Kamis, 21 Juni 2018 | 18:52 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Tanah amblas, pola operasi kereta api dari dan ke Bandung berubah

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Dudi Supriyadi
Foto: Dudi Supriyadi
<p>Menyusul terjadinya tanah ablas di Km 227 + 4/5 antara Stasiun Warung Bandrek dan Stasiun Bumiwaluya di wilayah Garut, Jawa Barat menyebabkan terjadinya perubahan pola operasi kereta api yang melintas di jalur tersebut.&nbsp;</p><p>“Kami mohon maaf atas keterlambatan yang terjadi. Petugas kami menemukan adanya pergerakan tanah berupa amblesan di Km 227 + 4/5 antara Stasiun Warung Bandrek dan Stasiun Bumiwaluya sehingga kami segera mengambil tindakan terberat dengan segera memasang semboyan larangan melintas pada jalur tersebut,” kata Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung, Joni Martinus seperti dilaporkan <i><strong>Kontributor elshinta, Dudi Supriyadi.</strong></i></p><p>Joni mengatakan, akibat kondisi tersebut pola operasi kereta api mengalami perubahan dengan pola memutar dan <i>overstaapen </i>(menggunakan feeder bus untuk kemudian melanjutkan menggunakan kereta api).</p><p>Kereta – kereta yang memutar arah&nbsp; adalah kereta-kereta yang tertahan dari arah timur menuju Bandung yaitu KA Mutiara Selatan tujuan Malang – Surabaya – Bandung, KA Malabar tujuan Malang – Bandung, KA Turangga tujuan Surabaya – Bandung, dan KA Lodaya tujuan Solobalapan – Yogyakarta – Bandung, </p><p>“Kami berikan pilihan kepada penumpang kereta-kereta tersebut apakah mereka berkenan untuk tetap di dalam kereta namun jalurnya memutar atau bisa dengan peralihan kendaraan menggunakan bus menuju Bandung,” tambah Joni.</p><p>Untuk memfasilitasi perpindahan moda, pihak Daop 2 menyediakan 30 bus yang sudah siap di beberapa stasiun. Di Stasiun Tasikmalaya disediakan 9 bus untuk mengangkut penumpang KA Turangga dan KA Lodaya menuju Bandung.</p><p>Kemudian dari Stasiun Ciawi disediakan 11 bus untuk mengangkut penumpang KA Kahuripan menuju Bandung.</p><p>Sementara untuk KA Serayu tujuan Pasar Senen - Kiaracondong – Purwokerto dan Purwokerto – Kiaracondong – Pasar Senen disediakan 10 bus di Stasiun Cibatu. </p><p>Khusus untuk KA Serayu ini, penumpang dari kedua arah bertukar kereta untuk kemudian melanjutkan perjalanan menuju tujuan.</p><p>“Jadi untuk penumpang KA Serayu tetap menggunakan kereta api. Yang dari arah Bandung mereka akan menggunakan bus dari Stasiun Cibatu menuju Stasiun Cipeundeuy untuk kemudian naik kereta. Untuk penumpang KA Serayu dari arah Purwokerto mereka menggunakan bus dari Stasiun Cipeundeuy menuju Stasiun Cibatu untuk kemudian melanjutkan perjalanan penuju Bandung dengan tujuan akhir Pasar Senen,” papar Joni.</p><p>Sedangkan untuk keberangkatan kereta Lodaya pagi&nbsp; jurusan&nbsp; Bandung - Yogyakarta - Solo&nbsp; jam 07:20&nbsp; penumpang&nbsp; dari stasiun Bandung dan&nbsp; Kiaracondong&nbsp; difasilitasi&nbsp; dengan naik bus untuk&nbsp; diantar ke Stasiun Tasikmalaya. Dari Tasikmalaya menggunakan kereta api yang telah&nbsp; disediakan di sana. </p><p>"Untuk di lokasi amblesan, tim dari Daop 2 terus melakukan perbaikan," tandasnya.&nbsp;&nbsp;</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 18:46 WIB

Presiden Jokowi belum tentukan waktu temui KPK

Megapolitan | 21 Juni 2018 - 18:23 WIB

Stasiun Pasar Senen masih dipadati warga hendak mudik

Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 18:09 WIB

Hari pertama kerja, ribuan ASN Pemkab Kudus ikuti halal bihalal

Asian Games 2018 | 21 Juni 2018 - 17:57 WIB

Menpora minta manajer tim jaga mental atlet

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

Selasa, 12 Juni 2018 - 12:26 WIB

Hari raya Idul Fitri, listrik aman dari pemadaman

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com