Jumat, 14 Desember 2018 | 04:33 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Australia sahkan undang-undang pernikahan sesama jenis

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
BBC Indonesia
BBC Indonesia
<p>Pernikahan sesama jenis dalam waktu dekat bisa menikah di Australia setelah undang-undang pernikahan disahkan pada Jumat (08/12). </p><p>Penandatanganan pengesahan undang-undang tersebut dilakukan Gubernur Jenderal Australia, Peter Cosgrove, pada Jumat (08/12), atau sehari setelah parlemen memberikan persetujuan. </p><p>&quot;Kini (undang-undang pernikahan sesama jenis) menjadi bagian dari hukum Australia,&quot; cetus Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull, dalam upacara singkat pada Jumat (08/12). </p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-41993003">Pernikahan sesama jenis 'didukung mutlak', pemerintah Australia akan dorong pengesahan</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-41997613">Dua perempuan Muslim Australia beda suara tentang perkawinan sejenis</a></li> </ul><p>Pemerintah Australia memperkirakan para pasangan sesama jenis bakal melangsungkan pernikahan mulai 9 Januari 2018 mendatang, mengingat pernikahan harus didaftarkan sebulan sebelumnya. </p><p>Melalui undang-undang tersebut, pasangan sesama jenis asal Australia yang menikah di luar negeri akan langsung diakui oleh negara.</p><p>&quot;Kejadian ini merupakan pelukan besar bagi segenap pasangan sesama jenis sekaligus pernyataan bahwa kami mencintai dan menghormati Anda. Sekarang silakan menikah,&quot; kata Turnbull. </p><p>Segera setelah undang-undang tersebut dipastikan disahkan, para pendukung pernikahan sesama jenis merayakan dengan mengibarkan bendera pelangi dan mengenakan pakaian warna-warni di berbagai tempat di Australia.</p><p>Di lain pihak, kubu oposisi dari partai konservatif mengkritik undang-undang tersebut. Kalangan yang menolak pernikahan sesama jenis berpendapat perkawinan homoseksual bertentangan dengan agama, dan dipandang tidak ada manfaatnya.</p><p>Pengesahan undang-undang pernikahan sesama jenis terjadi setelah pada pertengahan bulan lalu hampir sebanyak delapan juta rakyat Australia mendukung pernikahan sesama jenis dalam jajak pendapat sukarela yang tidak mengikat.</p><p>Berdasarkan data Biro Statistik Australia, sebanyak 7,8 juta orang atau 61,6% responden memilih pernikahan sesama jenis disahkan secara resmi oleh pemerintah. Adapun yang menolak mencapai 4,9 juta orang.</p><p>Jika ditotal, jumlah responden dalam jajak pendapat tersebut menyentuh 12,7 juta responden atau 79,5% penduduk Australia yang bisa menentukan pilihan dalam pemilu.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 13 Desember 2018 - 21:39 WIB

Empat pekerja selamat dari penembakan di Nduga dievakuasi ke Timika

Hukum | 13 Desember 2018 - 21:26 WIB

KPK: Kakak ipar Bupati Cianjur serahkan diri

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 21:12 WIB

Kodam XVII/Cenderawasih menggelar pengobatan dan khitanan massal

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:58 WIB

Berseragam TNI, murid TK Angkasa bertanam sayur-sayuran

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:38 WIB

Kapolres Langkat berkunjung ke Markas Batalyon 8 Marinir

<p>Pernikahan sesama jenis dalam waktu dekat bisa menikah di Australia setelah undang-undang pernikahan disahkan pada Jumat (08/12). </p><p>Penandatanganan pengesahan undang-undang tersebut dilakukan Gubernur Jenderal Australia, Peter Cosgrove, pada Jumat (08/12), atau sehari setelah parlemen memberikan persetujuan. </p><p>&quot;Kini (undang-undang pernikahan sesama jenis) menjadi bagian dari hukum Australia,&quot; cetus Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull, dalam upacara singkat pada Jumat (08/12). </p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-41993003">Pernikahan sesama jenis 'didukung mutlak', pemerintah Australia akan dorong pengesahan</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-41997613">Dua perempuan Muslim Australia beda suara tentang perkawinan sejenis</a></li> </ul><p>Pemerintah Australia memperkirakan para pasangan sesama jenis bakal melangsungkan pernikahan mulai 9 Januari 2018 mendatang, mengingat pernikahan harus didaftarkan sebulan sebelumnya. </p><p>Melalui undang-undang tersebut, pasangan sesama jenis asal Australia yang menikah di luar negeri akan langsung diakui oleh negara.</p><p>&quot;Kejadian ini merupakan pelukan besar bagi segenap pasangan sesama jenis sekaligus pernyataan bahwa kami mencintai dan menghormati Anda. Sekarang silakan menikah,&quot; kata Turnbull. </p><p>Segera setelah undang-undang tersebut dipastikan disahkan, para pendukung pernikahan sesama jenis merayakan dengan mengibarkan bendera pelangi dan mengenakan pakaian warna-warni di berbagai tempat di Australia.</p><p>Di lain pihak, kubu oposisi dari partai konservatif mengkritik undang-undang tersebut. Kalangan yang menolak pernikahan sesama jenis berpendapat perkawinan homoseksual bertentangan dengan agama, dan dipandang tidak ada manfaatnya.</p><p>Pengesahan undang-undang pernikahan sesama jenis terjadi setelah pada pertengahan bulan lalu hampir sebanyak delapan juta rakyat Australia mendukung pernikahan sesama jenis dalam jajak pendapat sukarela yang tidak mengikat.</p><p>Berdasarkan data Biro Statistik Australia, sebanyak 7,8 juta orang atau 61,6% responden memilih pernikahan sesama jenis disahkan secara resmi oleh pemerintah. Adapun yang menolak mencapai 4,9 juta orang.</p><p>Jika ditotal, jumlah responden dalam jajak pendapat tersebut menyentuh 12,7 juta responden atau 79,5% penduduk Australia yang bisa menentukan pilihan dalam pemilu.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com