Senin, 18 Desember 2017

Tiongkok Minta Semua Pihak Berhati-hati Soal Status Yerusalem

Kamis, 07 Desember 2017 22:00

Ayo berbagi!

Tiongkok menyatakan bahwa masalah status Yerusalem sangat rumit dan sensitif. Semua pihak hendaknya bertindak secara hati-hati dalam masalah itu dengan memprioritaskan perdamaian dan ketenteraman regional, serta menghindari terjadinya konflik terkait masalah Palestina. Hal itu dinyatakan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Geng Shuang dalam jumpa pers kemarin.

Menurut sumber dari pemerintah AS, Presiden AS Donald Trump berkemungkinan akan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, sementara itu pemindahan Kedutaan Besar AS di Israel ke Yerusalem akan ditunda 6 bulan lagi.

Dalam jumpa pers kemarin, Jubir Geng Shuang menyatakan bahwa Tiongkok sedang mengikuti perkembangan situasi tersebut secara cermat dan juga menyatakan kekhawatiran atas kemungkinan terjadinya eskalasi konflik di daerah tersebut.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar