Minggu, 16 Desember 2018 | 07:22 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

PPIP kecam Trump tetapkan Jerussalem ibukota Israel

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
<p>Ketua Prakarsa Persahabatan Indonesia-Palestina (PPIP) atau <i>Indonesia-Palestine Friendship Initiative</i> (IPFI) M. Din Syamsuddin mengecam keras dan menolak keputusan Presiden Donald Trump untuk mengakui Jerusalem sebagai Ibu Kota Israel dan memindahkan Kedubes AS ke sana.</p><p><br></p><p>Dalam rilisnya yang diterima <i><strong>redaksi elshinta.com</strong></i> via WA, Din menyebut keputusan tersebut sebagai bentuk agresi, provokasi, dan radikalisme yang nyata.</p><p><br></p><p>"Keputusan tersebut membuka dan membuktikan kedok standart ganda AS selama ini yang tidak bersungguh-sungguh menyelesaikan konflik Israel-Palestina secara berkeadikan," kata Din yang juga Ketua Dewan Pertimbangan MUI dan Ketua PPIP.</p><p><br></p><p>Menurut Din, keputusan tersebut jelas akan mematikan proses perdamaian yang telah berlangsung lama dan akan mendorong radikalisasi di kalangan umat Islam sebagai reaksi terhadap radikalisme dan ketidakadilan global yang diciptakan AS. </p><p><br></p><p>Din berpendapat, untuk Jerusalem, sebaiknya dibagi dua (Jerusalem Timur untuk Palestina dan Jerusalem Barat untuk Israel. "Atau Jerusalem dijadikan sebagai Kota Suci Internasional bagi pemeluk tiga Agama Samawi yaitu Yahudi, Kristen, dan Islam," ujar Din, Kamis (7/12).</p><p><br></p><p>Din mendesak Presiden Donald Trump untuk mencabut keputusannya, dan mendesak OKI untuk melakukan langkah politik dan diplomatik untuk membatalkan atau mengabaikan keputusan tersebut.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Bencana Alam | 16 Desember 2018 - 07:12 WIB

Longsor akibatkan 3 rumah di Ponorogo rusak

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 06:49 WIB

Suami kalahkan isteri dalam Pilkades di Kotim

Liga Italia | 16 Desember 2018 - 06:26 WIB

Penalti Icardi amankan kemenangan Inter atas Udinese

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 06:16 WIB

TNI minta masyarakat Sulbar jaga kondusifitas Natal

Peristiwa Hari Ini | 15 Desember 2018 - 23:56 WIB

Kabar duka, Rois Syuriah PCNU Malang, KH Buchori Amin meninggal dunia

<p>Ketua Prakarsa Persahabatan Indonesia-Palestina (PPIP) atau <i>Indonesia-Palestine Friendship Initiative</i> (IPFI) M. Din Syamsuddin mengecam keras dan menolak keputusan Presiden Donald Trump untuk mengakui Jerusalem sebagai Ibu Kota Israel dan memindahkan Kedubes AS ke sana.</p><p><br></p><p>Dalam rilisnya yang diterima <i><strong>redaksi elshinta.com</strong></i> via WA, Din menyebut keputusan tersebut sebagai bentuk agresi, provokasi, dan radikalisme yang nyata.</p><p><br></p><p>"Keputusan tersebut membuka dan membuktikan kedok standart ganda AS selama ini yang tidak bersungguh-sungguh menyelesaikan konflik Israel-Palestina secara berkeadikan," kata Din yang juga Ketua Dewan Pertimbangan MUI dan Ketua PPIP.</p><p><br></p><p>Menurut Din, keputusan tersebut jelas akan mematikan proses perdamaian yang telah berlangsung lama dan akan mendorong radikalisasi di kalangan umat Islam sebagai reaksi terhadap radikalisme dan ketidakadilan global yang diciptakan AS. </p><p><br></p><p>Din berpendapat, untuk Jerusalem, sebaiknya dibagi dua (Jerusalem Timur untuk Palestina dan Jerusalem Barat untuk Israel. "Atau Jerusalem dijadikan sebagai Kota Suci Internasional bagi pemeluk tiga Agama Samawi yaitu Yahudi, Kristen, dan Islam," ujar Din, Kamis (7/12).</p><p><br></p><p>Din mendesak Presiden Donald Trump untuk mencabut keputusannya, dan mendesak OKI untuk melakukan langkah politik dan diplomatik untuk membatalkan atau mengabaikan keputusan tersebut.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com