Sabtu, 15 Desember 2018 | 10:28 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Banjir bandang di Gunung Purei mulai surut

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber foto: http://bit.ly/2ADMqMD
Sumber foto: http://bit.ly/2ADMqMD
<p>Banjir bandang yang merendam ratusan rumah warga di tujuh desa pada Kecamatan Gunung Purei Kabupaten Barito Utara akibat meluapnya Sungai Teweh anak Sungai Barito sejak Kamis (7/12) sore, kini mulai surut.</p><p>"Banjir mulai surut sejak Jumat pagi sekitar pukul 04.00 WIB," kata Sekretaris Kecamatan Gunung Purei, Winardi Aspirin di Lampeong I Kecamatan Gunung Purei, dihubungi dari Muara Teweh, Jumat (8/12) pagi.</p><p>Menurut Winardi, banjir yang sempat merendam ratusan rumah di tujuh desa itu berada di dataran rendah antara lain Desa Lampeong I, Lampeong II, Lawarang, Muara Mea, Linon Besi I, Linon Besi II dan Desa Tanjung Harapan sekitar 2-4 meter kini sudah kering.</p><p>Meski sejumlah desa sudah kering, namun banjir masih merendam Desa Lampeong II seberang yang merupakan desa terparah diterjang banjir, kini ketinggian banjir hanya sekitar satu meter.</p><p>"Banjir di Desa Lampeong II diperkirakan siang nanti sudah kering," kata.</p><p>Dia mengatakan banjir bandang ini memang biasanya tidak lama atau paling lama sekitar delapan jam dan cepat surutnya.</p><p>Warga yang rumahnya terendam banjir sempat mengungsi ketempat yang tinggi atau keluarga yang rumahnya tidak terendam banjir kini sudah kembali untuk membersihkan rumahnya.</p><p>"Dalam banjir ini tidak ada korban jiwa, sedangkan kerugian harta benda lainnya masih belum diketahui," ujar Winardi.</p><p>Banjir bandang di Kecamatan Gunung Purei yang merupakan kecamatan paling pedalaman di Kabupaten Barito Utara dan berbatasan dengan Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur ini akan berdampak pada desa-desa di Kecamatan Teweh Timur yang berada di hilir. Sehingga banjir kiriman ini sejak Kamis malam hingga Jumat pagi ini sudah merendam sejumlah desa di Kecamatan Teweh Timur dengan ketinggian sekitar 1-3 meter. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 10:26 WIB

Dishub kerahkan 300 personel kawal pawai Persija

Hukum | 15 Desember 2018 - 10:15 WIB

Puspa Sumut tuntut RUU PKS segera disahkan

Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 09:49 WIB

Pemkab Langkat raih penghargaan `Gerakan Menuju 100 Smart City`

Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 09:37 WIB

Dansatgas TNI Konga tutup pelatihan CTC di Kongo

Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 09:25 WIB

Masalah kesejahteraan diduga jadi motif penembakan 31 pekerja di Papua

Pembangunan | 15 Desember 2018 - 09:13 WIB

Gubernur Jabar targetkan seluruh daerah terhubung jalan tol

<p>Banjir bandang yang merendam ratusan rumah warga di tujuh desa pada Kecamatan Gunung Purei Kabupaten Barito Utara akibat meluapnya Sungai Teweh anak Sungai Barito sejak Kamis (7/12) sore, kini mulai surut.</p><p>"Banjir mulai surut sejak Jumat pagi sekitar pukul 04.00 WIB," kata Sekretaris Kecamatan Gunung Purei, Winardi Aspirin di Lampeong I Kecamatan Gunung Purei, dihubungi dari Muara Teweh, Jumat (8/12) pagi.</p><p>Menurut Winardi, banjir yang sempat merendam ratusan rumah di tujuh desa itu berada di dataran rendah antara lain Desa Lampeong I, Lampeong II, Lawarang, Muara Mea, Linon Besi I, Linon Besi II dan Desa Tanjung Harapan sekitar 2-4 meter kini sudah kering.</p><p>Meski sejumlah desa sudah kering, namun banjir masih merendam Desa Lampeong II seberang yang merupakan desa terparah diterjang banjir, kini ketinggian banjir hanya sekitar satu meter.</p><p>"Banjir di Desa Lampeong II diperkirakan siang nanti sudah kering," kata.</p><p>Dia mengatakan banjir bandang ini memang biasanya tidak lama atau paling lama sekitar delapan jam dan cepat surutnya.</p><p>Warga yang rumahnya terendam banjir sempat mengungsi ketempat yang tinggi atau keluarga yang rumahnya tidak terendam banjir kini sudah kembali untuk membersihkan rumahnya.</p><p>"Dalam banjir ini tidak ada korban jiwa, sedangkan kerugian harta benda lainnya masih belum diketahui," ujar Winardi.</p><p>Banjir bandang di Kecamatan Gunung Purei yang merupakan kecamatan paling pedalaman di Kabupaten Barito Utara dan berbatasan dengan Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur ini akan berdampak pada desa-desa di Kecamatan Teweh Timur yang berada di hilir. Sehingga banjir kiriman ini sejak Kamis malam hingga Jumat pagi ini sudah merendam sejumlah desa di Kecamatan Teweh Timur dengan ketinggian sekitar 1-3 meter. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com