Selasa, 23 Oktober 2018 | 22:10 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Amarah Palestina dan kegembiraan Israel sambut keputusan Trump soal Yerusalem

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
BBC Indonesia
BBC Indonesia
<figure> <img alt="palestina" src="http://c.files.bbci.co.uk/C649/production/_99116705_afp-tv043444016.jpg" height="549" width="976" /> <footer>AFP/Getty Images</footer> <figcaption>Demonstran Palestina membakar bendera Amerika Serikat di Ramallah dalam unjuk rasa menentang keputusan Presiden Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.</figcaption> </figure><p>Warga Palestina terus mengirimkan pesan mereka kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sejak dia memutuskan untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, pada Rabu (06/12). </p><p>Dalam rangkaian protes di Tepi Barat dan Jalur Gaza, mereka membakar bendera AS dan meneriakkan yel-yel mengenai klaim Palestina terhadap Yerusalem. </p><p>&quot;Dia membuat keputusan ini secara sepihak, mengambil pendapat orang Israel dan mengabaikan fakta-fakta mengenai Palestina,&quot; kata Carla Birkat, salah seorang warga Palestina dalam aksi protes di Ramallah, Tepi Barat.</p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-42261446">Yerusalem 'ibu kota Israel': Presiden Jokowi dan para pemimpin dunia kutuk keputusan Trump </a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-42258827">Yerusalem 'ibu kota Israel': Hamas serukan intifada baru, sebut Trump 'buka gerbang neraka'</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/indonesia-42251271">Donald Trump: Yerusalem adalah ibu kota Israel</a></li> </ul><p>Di sekitar Ramallah, toko dan kantor ditutup dalam aksi mogok. Sekolah dan universitas juga menghentikan aktivitasnya. Kemuraman dan amarah jelas terasa. </p><p>Melalui perbincangan dengan banyak orang di Ramallah, saya memperoleh tanggapan bahwa Washington telah merusak peluang Palestina meraih kemerdekaan sebagai negara dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota.</p><p>&quot;Kami mengecam keputusan Amerika yang mengakhiri mimpi kami, warga Palestina. Keputusan itu menyudahi solusi dua negara,&quot; ujar Abed Jayussi, warga Ramallah lainnya.</p><figure> <img alt="palestina" src="http://c.files.bbci.co.uk/A1F5/production/_99116414_634f8445-0e89-4b20-8936-f70ae64c5a45.jpg" height="549" width="976" /> <footer>AFP/Getty Images</footer> <figcaption>Warga Palestina begitu marah terhadap Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Mereka menuangkan kemarahan itu dalam grafiti di Bethlehem, Tepi Barat.</figcaption> </figure><p>Sebagian Kota Ramallah direbut Israel dari Yordania pada Perang 1967 dan belakangan mendudukinya dalam langkah yang tidak mendapat pengakuan internasional. Belakangan, beberapa negara menyerukan agar Palestina dan Israel menjadi dua negara yang berdampingan secara damaiatau disebut solusi dua negara.</p><p>Solusi itu mencakup pembentukan negara merdeka Palestina di dalam garis perbatasan sebelum Perang 1967 yang terdiri dari Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Yerusalem Timur sebagai ibu kota.</p><p>Pada hari yang sama ketika dia mengakui Yerusalem merupakan ibu kota Israel, Trump menyebutkan dia bakal mendukung formula perdamaiann tersebut jika Israel dan Palestina menyepakatinya. Dia menekankan bahwa dia tidak merinci secara spesifik mengenai perbatasan Yerusalem.</p><p>Akan tetapi, Abed Jayussi menepis bahwa Trump bisa menjadi penengah perdamaian.