Jumat, 15 Desember 2017

Pertamina upayakan pasokan LPG selalu mencukupi

Jumat, 08 Desember 2017 08:35

Pekerja sedang melakukan bongkar muat gas elpiji melon 3 kilogram di sebuah pangkalan di Jalan Tubagus Angke, Rt 08/10, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Jumat (3/1). Sumber foto: http://bit.ly/2xWKn6i Pekerja sedang melakukan bongkar muat gas elpiji melon 3 kilogram di sebuah pangkalan di Jalan Tubagus Angke, Rt 08/10, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Jumat (3/1). Sumber foto: http://bit.ly/2xWKn6i
Ayo berbagi!

PT Pertamina (Persero) menegaskan bahwa pasokan elpiji yang beredar di masyarakat selalu diupayakan mencukupi dari kebutuhan pasar.

Pertamina menyampaikan bahwa operasi pasar dan penambahan pasokan terus dilakukan. Pertamina berharap pasokan LPG 3 kg telah mencukupi untuk masyarakat. Namun di sisi lain, masyarakat kalangan mampu juga diharapkan tidak ikut menggunakan LPG 3 kg.

Menurut Unit Manager Communication dan Relations Pertamina Jawa Bagian Barat Dian Hapsari Firasati, jika masyarakat yang mampu turut menggunakan LPG 3 kg, maka dikhawatirkan LPG 3 kg menjadi tidak tepat sasaran.

"Karena LPG 3 kg adalah barang subsidi sehingga penggunaannya ada kuota dari pemerintah. Sesuai tulisan yang ada pada tabung, LPG 3 kg sesungguhnya hanya untuk masyarakat tidak mampu. Makanya kami berharap masyarakat yang mampu, apalagi bisnis yang sudah maju, agar tidak menggunakan LPG 3 kg namun beralih ke LPG non subsidi," katanya, seperti keterangan resmi yang diterima Antara di Jakarta, Kamis (7/12).

Seperti diketahui, Pertamina telah melakukan operasi pasar sejak Senin (4/12) di sejumlah wilayah (Kota dan Kab Bogor, Depok, Priangan Timur, Kota dan Kab Sukabumi). Selain itu penambahan pasokan juga dilakukan di beberapa daerah seperti di DKI Jakarta, Bandung, Cimahi, Sumedang, dan Tangerang.

Dian menambahkan, pantauan di sejumlah lokasi hingga Kamis, sudah terpantau lebih kondusif. Seperti di wilayah Tambora yang sebelumnya ramai diberitakan sulit mendapat LPG 3 kg, saat ini sudah pulih kembali. Hal ini terlihat di Pangkalan di Duri Utara I, Tambora dimana hanya beberapa masyarakat yang menukarkan tabungnya.

Pertamina telah melakukan operasi pasar dan penambahan pasokan secara bervariasi antara 20 persen hingga 60 persen di wilayah Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Apabila masyarakat masih menemukan kesulitan atau harga yang tidak wajar, maka dapat menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 1 500 000.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-der

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar