Selasa, 19 Juni 2018 | 04:27 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Mendag waspadai peningkatan konsumsi di tujuh wilayah

Natal dan Tahun Baru 2018

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita. Sumber foto: http://bit.ly/2j4OaIL
Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita. Sumber foto: http://bit.ly/2j4OaIL
<p>Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita memperingatkan seluruh jajarannya untuk mewaspadai potensi peningkatan konsumsi dan transportasi menjelang Natal 2017 dan Libur Tahun Baru 2018, di tujuh wilayah.<br></p><p>Usai menyaksikan nota kesepahaman di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (7/12), Menteri Enggar memaparkan, ketujuh wilayah yang berpotensi terjadi peningkatan konsumsi yakni Sumatera Utara, seluruh Pulau Jawa, Bali, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat.</p><p>"Saya sudah turun ke beberapa provinsi, Eselon I sudah terjadwal untuk keliling dan melakukan rapat koordinasi dengan Dinas Perdagangan dan Bank Indonesia di provinsi-provinsi yang berpotensi konsumsinya meningkat di hari besar keagamaan dan akhir tahun," kata Enggar.</p><p>Dikutip <i>Antara</i>, ia menjelaskan, Kemendag telah berkoordinasi dengan seluruh Dinas Perdagangan di tingkat provinsi dan pihak terkait lainnya seperti distributor dan produsen, untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru.</p><p>Enggar pun telah meninjau ketersediaan stok bahan pokok dan memastikan sejak awal Desember, stok tersebut sudah tersedia di daerah.</p><p>Selain itu, Kementerian Perdagangan juga akan melakukan operasi pasar di tujuh wilayah tersebut untuk mengendalikan harga bahan pokok, terutama beras medium dan premium.</p><p>Menurut dia, beras medium dan premium yang dijual di beberapa daerah sudah sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang diberlakukan pemerintah. Namun, ia tidak menampik ada sedikit kenaikan harga untuk beras medium.</p><p>"Beras premium harga jualnya di bawah HET, sedangkan beras medium di beberapa tempat masih sesuai HET, ada yang naik sedikit sekitar 100 sampai 200 rupiah," kata dia.</p><p>Ia menambahkan, operasi pasar akan dilakukan oleh Bulog guna meredam harga bahan pokok agar tidak bergejolak selama libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.</p><p><br></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pilkada Serentak 2018 | 18 Juni 2018 - 21:53 WIB

KPU RI ingatkan pakta integritas harus dilaksanakan

Asia Pasific | 18 Juni 2018 - 21:45 WIB

Beijing batasi kendaraan bermotor

Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 21:26 WIB

90.000 kendaraan kembali lalui Jakarta-Cikampek

Bencana Alam | 18 Juni 2018 - 20:48 WIB

Warga ikut padamkan kebakaran hutan TNRAW

Kecelakaan | 18 Juni 2018 - 20:33 WIB

KM Sinar Bangun tenggelam di Danau Toba

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com