</p><p>&quot;Saat ini kami tidak ingin ada perundingan damai apapun dengan Israel dan kami meminta Presiden Palestina memutus semua hubungan dengan Trump,&quot; cetusnya.</p><p>&quot;Kami ingin komunitas internasional berdiri di sebelah kami.&quot;</p><figure> <img alt="Peta Yerusalem" src="http://c.files.bbci.co.uk/6E30/production/_99080282_east_jerusalem_detail_624map_v3_indonesian-nc.png" height="454" width="640" /> <footer>BBC</footer> </figure><h3>Kegembiraan warga Israel</h3><p>Ketika kemuraman dan amarah melanda Tepi Barat dan Jalur Gaza, yang terjadi di Yerusalem Barat justru kebalikannya.</p><p>Di ruas jalan yang penuh berjajar toko-toko, warga Israel mengaku gembira dengan keputusan Trump. Mereka meyakini bahwa pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel merupakan pelurusan dari ketidakadilan sejarah.</p><p>&quot;Trump adalah pria yang dikirim Ilahi. Dia mengatakan hal yang tepat dan pada saat yang tepat,&quot; ujar David Schreider, warga Yerusalem Barat.</p><figure> <img alt="David Schreider" src="http://c.files.bbci.co.uk/13E35/production/_99116418_capture.png" height="549" width="976" /> <footer>BBC</footer> <figcaption>&quot;Trump adalah pria yang dikirim Ilahi. Dia mengatakan hal yang tepat dan pada saat yang tepat,&quot; ujar David Schreider.</figcaption> </figure><p>Sebagai seorang penganut Yahudi Ortodoks, dia memandang Yerusalem sebagai &quot;pusat Israel dan seluruh dunia&quot; dengan Bukit Bait Sucitempat tersuci umat Yahudisebagai jantungnya.</p><p>Masalahnya, lokasi Bukit Bait Suci juga menjadi tempat penting bagi umat Muslim. Di situlah terdapat Kubah Batu dan Masjid Al-Aqsa.</p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah-42261448">Yerusalem: Tiga hal yang perlu Anda ketahui tentang kota suci </a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah-42258834">Berkaca dari Yerusalem: bagaimana memilih Ibu kota negara? </a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/academy/id/articles/art20160118113826185">Istilah-istilah yang tepat untuk memberitakan konflik Israel-Palestina</a></li> </ul><figure> <img alt="Israel, Amerika Serikat" src="http://c.files.bbci.co.uk/9E79/production/_99096504_mediaitem99096495.jpg" height="549" width="976" /> <footer>Reuters</footer> <figcaption>Amerika Serikat merupakan sekutu erat Israel.</figcaption> </figure><p>Oleh karena hal tersebut, sejumlah warga Israel mengutarakan kekhawatiran mereka bahwa langkah Trump akan memicu ketegangan agama.</p><p>&quot;Perasaan saya campur aduk. Pada dasarnya saya gembira karena (keputusan) itu adalah hal yang benar dan patut dilakukan. Namun, saya ada keraguan karena saya sadar betul imbasnya dan kekerasan yang mungkin terjadi sebagai respons,&quot; ujar Debbie Last, seorang warga Yerusalem Barat.</p><p>Prediksi itu nyatanya jitu.</p><p>Pada Kamis (07/12), sedikitnya 31 warga Palestina luka-luka dalam bentrokan di Jalur Gaza dan beberapa lokasi di Tepi Barat. Pasukan Israel balik melawan dengan melepaskan gas air mata dan mengerahkan ratusan serdadu tambahan di Tepi Barat.</p><p>Insiden itu terjadi setelah Pemimpin Hamas, kelompok Islam Palestina yang sangat berpengaruh, Ismail Haniyeh, menyerukan intifada baru atau gerakan perlawanan rakyat, setelah Presiden Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.</p><p>Pada saat yang sama, sejumlah menteri Israel mendesak negara-negara lain mengikuti jejak AS dan mulai memindahkan kedutaan mereka ke Yerusalem.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 21:26 WIB

