Sabtu, 15 Desember 2018 | 10:35 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Indonesia kecam keras pengakuan sepihak AS terhadap Yerusalem ibu kota Israel

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
<p>Indonesia mengecam keras pengakuan sepihak Amerika Serikat terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel, dan meminta AS mempertimbangkan kembali keputusan tersebut.</p><p>"Pengakuan sepihak tersebut telah melanggar berbagai resolusi Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB, yang Amerika Serikat menjadi anggota tetapnya. Ini bisa mengguncang stabilitas keamanan dunia," demikian dinyatakan Presiden RI Joko Widodo dalam keterangan persnya, Kamis (7/12) siang. </p><p>"Saya dan rakyat Indonesia, kita semuanya, tetap konsisten untuk terus bersama dengan rakyat Palestina, dalam memperjuangan kemerdekaan dan hak-haknya, sesuai dengan amanat pembukaan Undang-Undang Dasar 1945," lanjutnya. </p><p>Terkait dengan adanya pengakuan sepihak Amerika Serikat terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel ini, Presiden Jokowi juga mengatakan bahwa dirinya telah memerintahkan Menteri Luar Negeri RI untuk memanggil Duta Besar AS di Indonesia, untuk langsung menyampaikan sikap Pemerintah Indonesia. </p><p><br></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 10:26 WIB

Dishub kerahkan 300 personel kawal pawai Persija

Hukum | 15 Desember 2018 - 10:15 WIB

Puspa Sumut tuntut RUU PKS segera disahkan

Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 09:49 WIB

Pemkab Langkat raih penghargaan `Gerakan Menuju 100 Smart City`

Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 09:37 WIB

Dansatgas TNI Konga tutup pelatihan CTC di Kongo

Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 09:25 WIB

Masalah kesejahteraan diduga jadi motif penembakan 31 pekerja di Papua

Pembangunan | 15 Desember 2018 - 09:13 WIB

Gubernur Jabar targetkan seluruh daerah terhubung jalan tol

<p>Indonesia mengecam keras pengakuan sepihak Amerika Serikat terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel, dan meminta AS mempertimbangkan kembali keputusan tersebut.</p><p>"Pengakuan sepihak tersebut telah melanggar berbagai resolusi Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB, yang Amerika Serikat menjadi anggota tetapnya. Ini bisa mengguncang stabilitas keamanan dunia," demikian dinyatakan Presiden RI Joko Widodo dalam keterangan persnya, Kamis (7/12) siang. </p><p>"Saya dan rakyat Indonesia, kita semuanya, tetap konsisten untuk terus bersama dengan rakyat Palestina, dalam memperjuangan kemerdekaan dan hak-haknya, sesuai dengan amanat pembukaan Undang-Undang Dasar 1945," lanjutnya. </p><p>Terkait dengan adanya pengakuan sepihak Amerika Serikat terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel ini, Presiden Jokowi juga mengatakan bahwa dirinya telah memerintahkan Menteri Luar Negeri RI untuk memanggil Duta Besar AS di Indonesia, untuk langsung menyampaikan sikap Pemerintah Indonesia. </p><p><br></p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com