Senin, 18 Desember 2017

DPC Projo Solo:

Projo solid dan waspadai adu domba

Kamis, 07 Desember 2017 14:46

Tego Widarti, Ketua DPC Projo Solo. Foto: Redaksi/Istimewa. Tego Widarti, Ketua DPC Projo Solo. Foto: Redaksi/Istimewa.
Ayo berbagi!

Berkembangnya isu seputar dinamika dan pergantian Sekjen DPP Projo, dianggap sebagai hal yang seharusnya dilakukan DPP Projo.

"Pergantian Sekjen DPP Projo adalah aspirasi dan keinginan kami dari cabang-cabang yang disampaikan DPP Projo Jawa Tengah saat Rakernas III. Hampir seluruh daerah setuju bila Sekjen Projo diganti , " ujar Tego Widarti, Ketua DPC Projo Solo, kepada Media (7/12).

"Menurut AD ART Projo 2014, Rakernas itu setingkat di bawah konggres. Jadi mekanisme yang diambil DPP sudah tepat dan sesuai aturan organisasi. Lagi pula saudara Guntur sudah lama tidak aktif di Projo dan aktif sebagai sekjen di organisasi lain yaitu Masyarakat Madani Indonesia. Kami ingin Sekjen Projo yang bekerja dan berfungsi dengan baik," jelasnya.

"Dalam pandangan kami, saudara Guntur juga sudah menyimpang dari ideologi dan garis perjuangan Projo karena bersikap rasis dan membenci etnis tertentu. Kami juga menilai pergantian sekjen ini membuat Projo makin solid. Kami juga mencium adanya upaya pihak-pihak tertentu yang ingin menghancurkan Jokowi dengan mengadu domba sesama pendukung Jokowi terutama Projo," tambahnya.

Lalu bagaimana soal isu komisaris dan jabatan lainnya? "Projo itu kan dasarnya tetap relawan walau sudah berbentuk ormas. Tanpa imbalan apapun kita tetap konsisten dan militan mendukung Jokowi. Kalau ada pihak-pihak yg mempersoalkan ini berarti dia punya motif lain sebagai relawan atau Projo. Para benalu dan kotoran ini harus disingkirkan, " pungkas Tego Widarti.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-SiK

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar