Minggu, 16 Desember 2018 | 07:17 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Tanah amblas, pola operasi kereta api dari dan ke Bandung berubah

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Dudi Supriyadi
Foto: Dudi Supriyadi
<p>Menyusul terjadinya tanah ablas di Km 227 + 4/5 antara Stasiun Warung Bandrek dan Stasiun Bumiwaluya di wilayah Garut, Jawa Barat menyebabkan terjadinya perubahan pola operasi kereta api yang melintas di jalur tersebut.&nbsp;</p><p>“Kami mohon maaf atas keterlambatan yang terjadi. Petugas kami menemukan adanya pergerakan tanah berupa amblesan di Km 227 + 4/5 antara Stasiun Warung Bandrek dan Stasiun Bumiwaluya sehingga kami segera mengambil tindakan terberat dengan segera memasang semboyan larangan melintas pada jalur tersebut,” kata Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung, Joni Martinus seperti dilaporkan <i><strong>Kontributor elshinta, Dudi Supriyadi.</strong></i></p><p>Joni mengatakan, akibat kondisi tersebut pola operasi kereta api mengalami perubahan dengan pola memutar dan <i>overstaapen </i>(menggunakan feeder bus untuk kemudian melanjutkan menggunakan kereta api).</p><p>Kereta – kereta yang memutar arah&nbsp; adalah kereta-kereta yang tertahan dari arah timur menuju Bandung yaitu KA Mutiara Selatan tujuan Malang – Surabaya – Bandung, KA Malabar tujuan Malang – Bandung, KA Turangga tujuan Surabaya – Bandung, dan KA Lodaya tujuan Solobalapan – Yogyakarta – Bandung, </p><p>“Kami berikan pilihan kepada penumpang kereta-kereta tersebut apakah mereka berkenan untuk tetap di dalam kereta namun jalurnya memutar atau bisa dengan peralihan kendaraan menggunakan bus menuju Bandung,” tambah Joni.</p><p>Untuk memfasilitasi perpindahan moda, pihak Daop 2 menyediakan 30 bus yang sudah siap di beberapa stasiun. Di Stasiun Tasikmalaya disediakan 9 bus untuk mengangkut penumpang KA Turangga dan KA Lodaya menuju Bandung.</p><p>Kemudian dari Stasiun Ciawi disediakan 11 bus untuk mengangkut penumpang KA Kahuripan menuju Bandung.</p><p>Sementara untuk KA Serayu tujuan Pasar Senen - Kiaracondong – Purwokerto dan Purwokerto – Kiaracondong – Pasar Senen disediakan 10 bus di Stasiun Cibatu. </p><p>Khusus untuk KA Serayu ini, penumpang dari kedua arah bertukar kereta untuk kemudian melanjutkan perjalanan menuju tujuan.</p><p>“Jadi untuk penumpang KA Serayu tetap menggunakan kereta api. Yang dari arah Bandung mereka akan menggunakan bus dari Stasiun Cibatu menuju Stasiun Cipeundeuy untuk kemudian naik kereta. Untuk penumpang KA Serayu dari arah Purwokerto mereka menggunakan bus dari Stasiun Cipeundeuy menuju Stasiun Cibatu untuk kemudian melanjutkan perjalanan penuju Bandung dengan tujuan akhir Pasar Senen,” papar Joni.</p><p>Sedangkan untuk keberangkatan kereta Lodaya pagi&nbsp; jurusan&nbsp; Bandung - Yogyakarta - Solo&nbsp; jam 07:20&nbsp; penumpang&nbsp; dari stasiun Bandung dan&nbsp; Kiaracondong&nbsp; difasilitasi&nbsp; dengan naik bus untuk&nbsp; diantar ke Stasiun Tasikmalaya. Dari Tasikmalaya menggunakan kereta api yang telah&nbsp; disediakan di sana. </p><p>"Untuk di lokasi amblesan, tim dari Daop 2 terus melakukan perbaikan," tandasnya.&nbsp;&nbsp;</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Bencana Alam | 16 Desember 2018 - 07:12 WIB

Longsor akibatkan 3 rumah di Ponorogo rusak

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 06:49 WIB

Suami kalahkan isteri dalam Pilkades di Kotim

Liga Italia | 16 Desember 2018 - 06:26 WIB

Penalti Icardi amankan kemenangan Inter atas Udinese

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 06:16 WIB

TNI minta masyarakat Sulbar jaga kondusifitas Natal

Peristiwa Hari Ini | 15 Desember 2018 - 23:56 WIB

Kabar duka, Rois Syuriah PCNU Malang, KH Buchori Amin meninggal dunia

<p>Menyusul terjadinya tanah ablas di Km 227 + 4/5 antara Stasiun Warung Bandrek dan Stasiun Bumiwaluya di wilayah Garut, Jawa Barat menyebabkan terjadinya perubahan pola operasi kereta api yang melintas di jalur tersebut.&nbsp;</p><p>“Kami mohon maaf atas keterlambatan yang terjadi. Petugas kami menemukan adanya pergerakan tanah berupa amblesan di Km 227 + 4/5 antara Stasiun Warung Bandrek dan Stasiun Bumiwaluya sehingga kami segera mengambil tindakan terberat dengan segera memasang semboyan larangan melintas pada jalur tersebut,” kata Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung, Joni Martinus seperti dilaporkan <i><strong>Kontributor elshinta, Dudi Supriyadi.</strong></i></p><p>Joni mengatakan, akibat kondisi tersebut pola operasi kereta api mengalami perubahan dengan pola memutar dan <i>overstaapen </i>(menggunakan feeder bus untuk kemudian melanjutkan menggunakan kereta api).</p><p>Kereta – kereta yang memutar arah&nbsp; adalah kereta-kereta yang tertahan dari arah timur menuju Bandung yaitu KA Mutiara Selatan tujuan Malang – Surabaya – Bandung, KA Malabar tujuan Malang – Bandung, KA Turangga tujuan Surabaya – Bandung, dan KA Lodaya tujuan Solobalapan – Yogyakarta – Bandung, </p><p>“Kami berikan pilihan kepada penumpang kereta-kereta tersebut apakah mereka berkenan untuk tetap di dalam kereta namun jalurnya memutar atau bisa dengan peralihan kendaraan menggunakan bus menuju Bandung,” tambah Joni.</p><p>Untuk memfasilitasi perpindahan moda, pihak Daop 2 menyediakan 30 bus yang sudah siap di beberapa stasiun. Di Stasiun Tasikmalaya disediakan 9 bus untuk mengangkut penumpang KA Turangga dan KA Lodaya menuju Bandung.</p><p>Kemudian dari Stasiun Ciawi disediakan 11 bus untuk mengangkut penumpang KA Kahuripan menuju Bandung.</p><p>Sementara untuk KA Serayu tujuan Pasar Senen - Kiaracondong – Purwokerto dan Purwokerto – Kiaracondong – Pasar Senen disediakan 10 bus di Stasiun Cibatu. </p><p>Khusus untuk KA Serayu ini, penumpang dari kedua arah bertukar kereta untuk kemudian melanjutkan perjalanan menuju tujuan.</p><p>“Jadi untuk penumpang KA Serayu tetap menggunakan kereta api. Yang dari arah Bandung mereka akan menggunakan bus dari Stasiun Cibatu menuju Stasiun Cipeundeuy untuk kemudian naik kereta. Untuk penumpang KA Serayu dari arah Purwokerto mereka menggunakan bus dari Stasiun Cipeundeuy menuju Stasiun Cibatu untuk kemudian melanjutkan perjalanan penuju Bandung dengan tujuan akhir Pasar Senen,” papar Joni.</p><p>Sedangkan untuk keberangkatan kereta Lodaya pagi&nbsp; jurusan&nbsp; Bandung - Yogyakarta - Solo&nbsp; jam 07:20&nbsp; penumpang&nbsp; dari stasiun Bandung dan&nbsp; Kiaracondong&nbsp; difasilitasi&nbsp; dengan naik bus untuk&nbsp; diantar ke Stasiun Tasikmalaya. Dari Tasikmalaya menggunakan kereta api yang telah&nbsp; disediakan di sana. </p><p>"Untuk di lokasi amblesan, tim dari Daop 2 terus melakukan perbaikan," tandasnya.&nbsp;&nbsp;</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com