitas kawasan Timur Tengah yang sebagian besar penyebabnya adalah konflik Palestina dan Israel.</p><p>"Kita juga khawatir pengumuman itu akan menciptakan instabilitas di kawasan Timur Tengah, jadi posisi kita sangat jelas," kata Retno, seperti dilansir <i>Antara</i>.</p><p>Pada Rabu (6/12) pukul 13.00 waktu setempat, Trump telah mengumumkan secara resmi pengakuan AS terhadap Yerusalem sebagai wilayah Israel dan akan memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.</p><p>Trump menyebut pengakuan Yerusalem sebagai milik Israel tidak lain sebagai pengungkapan fakta sebagaimana mestinya.</p><p>Padahal, Palestina akan menjadikan Yerusalem Timur sebagai ibu kota saat benar-benar merdeka karena wilayah tersebut masih dicaplok Israel.</p><p>Selain Indonesia yang terus mendukung kemerdekaan Palestina, kecaman atas rencana AS itu disampaikan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guteres, Paus Fransiskus, China, Uni Eropa, dan bahkan dari negara-negara sekutu AS.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Bencana Alam | 24 Oktober 2018 - 08:47 WIB

Gunung Anak Krakatau alami 336 kegempaan letusan

Liga Champions | 24 Oktober 2018 - 08:26 WIB

Real Madrid pungkasi paceklik kemenangan, atasi Plzen 2-1

Aktual Dalam Negeri | 24 Oktober 2018 - 08:07 WIB

Moeldoko: 8,7 juta pengangguran terserap, kemiskinan tinggal 9,8 persen

Ekonomi | 24 Oktober 2018 - 07:58 WIB

Pengamat: Polemik data beras baiknya diselesaikan akarnya

<p>Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi menyatakan, pengumuman Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai wilayah Israel telah membahayakan proses perdamaian Palestina dan Israel.</p><p>"Kita sangat 'concern' dengan rencana itu, dan kalau jadi dilakukan kita khawatir akan membahayakan proses perdamaian itu sendiri," katanya di Gedung Indonesia Conference and Exhibition (ICE) Serpong, Banten, Kamis (7/12).</p><p>Pemerintah Indonesia menilai bahwa pengumuman Trump yang dilakukan di Gedung Putih Washington DC, Rabu (6/12), pukul 13.00 waktu setempat atau pukul 01.00 WIB itu, akan merusak stabilitas kawasan Timur Tengah yang sebagian besar penyebabnya adalah konflik Palestina dan Israel.</p><p>"Kita juga khawatir pengumuman itu akan menciptakan instabilitas di kawasan Timur Tengah, jadi posisi kita sangat jelas," kata Retno, seperti dilansir <i>Antara</i>.</p><p>Pada Rabu (6/12) pukul 13.00 waktu setempat, Trump telah mengumumkan secara resmi pengakuan AS terhadap Yerusalem sebagai wilayah Israel dan akan memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.</p><p>Trump menyebut pengakuan Yerusalem sebagai milik Israel tidak lain sebagai pengungkapan fakta sebagaimana mestinya.</p><p>Padahal, Palestina akan menjadikan Yerusalem Timur sebagai ibu kota saat benar-benar merdeka karena wilayah tersebut masih dicaplok Israel.</p><p>Selain Indonesia yang terus mendukung kemerdekaan Palestina, kecaman atas rencana AS itu disampaikan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guteres, Paus Fransiskus, China, Uni Eropa, dan bahkan dari negara-negara sekutu AS.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com