Minggu, 22 Juli 2018 | 19:57 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

KPK singgung keterangan Naragong terkait keterlibatan Novanto

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Setya Novanto. Sumber foto: http://bit.ly/2kaOVQs
Setya Novanto. Sumber foto: http://bit.ly/2kaOVQs
<p>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyinggung soal keterangan pengusaha Andi Agustinus alias Andi Naragong yang mengungkapkan keterlibatan Setya Novanto dalam tindak pidana korupsi KTP-elektronik (KTP-el).</p><p>Pengadilan Negeri Jakarta Selatan melalui Hakim Tunggal Kusno pada Jumat menggelar sidang lanjutan praperadilan Setya Novanto dengan agenda jawaban dari pihak termohon dalam hal ini KPK.</p><p>"Terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong mengungkap keterlibatan Ketua DPR dalam hal ini Setya Novanto dalam mega korupsi KTP-elektronik termasuk pembagian "fee", sejumlah pertemuan yang dihadiri Setya Novanto, dan sejumlah nama yang disebutkan terlibat dalam proyek KTP-el," kata Kepala Biro Hukum KPK Setiadi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (8/12).</p><p>Selain itu, kata Setiadi, Novanto juga menerima jam tangan Richard Mille seharga Rp1,3 miliar dari Andi Narogong.</p><p>"Segala fakta yang diketahui tentang kasus yang menjeratnya dibuka oleh Andi Agustinus dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi," kata Setiadi.</p><p>Menurut Setiadi, keterangan Andi Agustinus tersebut semakin jelas menunjukkan bahwa langkah KPK adalah tepat dalam penanganan kasus korupsi KTP-el.</p><p>Dalam pembacaan tuntutan Andi Narogong pada Kamis (7/12) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Setya Novanto termasuk salah satu orang yang mendapatkan keuntungan dari proyek KTP-el dengan total anggaran Rp5,9 triliun.</p><p>Setya Novanto menerima melalui Irvanto Hendro Pambudi Cahyo dan Made Oka Masagung sejumlah 7 juta dolar AS serta 1 jam tangan merek Richard Mille RM 011 senilai 135 ribu dolar AS.</p><p>Novanto ditetapkan kembali menjadi tersangka kasus korupsi KTP-el pada Jumat (10/11).</p><p>Novanto disangkakan pasal 2 ayat 1 subsider pasal 3 UU No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Musibah | 22 Juli 2018 - 19:54 WIB

50 hektare lahan gunung di Aceh terbakar

Aktual Luar Negeri | 22 Juli 2018 - 19:35 WIB

Jamaah Haji harus rajin semprot wajahnya dengan air

Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 19:26 WIB

Warga Cicalengka Bandung kesulitan air bersih

Aktual Luar Negeri | 22 Juli 2018 - 19:15 WIB

Petugas tinjau kesiapan bus shalawat jamaah calon haji Indonesia

Aktual Luar Negeri | 22 Juli 2018 - 18:59 WIB

Kapuskes Haji pantau penggunaan APD

Asian Games 2018 | 22 Juli 2018 - 18:46 WIB

Adinda Larasati buka kran emas renang ASG

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com