Kemenpar akan mendata agen perjalanan asing atasi paket wisata murah

Hukum | 23 Oktober 2018 - 21:15 WIB

DPRD Medan ingatkan Pemko terkait lokasi reklame

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 20:55 WIB

Presiden minta dana kelurahan tak dihubungkan dengan politik

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 20:37 WIB

AMAN klaim kebangkitan masyarakat adat di Jayapura positif

<figure> <img alt="palestina" src="http://c.files.bbci.co.uk/C649/production/_99116705_afp-tv043444016.jpg" height="549" width="976" /> <footer>AFP/Getty Images</footer> <figcaption>Demonstran Palestina membakar bendera Amerika Serikat di Ramallah dalam unjuk rasa menentang keputusan Presiden Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.</figcaption> </figure><p>Warga Palestina terus mengirimkan pesan mereka kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sejak dia memutuskan untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, pada Rabu (06/12). </p><p>Dalam rangkaian protes di Tepi Barat dan Jalur Gaza, mereka membakar bendera AS dan meneriakkan yel-yel mengenai klaim Palestina terhadap Yerusalem. </p><p>&quot;Dia membuat keputusan ini secara sepihak, mengambil pendapat orang Israel dan mengabaikan fakta-fakta mengenai Palestina,&quot; kata Carla Birkat, salah seorang warga Palestina dalam aksi protes di Ramallah, Tepi Barat.</p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-42261446">Yerusalem 'ibu kota Israel': Presiden Jokowi dan para pemimpin dunia kutuk keputusan Trump </a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-42258827">Yerusalem 'ibu kota Israel': Hamas serukan intifada baru, sebut Trump 'buka gerbang neraka'</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/indonesia-42251271">Donald Trump: Yerusalem adalah ibu kota Israel</a></li> </ul><p>Di sekitar Ramallah, toko dan kantor ditutup dalam aksi mogok. Sekolah dan universitas juga menghentikan aktivitasnya. Kemuraman dan amarah jelas terasa. </p><p>Melalui perbincangan dengan banyak orang di Ramallah, saya memperoleh tanggapan bahwa Washington telah merusak peluang Palestina meraih kemerdekaan sebagai negara dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota.</p><p>&quot;Kami mengecam keputusan Amerika yang mengakhiri mimpi kami, warga Palestina. Keputusan itu menyudahi solusi dua negara,&quot; ujar Abed Jayussi, warga Ramallah lainnya.</p><figure> <img alt="palestina" src="http://c.files.bbci.co.uk/A1F5/production/_99116414_634f8445-0e89-4b20-8936-f70ae64c5a45.jpg" height="549" width="976" /> <footer>AFP/Getty Images</footer> <figcaption>Warga Palestina begitu marah terhadap Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Mereka menuangkan kemarahan itu dalam grafiti di Bethlehem, Tepi Barat.</figcaption> </figure><p>Sebagian Kota Ramallah direbut Israel dari Yordania pada Perang 1967 dan belakangan mendudukinya dalam langkah yang tidak mendapat pengakuan internasional. Belakangan, beberapa negara menyerukan agar Palestina dan Israel menjadi dua negara yang berdampingan secara damaiatau disebut solusi dua negara.</p><p>Solusi itu mencakup pembentukan negara merdeka Palestina di dalam garis perbatasan sebelum Perang 1967 yang terdiri dari Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Yerusalem Timur sebagai ibu kota.</p><p>Pada hari yang sama ketika dia mengakui Yerusalem merupakan ibu kota Israel, Trump menyebutkan dia bakal mendukung formula perdamaiann tersebut jika Israel dan Palestina menyepakatinya. Dia menekankan bahwa dia tidak merinci secara spesifik mengenai perbatasan Yerusalem.