Minggu, 21 Oktober 2018 | 09:45 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Beberapa menteri akan datangi Blitar

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis :    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2AgtPat
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2AgtPat
<p>Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Pemuda dan Olahraga, serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, rencananya akan menghadiri acara puncak kirab budaya di Blitar, Jawa Timur, pada Kamis (7/12).</p><p>Kontributor Elshinta, Kusman Yuliadi di Blitar melaporkan, rencananya Menpora Imam Nahrawi nantinya akan memberikan sertifikat serta penyematan pin Bung Karno kepada 72 peserta kirab tersebut.<br></p><p>Menurut Staf Khusus Menpora, Anggia Ermarini, dalam seminar kebangsaan yang diselenggarakan Rabu (6/12) kemarin, pada 2045 mendatang Indonesia akan mengalami bonus demografi jumlah pemuda yang akan mencapai 27 persen dari seluruh jumlah penduduk Indonesia.<br></p><p>Anggi mengatakan, potensi tersebut harus dimanfaatkan untuk menguatkan diri guna berkreasi lebih banyak lagi. Kaum pemuda untuk dapat melihat dunia luar sehingga tahu perkembangan zaman. Dengan modal tersebut, memunculkan inovasi dan kreasi yang berujung kontribusi positif pemuda dalam pembangunan bangsa.<br></p><p>“Ini adalah tantangan bagi kita, potensi, tantangan, peluang, segala sesuatunya ada di situ. Tantangan bagi kita, mau diapakan pemuda ini? Kita punya jumlah potensi yang sangat besar, kalau kita tidak memanfaatkan itu secara maksimal untuk memberdayakan kita sebagai pemuda otomatis juga akan memberdayakan masyarakat Indonesia secara keseluruhan,” terangnya.</p><p>Lebih lanjut, Anggia mengatakan, untuk pemuda jangan anti politik karena itu merupakan salah satu jalan untuk memperjuangkan kepentingan pemuda melalui kebijakan. Politik juga bisa dijadikan alat untuk menciptakan lapangan kerja.</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Yuno.</p><p>Editor: Dewi Rusiana.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 21 Oktober 2018 - 09:41 WIB

Salah sasaran, seorang remaja tewas dibacok

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 09:28 WIB

66 hari diterapkan, 36.643 pengendara langgar ganjil genap

Pembangunan | 21 Oktober 2018 - 09:15 WIB

Presiden resmikan Tol Bocimi akhir Oktober

Amerika | 21 Oktober 2018 - 08:50 WIB

Trump: AS akan mundur dari perjanjian nuklir dengan Rusia

Liga Italia | 21 Oktober 2018 - 08:26 WIB

Bermain imbang, Genoa akhiri start sempurna Juventus

<p>Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Pemuda dan Olahraga, serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, rencananya akan menghadiri acara puncak kirab budaya di Blitar, Jawa Timur, pada Kamis (7/12).</p><p>Kontributor Elshinta, Kusman Yuliadi di Blitar melaporkan, rencananya Menpora Imam Nahrawi nantinya akan memberikan sertifikat serta penyematan pin Bung Karno kepada 72 peserta kirab tersebut.<br></p><p>Menurut Staf Khusus Menpora, Anggia Ermarini, dalam seminar kebangsaan yang diselenggarakan Rabu (6/12) kemarin, pada 2045 mendatang Indonesia akan mengalami bonus demografi jumlah pemuda yang akan mencapai 27 persen dari seluruh jumlah penduduk Indonesia.<br></p><p>Anggi mengatakan, potensi tersebut harus dimanfaatkan untuk menguatkan diri guna berkreasi lebih banyak lagi. Kaum pemuda untuk dapat melihat dunia luar sehingga tahu perkembangan zaman. Dengan modal tersebut, memunculkan inovasi dan kreasi yang berujung kontribusi positif pemuda dalam pembangunan bangsa.<br></p><p>“Ini adalah tantangan bagi kita, potensi, tantangan, peluang, segala sesuatunya ada di situ. Tantangan bagi kita, mau diapakan pemuda ini? Kita punya jumlah potensi yang sangat besar, kalau kita tidak memanfaatkan itu secara maksimal untuk memberdayakan kita sebagai pemuda otomatis juga akan memberdayakan masyarakat Indonesia secara keseluruhan,” terangnya.</p><p>Lebih lanjut, Anggia mengatakan, untuk pemuda jangan anti politik karena itu merupakan salah satu jalan untuk memperjuangkan kepentingan pemuda melalui kebijakan. Politik juga bisa dijadikan alat untuk menciptakan lapangan kerja.</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Yuno.</p><p>Editor: Dewi Rusiana.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com