Jumat, 14 Desember 2018 | 00:10 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Tiongkok Minta Semua Pihak Berhati-hati Soal Status Yerusalem

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
<p>Tiongkok menyatakan bahwa masalah status Yerusalem sangat rumit dan sensitif. Semua pihak hendaknya bertindak secara hati-hati dalam masalah itu dengan memprioritaskan perdamaian dan ketenteraman regional, serta menghindari terjadinya konflik terkait masalah Palestina. Hal itu dinyatakan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Geng Shuang dalam jumpa pers kemarin. <p>Menurut sumber dari pemerintah AS, Presiden AS Donald Trump berkemungkinan akan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, sementara itu pemindahan Kedutaan Besar AS di Israel ke Yerusalem akan ditunda 6 bulan lagi. <p>Dalam jumpa pers kemarin, Jubir Geng Shuang menyatakan bahwa Tiongkok sedang mengikuti perkembangan situasi tersebut secara cermat dan juga menyatakan kekhawatiran atas kemungkinan terjadinya eskalasi konflik di daerah tersebut.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 13 Desember 2018 - 21:39 WIB

Empat pekerja selamat dari penembakan di Nduga dievakuasi ke Timika

Hukum | 13 Desember 2018 - 21:26 WIB

KPK: Kakak ipar Bupati Cianjur serahkan diri

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 21:12 WIB

Kodam XVII/Cenderawasih menggelar pengobatan dan khitanan massal

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:58 WIB

Berseragam TNI, murid TK Angkasa bertanam sayur-sayuran

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:38 WIB

Kapolres Langkat berkunjung ke Markas Batalyon 8 Marinir

<p>Tiongkok menyatakan bahwa masalah status Yerusalem sangat rumit dan sensitif. Semua pihak hendaknya bertindak secara hati-hati dalam masalah itu dengan memprioritaskan perdamaian dan ketenteraman regional, serta menghindari terjadinya konflik terkait masalah Palestina. Hal itu dinyatakan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Geng Shuang dalam jumpa pers kemarin. <p>Menurut sumber dari pemerintah AS, Presiden AS Donald Trump berkemungkinan akan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, sementara itu pemindahan Kedutaan Besar AS di Israel ke Yerusalem akan ditunda 6 bulan lagi. <p>Dalam jumpa pers kemarin, Jubir Geng Shuang menyatakan bahwa Tiongkok sedang mengikuti perkembangan situasi tersebut secara cermat dan juga menyatakan kekhawatiran atas kemungkinan terjadinya eskalasi konflik di daerah tersebut.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com