</p><p>Akan tetapi, Abed Jayussi menepis bahwa Trump bisa menjadi penengah perdamaian.</p><p>&quot;Saat ini kami tidak ingin ada perundingan damai apapun dengan Israel dan kami meminta Presiden Palestina memutus semua hubungan dengan Trump,&quot; cetusnya.</p><p>&quot;Kami ingin komunitas internasional berdiri di sebelah kami.&quot;</p><figure> <img alt="Peta Yerusalem" src="http://c.files.bbci.co.uk/6E30/production/_99080282_east_jerusalem_detail_624map_v3_indonesian-nc.png" height="454" width="640" /> <footer>BBC</footer> </figure><h3>Kegembiraan warga Israel</h3><p>Ketika kemuraman dan amarah melanda Tepi Barat dan Jalur Gaza, yang terjadi di Yerusalem Barat justru kebalikannya.</p><p>Di ruas jalan yang penuh berjajar toko-toko, warga Israel mengaku gembira dengan keputusan Trump. Mereka meyakini bahwa pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel merupakan pelurusan dari ketidakadilan sejarah.</p><p>&quot;Trump adalah pria yang dikirim Ilahi. Dia mengatakan hal yang tepat dan pada saat yang tepat,&quot; ujar David Schreider, warga Yerusalem Barat.</p><figure> <img alt="David Schreider" src="http://c.files.bbci.co.uk/13E35/production/_99116418_capture.png" height="549" width="976" /> <footer>BBC</footer> <figcaption>&quot;Trump adalah pria yang dikirim Ilahi. Dia mengatakan hal yang tepat dan pada saat yang tepat,&quot; ujar David Schreider.</figcaption> </figure><p>Sebagai seorang penganut Yahudi Ortodoks, dia memandang Yerusalem sebagai &quot;pusat Israel dan seluruh dunia&quot; dengan Bukit Bait Sucitempat tersuci umat Yahudisebagai jantungnya.</p><p>Masalahnya, lokasi Bukit Bait Suci juga menjadi tempat penting bagi umat Muslim. Di situlah terdapat Kubah Batu dan Masjid Al-Aqsa.</p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah-42261448">Yerusalem: Tiga hal yang perlu Anda ketahui tentang kota suci </a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah-42258834">Berkaca dari Yerusalem: bagaimana memilih Ibu kota negara? </a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/academy/id/articles/art20160118113826185">Istilah-istilah yang tepat untuk memberitakan konflik Israel-Palestina</a></li> </ul><figure> <img alt="Israel, Amerika Serikat" src="http://c.files.bbci.co.uk/9E79/production/_99096504_mediaitem99096495.jpg" height="549" width="976" /> <footer>Reuters</footer> <figcaption>Amerika Serikat merupakan sekutu erat Israel.</figcaption> </figure><p>Oleh karena hal tersebut, sejumlah warga Israel mengutarakan kekhawatiran mereka bahwa langkah Trump akan memicu ketegangan agama.</p><p>&quot;Perasaan saya campur aduk. Pada dasarnya saya gembira karena (keputusan) itu adalah hal yang benar dan patut dilakukan. Namun, saya ada keraguan karena saya sadar betul imbasnya dan kekerasan yang mungkin terjadi sebagai respons,&quot; ujar Debbie Last, seorang warga Yerusalem Barat.</p><p>Prediksi itu nyatanya jitu.</p><p>Pada Kamis (07/12), sedikitnya 31 warga Palestina luka-luka dalam bentrokan di Jalur Gaza dan beberapa lokasi di Tepi Barat. Pasukan Israel balik melawan dengan melepaskan gas air mata dan mengerahkan ratusan serdadu tambahan di Tepi Barat.</p><p>Insiden itu terjadi setelah Pemimpin Hamas, kelompok Islam Palestina yang sangat berpengaruh, Ismail Haniyeh, menyerukan intifada baru atau gerakan perlawanan rakyat, setelah Presiden Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.</p><p>Pada saat yang sama, sejumlah menteri Israel mendesak negara-negara lain mengikuti jejak AS dan mulai memindahkan kedutaan mereka ke Yerusalem.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com