Rabu, 24 Oktober 2018 | 08:54 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Rupiah Kamis pagi menguat jadi Rp13.521 per dolar AS

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Foto: Redaksi.
Foto: Redaksi.
<p>Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (7/12) pagi, bergerak menguat sebesar 25 poin menjadi Rp13.521 dibandingkan dengan sebelumnya pada posisi Rp13.546 per dolar Amerika Serikat.</p><p>"Sentimen positif dari dalam negeri berupa tertariknya beberapa investor asing pada sejumlah proyek infrastruktur di Indonesia cukup mampu menopang pergerakan mata uang rupiah untuk terapresiasi," kata Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta.</p><p>Di sisi lain, lanjut dia, harga minyak mentah yang stabil di atas level 55 dolar AS per barel turut menjaga mata uang rupiah.</p><p>Terpantau, harga minyak mentah jenis WTI Crude pada Kamis pagi berada di posisi 56,14 dolar AS per barel, sedangkan minyak mentah jenis Brent Crude di posisi 61,43 dolar AS per barel.</p><p>Kendati demikian, ia mengatakan, pergerakan positif rupiah relatif terbatas menyusul masih tingginya permintaan terhadap aset berdenominasi dolar AS seiring dengan kepastian program reformasi pajak Amerika Serikat.</p><p>Ia mengatakan bahwa disahkannya program reformasi pajak di tingkat DPR Amerika Serikat, memberi harapan mengenai prospek pertumbuhan ekonomi Negeri Paman Sam itu ke depanya. Situasi itu dapat menahan permintaan aset-aset di negara berkembang.</p><p>Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih menilai bahwa isu pemangkasan pajak di Amerika Serikat sudah disikapi oleh beberapa negara dengan ikut memangkas tarif, termasuk beberapa negara-negara ASEAN, seperti Malaysia, Vietnam, dan Indonesia.</p><p>Di antara rencana pemangkasan pajak AS itu adalah memangkas tarif pajak korporasi dari 35 persen menjadi 15 persen.</p><p>"Tarif pajak di Indonesia, tarif pajak penghasilan tertinggi untuk perorangan sebesar 30 persen dan untuk PPh Badan sebesar 25 persen," paparnya. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Bencana Alam | 24 Oktober 2018 - 08:47 WIB

Gunung Anak Krakatau alami 336 kegempaan letusan

Liga Champions | 24 Oktober 2018 - 08:26 WIB

Real Madrid pungkasi paceklik kemenangan, atasi Plzen 2-1

Aktual Dalam Negeri | 24 Oktober 2018 - 08:07 WIB

Moeldoko: 8,7 juta pengangguran terserap, kemiskinan tinggal 9,8 persen

Ekonomi | 24 Oktober 2018 - 07:58 WIB

Pengamat: Polemik data beras baiknya diselesaikan akarnya

<p>Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (7/12) pagi, bergerak menguat sebesar 25 poin menjadi Rp13.521 dibandingkan dengan sebelumnya pada posisi Rp13.546 per dolar Amerika Serikat.</p><p>"Sentimen positif dari dalam negeri berupa tertariknya beberapa investor asing pada sejumlah proyek infrastruktur di Indonesia cukup mampu menopang pergerakan mata uang rupiah untuk terapresiasi," kata Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta.</p><p>Di sisi lain, lanjut dia, harga minyak mentah yang stabil di atas level 55 dolar AS per barel turut menjaga mata uang rupiah.</p><p>Terpantau, harga minyak mentah jenis WTI Crude pada Kamis pagi berada di posisi 56,14 dolar AS per barel, sedangkan minyak mentah jenis Brent Crude di posisi 61,43 dolar AS per barel.</p><p>Kendati demikian, ia mengatakan, pergerakan positif rupiah relatif terbatas menyusul masih tingginya permintaan terhadap aset berdenominasi dolar AS seiring dengan kepastian program reformasi pajak Amerika Serikat.</p><p>Ia mengatakan bahwa disahkannya program reformasi pajak di tingkat DPR Amerika Serikat, memberi harapan mengenai prospek pertumbuhan ekonomi Negeri Paman Sam itu ke depanya. Situasi itu dapat menahan permintaan aset-aset di negara berkembang.</p><p>Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih menilai bahwa isu pemangkasan pajak di Amerika Serikat sudah disikapi oleh beberapa negara dengan ikut memangkas tarif, termasuk beberapa negara-negara ASEAN, seperti Malaysia, Vietnam, dan Indonesia.</p><p>Di antara rencana pemangkasan pajak AS itu adalah memangkas tarif pajak korporasi dari 35 persen menjadi 15 persen.</p><p>"Tarif pajak di Indonesia, tarif pajak penghasilan tertinggi untuk perorangan sebesar 30 persen dan untuk PPh Badan sebesar 25 persen," paparnya. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com