Jumat, 14 Desember 2018 | 04:27 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Diungkap, pihak-pihak yang diuntungkan perbuatan Andi Narogong dalam kasus KTP-el

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Andi Agustinus alias Andi Narogong di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (7/12/2017). Sumber foto: http://bit.ly/2kz1DbL
Andi Agustinus alias Andi Narogong di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (7/12/2017). Sumber foto: http://bit.ly/2kz1DbL
<p>Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK mengungkap sejumlah pihak yang diuntungkan dari perbuatan pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong dari pengadaan KTP elektronik.<br></p><p>"Dalam pelaksanaan KTP-el juga terdapat pihak-pihak lain yang mendapat keuntungan," kata JPU KPK, Abdul Basir dalam sidang pembacaan tuntutan di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (7/12).</p><p>Orang maupun korporasi yang mendapatkan keuntungan dari proyek KTP-el dengan total anggaran sejumlah Rp5,9 triliun adalah:</p><p>1. Gamawan Fauzi mendapatkan 1 unit ruko di Grand Wijawan dan sebidang tanah di Jalan Brawijaya III yang diberikan melalui Azmin Aulia (adik Gamawan) dan uang Rp50 juta yang bersumber dari Andi Narogong, Paulus Tannos dan Yohannes Marliem yang kemudian dikelola Suciati</p><p>2. Dian Anggraini (Sekjen Kemendagri) 500 ribu dolar AS dan uang Rp2,5 juta.</p><p>3. Drajat Wisnu Setyawan selaku ketua panitia pengadaan 40 ribu dolar AS dan 25 juta.</p><p>4. 6 orang anggota panitia lelang masing-masing sejumlah Rp10 juta.</p><p>5. Tri Sampurno Rp2 juta.</p><p>6. Husni Fahmi 20 ribu dan Rp10 juta.</p><p>7. Miryam S Haryani 1,2 juta dolar AS</p><p>8. Markus Nari 400 ribu dolar AS.</p><p>9. Ade Komarudin 100 ribu dolar AS.</p><p>10. Mohamad Djafar Hapsaf 100 ribu dolar AS.</p><p>11. Setya Novanto yang diterima melalui Irvanto Hendro Pambudi Cahyo dan Made Oka Masagung sejumlah 7 juta dolar AS serta 1 jam tangan merek Richard Mille RM 011 senilai 135 ribu dolar AS.</p><p>12. Beberapa anggota DPR RI periode tahun 2009-2014 sejumlah 12,82 juta dolar AS dan Rp44 miliar.</p><p>13. Abraham Mose, Agus Iswanto, Andra Agusalam dan Darma Mapangara selaku direksi PT LEN Industri masing-masing mendapatkan sejumlah Rp1 miliar dan untuk kepentingan gathering dan SGU sebesar Rp1 miliar.</p><p>14. Direktur LEN Wahyudin Bagenda sejumlah Rp2 miliar</p><p>15. Johanes Marliem (Direktur PT. Biomorf Lone Indonesia) sejumlah 14,88 juta dan Rp25,242 miliar.</p><p>16. Beberapa anggota tim Fatmawati, yakni Jimmy Iskandar Tedjasusila alias Bobby, Eko Purwoko, Andi Noor, Wahyu Setyo, Benny Akhir, Dudi dan Kurniawan masing-masing sejumlah Rp60 juta.</p><p>17. Mahmud Toha sejumlah Rp3 juta.</p><p>18. Manajemen bersama konsorsium PNRI sejumlah Rp137,989 miliar </p><p>19. Perum PNRI sejumlah Rp107,71 miliar</p><p>20. PT Sandipala Artha Putra sejumlah Rp145,851 miliar </p><p>21. PT Mega Lestari Unggul yang merupakan holding company PT Sandipala Artha Putra sejumlah Rp148,863 miliar</p><p>22. PT LEN Industri sejumlah Rp3,415 miliar</p><p>23. PT Sucofindo sejumlah Rp8,231 miliar</p><p>24. PT Quadra Solution sejumlah Rp79 miliar.</p><p>Dalam perkara ini, Andi Agustinus alias Andi Narogong dituntut 8 tahun penjara ditambah denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan ditambah pidana tambahan membayar uang pengganti 2,15 juta dolar AS dan Rp1,18 miliar subsider 3 tahun kurungan. (Ant) </p><p><br></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 13 Desember 2018 - 21:39 WIB

