Senin, 24 September 2018 | 15:36 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Indonesia tetap bekukan status keanggotaan di OPEC

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Sumber foto: http://cnb.cx/2zYR19d
Sumber foto: http://cnb.cx/2zYR19d
<p>Pemerintah Indonesia memutuskan untuk tetap membekukan keanggotaan di organisasi negara pengekspor minyak OPEC (Organization of Petroleum Exporting Countries).<br></p><p>Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar menjelaskan, keputusan ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.</p><p>"Kita sesuai arahan pak Presiden tetap 'freeze' dulu," ungkap Arcandra seperti diinformasikan melalui laman resmi <i>Kementerian&nbsp;ESDM</i>, Kamis (7/12). </p><p>Menurut Arcandra, pemenuhan kebutuhan minyak mentah untuk kebutuhan dalam negeri semata-mata didasarkan pada keekonomian dan harga yang paling baik.</p><p>"Impor minyak, keputusan dilihat dari sisi komersial, not necessary kita harus dari (anggota) OPEC, selama harga ekonomis dan terbaik, kita bisa impor dari mana saja," jelasnya.</p><p>Pemerintah Indonesia, lanjut Arcandra, telah menyampaikan status keanggotaan ini melalui surat yang dilayangkan kepada OPEC.</p><p>"Statusnya seperti apa adanya sekarang. Iya, kita ditawari sebulan yang lalu dan (sudah) kita jawab. Kita tetap pada kondisi untuk tetap di freeze," tandasnya. </p><p>Dalam surat yang disampaikan Menteri ESDM Ignasius Jonan kepada Sekretaris Jenderal OPEC bulan lalu, Indonesia menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas undangan OPEC kepada Indonesia. Bagi Indonesia, OPEC memainkan peran penting dalam perekonomian dan kebijakan energi Nasional. Namun, dengan memperhatikan berbagai pertimbangan, sepanjang kebijakan pemangkasan produksi minyak mentah (restriksi) dilakukan, Indonesia mengambil sikap untuk tidak menjadi anggota penuh OPEC.</p><p>Indonesia juga berharap untuk dapat melanjutkan keanggotaan OPEC pada waktunya dan secara aktif mengambil bagian dalam keseimbangan minyak global yang berkelanjutan di masa depan.</p><p>Sebagaimana diketahui, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk membekukan sementara keanggotaannya di OPEC. Keputusan ini disampaikan oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam sidang ke-171 OPEC di Wina, Austria, 30 November 2016 lalu.</p><p>Langkah ini diambil pemerintah menyusul keputusan sidang OPEC yang memotong produksi minyak mentah di luar kondensat sebesar 1,2 juta barel per hari.</p><p>Sidang OPEC juga meminta Indonesia untuk memotong sekitar 5 persen dari produksinya, atau sekitar 37 ribu barel per hari.</p><p>Di sisi lain, kebutuhan pasokan minyak mentah untuk dalam negeri masih tinggi dan penerimaan migas masih dibutuhkan dalam APBN.</p><p><br></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Pemilu | 24 September 2018 - 15:32 WIB

Laporan dana awal kampanye PDIP tertinggi hingga Rp105 miliar

Pemilihan Presiden 2019 | 24 September 2018 - 15:26 WIB

Cawapres Nomor urut 1 menerima rombongan Habib di kediamannya

Sosbud | 24 September 2018 - 15:23 WIB

RelaNU klarifikasi Ma`ruf soal fatwa haram MUI ucapkan Natal

Aktual Pemilu | 24 September 2018 - 15:15 WIB

SBY `walk out`, KPU buka komunikasi dengan Demokrat

Badminton | 24 September 2018 - 15:04 WIB

Anthony ungkap kunci rahasia menangkan Tiongkok Terbuka

Aktual Dalam Negeri | 24 September 2018 - 14:55 WIB

KPK luncurkan bus antikorupsi ke sejumlah kabupaten/kota

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com