Empat pekerja selamat dari penembakan di Nduga dievakuasi ke Timika

Hukum | 13 Desember 2018 - 21:26 WIB

KPK: Kakak ipar Bupati Cianjur serahkan diri

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 21:12 WIB

Kodam XVII/Cenderawasih menggelar pengobatan dan khitanan massal

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:58 WIB

Berseragam TNI, murid TK Angkasa bertanam sayur-sayuran

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:38 WIB

Kapolres Langkat berkunjung ke Markas Batalyon 8 Marinir

<p>Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK mengungkap sejumlah pihak yang diuntungkan dari perbuatan pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong dari pengadaan KTP elektronik.<br></p><p>"Dalam pelaksanaan KTP-el juga terdapat pihak-pihak lain yang mendapat keuntungan," kata JPU KPK, Abdul Basir dalam sidang pembacaan tuntutan di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (7/12).</p><p>Orang maupun korporasi yang mendapatkan keuntungan dari proyek KTP-el dengan total anggaran sejumlah Rp5,9 triliun adalah:</p><p>1. Gamawan Fauzi mendapatkan 1 unit ruko di Grand Wijawan dan sebidang tanah di Jalan Brawijaya III yang diberikan melalui Azmin Aulia (adik Gamawan) dan uang Rp50 juta yang bersumber dari Andi Narogong, Paulus Tannos dan Yohannes Marliem yang kemudian dikelola Suciati</p><p>2. Dian Anggraini (Sekjen Kemendagri) 500 ribu dolar AS dan uang Rp2,5 juta.</p><p>3. Drajat Wisnu Setyawan selaku ketua panitia pengadaan 40 ribu dolar AS dan 25 juta.</p><p>4. 6 orang anggota panitia lelang masing-masing sejumlah Rp10 juta.</p><p>5. Tri Sampurno Rp2 juta.</p><p>6. Husni Fahmi 20 ribu dan Rp10 juta.</p><p>7. Miryam S Haryani 1,2 juta dolar AS</p><p>8. Markus Nari 400 ribu dolar AS.</p><p>9. Ade Komarudin 100 ribu dolar AS.</p><p>10. Mohamad Djafar Hapsaf 100 ribu dolar AS.</p><p>11. Setya Novanto yang diterima melalui Irvanto Hendro Pambudi Cahyo dan Made Oka Masagung sejumlah 7 juta dolar AS serta 1 jam tangan merek Richard Mille RM 011 senilai 135 ribu dolar AS.</p><p>12. Beberapa anggota DPR RI periode tahun 2009-2014 sejumlah 12,82 juta dolar AS dan Rp44 miliar.</p><p>13. Abraham Mose, Agus Iswanto, Andra Agusalam dan Darma Mapangara selaku direksi PT LEN Industri masing-masing mendapatkan sejumlah Rp1 miliar dan untuk kepentingan gathering dan SGU sebesar Rp1 miliar.</p><p>14. Direktur LEN Wahyudin Bagenda sejumlah Rp2 miliar</p><p>15. Johanes Marliem (Direktur PT. Biomorf Lone Indonesia) sejumlah 14,88 juta dan Rp25,242 miliar.</p><p>16. Beberapa anggota tim Fatmawati, yakni Jimmy Iskandar Tedjasusila alias Bobby, Eko Purwoko, Andi Noor, Wahyu Setyo, Benny Akhir, Dudi dan Kurniawan masing-masing sejumlah Rp60 juta.</p><p>17. Mahmud Toha sejumlah Rp3 juta.</p><p>18. Manajemen bersama konsorsium PNRI sejumlah Rp137,989 miliar </p><p>19. Perum PNRI sejumlah Rp107,71 miliar</p><p>20. PT Sandipala Artha Putra sejumlah Rp145,851 miliar </p><p>21. PT Mega Lestari Unggul yang merupakan holding company PT Sandipala Artha Putra sejumlah Rp148,863 miliar</p><p>22. PT LEN Industri sejumlah Rp3,415 miliar</p><p>23. PT Sucofindo sejumlah Rp8,231 miliar</p><p>24. PT Quadra Solution sejumlah Rp79 miliar.</p><p>Dalam perkara ini, Andi Agustinus alias Andi Narogong dituntut 8 tahun penjara ditambah denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan ditambah pidana tambahan membayar uang pengganti 2,15 juta dolar AS dan Rp1,18 miliar subsider 3 tahun kurungan. (Ant) </p><p><br></p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com